Pulang Umrah, Deddy Mizwar Masuk Rumah Sakit

Selasa, 30 April 2013 | 09.21

(SJO, JAKARTA) - Pasca kembalinya dari perjalanan Ibadah Umrah, Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar di rawat di rumah sakit. Diduga Deddy mengalami kelelahan akibat perjalanan jauh sehabis Ibadah Umrah.

Aktor senior Deddy Mizwar saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan. Sebelumnya, Deddy tiba ke Indonesia dari ibadah umroh pada Minggu, 28 April 2013.
Inoung, Sekretaris wakil gubernur Jawa Barat itu menjelaskan jika Deddy terlihat kelelahan sehingga penyakit gulanya kambuh.

Deddy pertama kali dilarikan ke sebuah rumah sakit yang berada di kawasan Jakarta Timur. Namun, karena kurangnya peralatan di rumah sakit tersebut, Deddy dibawa ke Rumah Sakit Pondok Indah.

Saat ini, Kondisi Deddy Mizwar masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pondok Indah.
Inoung menjelaskan jika saat ini Belum ada pihak keluarga maupun rumah sakit yang memberikan keterangan lebih jauh mengenai kondisi yang terjadi pada Deddy. (R21)

Jenderal Naga Bonar Belajar Jadi Wagub

Senin, 04 Maret 2013 | 20.48


(SEPUTARJABAR.COM, BANDUNG) Deddy Mizwar resmi Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) mendampingi Ahmad Heryawan sebagai Gubernur terpilih periode 2013-2018, sesuai hasil rapat pleno KPU Jabar yang menetapkan pasangan nomor '4' sebagai pemenang Pilgub satu putaran.

Menjadi Wagub tentunya bukan hal mudah, aktor kawakan yang juga tekenal ketika memerankan Jenderal dalam film Naga Bonar, sebagai sosok yang cerdas Deddy pun sadar, dirinya masih perlu banyak belajar mengenai manajemen pemerintahan.

Dia berjanji akan bekerja keras hingga Juni 2013 nanti dilantik telah siap mendampingi Heryawan di pucuk pemerintahan Gedung Sate. "Masih ada waktu untuk saya belajar, kan baru bulan Juni nanti menjadi Wagubnya," cetus Demiz santai, saat konferensi pers di "Selaras", Jalan Taman Cibeunying Selatan, Minggu (3/3/2013).

Rencananya sebelum duduk di kursi pemerintahan, Deddy akan didampingi terlebih dahulu oleh staff ahli, sehingga tak canggung saat menjabat. "Nanti kan ada staf ahli yang memberikan pelajaran. Saya akan mempelajarinya, seperti tata kelola pemerintahan," sambungnya. Sikap lainnya yang menunjukkan tekad kuat ingin belajar menjadi wagub yakni dengan pengurangan jadwal syuting. "Tapi Insya Allah kegiatan film di Jabar akan bertambah," tutur bapak tiga orang ini.

Sesuai janjinya dalam program yang ditawarkan kepada rakyat pada tempo kampanye lalu, dirinya fokus terhadap sejumlah sektor yang akan menjadi fokus perhatiannya nanti saat memimpin Jabar bersama Heryawan. "Seperti olahraga misalnya. Saya berharap kabupaten/kota di Jabar punya gedung olahraga bahkan stadion yang memadai," tegasnya lagi. (Don/Jy)

KPUD Jabar Tetapkan Pasangan Aher-Demiz Menang Satu Putaran

Minggu, 03 Maret 2013 | 16.27

(SEPUTAR JABAR COM, BANDUNG) – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jawa Barat menetapkan pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar (Aher-Demiz) sebagai pemenang Pilgub Jabar 2013, dengan perolehan suara 32,4 persen. Dengan demikian pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar periode 2013-2018 hanya berlangsung satu putaran, karena tidak ada kandidat lain yang berhasil memperoleh suara lebih dari 30 persen.

Penetapan tersebut disampaikan setelah KPUD Jabar menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara Pilgub Jabar 2013, yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB, Minggu (3/3/2013). Rapat dihadiri perwakilan dari KPU kabupaten/kota se-Jabar, Panwaslu, pengurus organisasi massa, dan perwakilan partai pengusung Cagub dan Cawagub.

Menurut Ketua KPUD Jabar Yayat HIdayat, penetapan pasangan Aher-Demiz sebagai kandidat terpilih hanya dengan satu putaran pemilihan, sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan, yakni kandidat yang memperoleh suara 30 persen plus satu ditetapkan sebagai pemenang apabila tidak ada kandidat lain mendapat suara lebih dari 30 persen.

Berdasarkan hasil rekapitulasi, pasangan Aher-Demiz unggul di 16 daerah pemilihan, yakni di Kabupaten Bogor, Kab.Bandung, Kab.Garut, Kab.Tasikmalaya, Kota Bekasi, Kab.Bekasi, Kab.Bandung Barat, Kota Depok, Kab.Ciamis, Kab.Subang, Kota Bandung, Kota Bogor, Kota Tasikmalaya, Kab.Kuningan, Kota Cimahi, Kota Sukabumi.

Hasil ahir perhitungan suara, pasangan nomor urut 1 Dikdik Mulyana Arief Mansur-Cecep NS Toyib mengantongi 359.233 (1,79 %), pasangan nomor urut 2 Irianto MS Syaffiudin-Tatang Farhanul Hakim 2.448.358 (12,17%), pasangan nomor urut 3 Dede Yusuf-Lex Laksamana 5.077.522 (25,24%), pasangan nomor urut 4 Aher-Deddy 6.515.313 (32,39%), dan pasangan nomor urut 5 Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki 5.714.997 (28,41%).

Jumlah suara sah sebanyak 20.115.423 dan tidak sah sebanyak 598.356 suara. Total suara sah dan tidak sah sebanyak 20.713.779 suara. Sementara jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilgub Jabar sebanyak 32,5 juta pemilih.

Yayat menjelaskan, jika ada pasangan calon yang tidak menerima keputusan perolehan suara, agar menempuh prosedur yang ditentukan. “Kalau ada pasangan yang tidak puas atau hasilnya tidak cocok dengan penghitungan atau pendataan yang mereka lakukan, silahkan sampaikan gugatan ke MK,” katanya.(don)

Aher: Dugaan Pelanggaran Pilgub Biar Diselesaikan Panwaslu

Jumat, 01 Maret 2013 | 01.56

(SEPUTAR JABAR COM, BANDUNG) – Calon Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyatakan sebagai kandidat yang mendapat serangan bertubi-tubi selama tahapan Pilgub Jabar 2013.

Pernyataan kandidat yang berpasangan dengan Deddy Mizwar itu disampaikan saat menanggapi protes dari kubu pasangan Dede Yusuf-Lex Laksamana.

“Kita yang diserang habis-habisan dari berbagai arah, termasuk black campaign,” kata Aher kepada para wartawan, di rumah dinas Gubernur, Jalan Oto Iskandar Dinata, Bandung, Kamis (28/2/2013).

Terkait dugaan pelanggaran sebagaimana diumumkan Panwaslu Jabar, Aher menyerahkan kepada yang berwenang untuk memprosesnya sesuai aturan.

Aher berharap semua calon agar adil dan dewasa dalam menyikapi pelaksanaan Pilgub termasuk menghormati hasilnya yang akan diumumkan KPU Jabar pada 3 Maret 2013. Dengan menghormati hasil Pilgub berarti pula menghargai partisipasi warga, yang saat ini semakin cerdas dan dewasa menentukan pilihan.

“Soal dugaan adanya pelanggaran, kita serahkan saja ke Panwaslu untuk menyelesaikannya,” kata Aher.

Pemenang Pilgub Jabar 2013 versi hitung cepat ini menghargai para pihak yang menyampaikan ucapan selamat, baik yang disampaikan langsung kepada dirinya maupun lewat karangan bunga.

“Saya hanya bisa menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Jabar yang telah berpartisipasi dalam Pilgub, sehingga berlangsung lancer, tenteram dan damai,” kata Aher. (Red)

Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar Menang Satu Putaran

Minggu, 24 Februari 2013 | 16.04

(SEPUTAR JABAR COM, BANDUNG) – Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar hampr dipastikan bakal menjadi pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2013-2018. Pasangan nomor urut 4 ini paling berpeluang menang satu putaran berdasarkan hasil hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia (LSI), dengan perolehan suara 33,18 persen.

Hasil sementara Pilgub Jabar 2013 berdasarkan pola hitung cepat sampai pukul 10.00 Wib, Minggu (24/2/2013), posisi kedua ditempati pasangan Rieke-Teten 27,85 %, disusul Dede Yusuf Laksamana 25,29 %, Yance-Tatang 11,79 %, dan Dikdik-Toyib 1,88 persen.

Luapan kegembiraan tim penenangan Aher-Demiz tak tertahankan setelah melihat hasil hitung cepat. Mereka langsung melakukan sujud syukur di Ballroom Hotel Papandayan Jalan Gatot Subroto, Bandung,  tempat berkumpul para pendukung Aher-Demiz.

Dengan perolehan suara lebih dari 30% tersebut, para pendukung Aher-Demiz yakin memenangi Pilgub Jabar 2013 dengan hanya satu putaran. “Kami yakin hasil hitung cepat tersebut tidak jauh berubah dengan hasil hitung manual karena margin error-nya hanya satu persen,” kata Iman Budi, Ketua Tim Pemenangan Aher-Demiz.

Ahmad Heryawan saat memberikan sambutan di depan pendukungnya menyatakan bersyukur karena Pilgub Jabar berlangsung lancar dan aman. Dia juga mohon doa restu dari seluruh rakyat Jabar agar bila kelak sudah ditetapkan untuk memimpin kembali Jawa Barat bersama Deddy Mizwar, dapat menunaikan amanah untuk menjadikan Jabar lebih baik demi kesejahteraan seluruh rakyat. Juga memberi kontribusi kepada pembangunan Indonesia, karena Jabar merupakan wilayah strategis penopang ibu kota Negara.

Sementara itu Deddy Mizwar mengatakan, kemenangannya di Pilgub Jabar baru merupakan langkah awal atau halaman pertama sebuah buku, untuk mendampingi Ahmad Heryawan membangun Jawa Barat lebih baik lagi. “ Ini pengalaman pertama saya menjadi wakil kepala daerah, Kata Deddy Mizwar. (don)

Aher-Deddy Mizwar Minta Doa Agar Amanah

Rabu, 20 Februari 2013 | 22.37

(SEPUTAR JABAR COM, BANDUNG) - Rangkaian kampanye pasangan Calon Gubernur (Cagub)-Calon Wakil Gubernur (cawagub) Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher)-Deddy Mizwar ditutup di Lapangan Gasibu, Bandung --simbol pusat provinsi-- pada Rabu (20/2). Gasibu berada tepat di depan Gedung Sate, kantor Gubernur Jabar.

Kampanye rapat umum di hari terakhir masa kampanye Pilgub 2013 ini menghadirkan hampir seluruh kekuatan pasangan 'Nomor Opat'. Bila 14 hari masa kampanye, Aher dan Deddy berkampanye di lokasi yang terpisah, kali ini tampil bersama.

Selain itu, petinggi pusat partai koalisi yakni PKS, Hanura, PPP, dan PBB juga memperkuat bobot kampanye. Antara lain Presiden PKS Anis Matta dan Ketua Umum Hanura Wiranto. Turut mendukung dan menyemarakkan kampanye, sejumlah artis pentolan seperti Sys NS, Diky Chandra, Hengky Tornado, dan Lenny Marlina.

Bukan cuma tim kampanye yang total, warga pendukung dan simpatisan 'Kancing Beureum' juga tumpang-ruah memadati Lapangan Gasibu. Sekitar 20 ribu warga Merah-Putih memenuhi Gasibu yang membuat jalan utama menuju lapangan macet total.

Mereka bukan cuma warga Bandung, tapi juga dari kabupaten/kota sekitar ibukota Jabar, yang datang mengendarai bus dan angkutan kota. Massa pendukung pasangan petahana mulai memenuhi Gasibu sekitar pukul 10:00 WIB, meski kampanye dimulai pukul 14:00 WIB.

Presiden PKS dalam orasinya menandaskan, Aher-Deddy menjadi pasangan paling unggul karena keduanya sosok yang memiliki pengetahuan dan pengalaman mumpuni. Jejak rekam prestasi Cagub dan Cawagub ini tak diragukan lagi. "Dua hal ini yang paling penting," ujar Anis.

Ketua Umum Hanura Wiranto mempertegas keunggulan Heryawan, yang hampir lima tahun memimpin Jabar, dan Deddy Mizwar yang juga memiliki prestasi di bidang seni-budaya serta juga pegiat antikorupsi.

"Pemimpin tidak cuma perlu pengalaman dan pengetahuan. Tetapi juga wajib memiliki akhlak mulia, tidak cacat moral. Semua itu dimiliki figur Kang Aher dan Kang Deddy Mizwar," tegas Jenderal purnawirawan berbintang empat.

Selain orasi, sejumlah organisasi masyarakat (ormas) mendeklarasikan dukungannya kepada Aher-Deddy Mizwar. Antara lain Aliansi Serikat Pekerja/Serikat Buruh Jabar dan organisasi penyandang cacat.

Kampanye pamungkas ini ditutup dengan orasi kandidat. Cagub Heryawan menutup paparan programnya dengan menyatakan, bila pasangan Nomor 4 memenangi Pilgub, maka akan membangun gedung kesenian terbesar di Indonesia.

Program tersebut, kata Aher, mendampingi Stadion Sepakbola Gedebage --terbesar kedua setelah Stadion Gelora Bung Karno-- yang bangunan fisiknya telah rampung.

Sementara Cawagub Deddy Mizwar menutup orasinya dengan doa semoga Aher-Deddy Mizwar --bila dipercaya memimpin Jabar-- senantiasa mampu menjaga amanah rakyat. "Mohon bantuan warga Jabar untuk juga mendoakan kami agar senantiasa amanah dalam memimpin," tutur Deddy. (don)

Pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar Diprediksi Menang Satu Putaran

(SEPUTAR JABAR COM, BANDUNG)—PolMark Indonesia Inc., optimistis pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan dan H. Deddy Mizwar akan memenangkan pemilukada yang digelar pada 24 Februari 2013 dalam satu putaran.

Hal itu diungkapkan Eep Saefulloh Fatah, CEO PolMark Indonesia Inc., pada konferensi press tentang Elektabilitas para Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2013 di Bandung, Rabu (20/2).

Menurut Eep, berdasarkan survei yang dilakukan PolMark Research Center (PRC) pada tanggal 16 Februari 2013, elektabilitas atau tingkat keterpilihan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur H. Ahmad Heryawan—Deddy Mizwar menempati urutan teratas perolehan suara dengan jumlah pemilih sebanyak 26,6 persen.

Posisi kedua ditempati pasangan Dede Macan Effendi Yusuf—Lek Laksamana dengan jumlah pemilih 18,6 persen. Disusul pasangan Rieke Diah Pitaloka—Teten Masduki dengan suara 11,4 persen, lalu Irianto Mahfudz Sidik Syafiuddin (Yance)—Tatang Farhanul Hakim memperoleh suara 8,1 persen, dan terakhir Didik M Arief Mansur—Cecep Nana Suryana Toyib mendapatkan suara 2,4 persen.

Berdasarkan pengalaman survei yang dilakukan PolMark selama ini, Eep optimistis, pasangan H. Ahmad Heryawan—Deddy Mizwar yang memperoleh suara hingga 26,6 persen akan memenangkan pemilihan Gubernur Jawa Barat dalam satu putaran.

Eep Saefulloh Fatah, yang didampingi Didrektur Operasional PolMark Maikal Febriant Syakur dan Manajer Riset dan Pemetaan PolMark Rikola Fedri, mengatakan survei yang dilakukan PolMark Research Center (PRC) melibatkan responden sebanyak 1.200 orang yang diambil secara acak, menggunakan metode multistage random sampling dan tersebar di 26 kabupaten/kota di Jawa Barat.

“Margin error survei plus minus 2,9 persen,” ujar Eep seraya menambahkan, dari survei tersebut, responden yang belum menentukan pilihan dengan berbagai alasan atau undecided voters tercatat 32,9 pesen.

Pada bagian lain, Eep Saefulloh Fatah menjelaskan alasan mengapa PolMark Indonesia yang juga konsultan pemenangan kandidat Nomor Urut 4, Ahmad Heryawan—Deddy Mizwar, membuka hasil survei kepada publik. Karena sebenarnya, survei yang dilakukan PolMark bertujuan untuk menyusun strategi pemenangan kandidat yang menjadi kliennya dan tidak untuk konsumsi publik.

Namun, atas dasar pertimbangan bahwa publik juga berhak memperoleh informasi lain sebagai penyeimbang atas hasil survei yang dilakukan pihak lain, menurut Eep, PolMark melakukan hal di luar kebiasaannya.

“Dengan kerendahan hati, kami memutuskan untuk mempublikasikan hasil survei kami kepada publik untuk memenuhi hak publik akan informasi yang berimbang dan tidak menyesatkan,” ujarnya.

Menurut Eep Saefulloh, PolMark juga menjadi konsultan pemenangan Joko Widodo—Basuki Tjahaya Purnama dalam Pemilukada DKI Jakarta 2012. Namun hasil survei yang dilakukan PCR tidak pernah mempublikasikan hasilnya melalui media apa pun.

Hari Terakhir Kampanye, Serikat Pekerja Jabar Nyatakan Dukungan ke Aher-Dedddy Mizwar

(SEPUTAR JABAR COM, BANDUNG) - Masyarakat pekerja atau buruh se-Jawa Barat akhirnya bulat menyalurkan aspirasi politiknya pada Pilgub 2013 ke pasangan nomor '4': Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar sebagai Calon Gubernur (Cagub)-Calon Wakil Gubernur (Cawagub). Keputusan ini diambil menjelang masa kampanye Pilgub Jabar berakhir, pada Rabu (20/2) pukul 18:00 WIB.

Sikap kalangan buruh, melalui Aliansi Serikat Pekerja/Serikat Buruh (ASPSB) Jawa Barat, disampaikan langsung Ahmad Heryawan (Aher)-Deddy Mizwar di Guest House Selaras, Jl. Taman Cibeunying Selatan, Bandung, sekitar pukul 12:00 WIB. Selaras menjadi lokasi pertemuan kandidat dan tim intinya, sebelum menuju Lapangan Gasibu, tempat Kampanye Rapat Umum terakhir.

Wakil elemen serikat buruh yang mengikuti langsung pertemuan: DPW FSPMI Jabar, DPD SBSI 1992 Jabar, PD FSP TSK SPSI Jabar, Dependa Gaspermindo Jabar, Korwil KSBSI Jabar, DPD SPN Jabar, PD FSP RTMM SPSI Jabar, PD FSP PP SPSI Jabar, PD FSP KEP SPSI Jabar, PD FSP LEM SPSI Jabar, DPD FSP KEP-KSPI Jabar, dan Korwil PPMI 98.

"Kami, Aliansi Serikat Pekerja/Serikat Buruh Jawa Barat, setelah mempelajari visi-misi lima pasangan Cagub-Cawagub, aspirasi buruh akan disalurkan ke kandidat nomor empat," kata Sabilar Rosyad, koordinator ASPSB Jabar, di hadapan Aher dan Deddy Mizwar.

Dijelaskan pula, banyak Cagub-Cawagub Jabar yang mengklaim mendapat dukungan kalangan buruh. "Yang benar adalah Aliansi Serikat Pekerja/Serikat Buruh. Kamilah yang mewadahi organisasi pekerja atau buruh," Ajat Sudrajat, ketua DPD SBSI 92 Jawa Barat.

Sebagai wujud dukungan kalangan buruh, ASPSB Jabar menyampaikan aspirasinya agar Aher-Deddy Mizwar bila nantinya memimpin Jabar, bersungguh-sungguh mengangkat taraf kesejahteraan kaum pekerja.

Beberapa poin aspirasi yang disodorkan serikat pekerja, yakni Aher-Deddy Mizwar diminta merealisasi upah layak dengan mendorong terlaksananya Upah Minimum Sektoral di seluruh kabupaten/kota di Jabar, menambah jumlah dan kualitas pengawas tenaga kerja untuk menegakkan hukum ketenagakerjaan, dan menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya.

Selain itu, kaum buruh juga meminta Aher-Deddy Mizwar menyediakan rumah murah bagi pekerja, menindak tegas pelaku pungutan liar terhadap pelaku usaha, serta menindak tegas pengusaha yang memberlakukan sistem kerja kontrak dan outsourching yang melanggar Undang-undang.

Cagub Ahmad Heryawan, menanggapi aspirasi ASPSB, mengatakan bahwa harapan kaum pekerja sebenarnya telah diupayakan Pemprov Jabar di bawah kepemimpinannya sebagai gubernur 2008-2013. Begitu pila visi-misinya bila nantinya memimpin Jabar lima tahun ke depan.

"Kami berdua, Aher-Deddy Mizwar sama sekali tidak ragu untuk menandatangani kesepakatan komitmen dengan teman-teman buruh. Kami memang mendudukkan kaum pekerja sebagai bagian penting pembangunan Jabar," tandas Heryawan.

Sementara itu, Cawagub Jabar Deddy Mizwar menegaskan, perlu dipahami bersama bahwa upaya mewujudkan kesejahteraan kaum pekerja dimaksud, nantinya harus diupayakan secara bersama. Pemprov Jawa Barat, organisasi pekerja/buruh, pengusaha, dan pihak lain yang terkait harus bekerja sama menyusun dan melaksanakan program-program ketenagakerjaan.

"Mari kita bergandengan tangan mulai hari ini sampai seterusnya," tutur Cawagub Deddy, yang juga budayawan. (don)

Deddy Mizwar Bagikan Simbol Kebebasan dan Perdamaian

Selasa, 19 Februari 2013 | 17.21

(SEPUTAR JABAR COM, INDRAMAYU)—Kampanye simpatik yang digelar pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nomor Empat di Kabupaten Indramayu, Selasa (19/2), diwarnai dengan pelepasan 244 ekor burung dan pembagian bunga sebagai simbol kebebasan dan perdamaian.

Pelepasan burung dilakukan oleh Calon Wakil Gubernur Jawa Barat H. Deddy Mizwar saat berkunjung ke Pasar Baru, Indramayu. Sedangkan ratusan tangkai bunga berwarna-warni dibagi-bagikan para peserta kampanye kepada masyarakat yang disambut antusias.

Pelepasan burung dan pembagian bunga sebagai simbol ajakan Tim Kampanye Ahmad Heryawan—Deddy Mizwar kepada seluruh komponen masyarakat di Indramayu dan Jawa Barat untuk menciptakan kedamaian dan kebebasan menentukan pilihan poilitik bagi masyarakat pada pemilukada 24 Februari mendatang.

Dalam setiap kesempatan berkampanye, Cawagub Jawa Barat Deddy Mizwar senantiasa berpesan kepada masyarakat untuk menjaga silaturahim sesama anggota masyarakat, menciptakan suasana damai, menghindari fitnah. “Pemilukada merupakan peristiwa budaya biasa. Jangan sampai mengorbankan ikatan silaturahim yang terjaga baik selama ini hanya karena berbeda pilihan politik,” ujarnya.

Selain itu, Deddy juga mengajak masyarakat untuk masuk bilik suara dengan tersenyum dan memilih pilihananya dengan tersenyum. Ia juga mengingatkan, untuk menggunakan akal sehat dan hati nurani dalam memilih. “Jangan lupa, berdoa dulu agar apa yang kita lakukan menjadi ibadah,” katanya.

Doa Kiyai Affandi Mengawali kegiatan kampanye di Indramayu, Deddy Mizwar bersilaturahim dengan KH. Affandi Abdul
Muin Asy-Syafi’I, pemimpin Pondok Pesantren Asy-Syafi”iyyah Al-Khairiyah di Krangkeng. Kiyai Afanddi menyambut hangat Deddy Mizwar dan secara khusus mendoakannya.

Selanjutnya, rombongan Cawagub Jabar Nomor Pilih Empat ini, berkampanya di sejumlah tempat, antara lain Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Dadap, Pasar Baru, dan Panyindangan Wetan. Kegiatan kampanye lebih banyak menyapa masyarakat dan dimeriahkan konvoi yang melibatkan ratusan massa. Mereka mengendari mobil dan sepeda motor.

Saat mengunjungi industri kecil kerupuk ikan di Dukuh Kenanga, Panyindangan Wetan, Deddy Mizwar secara simpatik duduk lesehan bersama ratusan pekerja pabrik kerupuk untuk menikmati hidangan makan siang besama. (don)

Artis Jakarta Dukung Pasangan Aher-Deddy Mizwar

(SEPUTAR JABAR COM, JAKARTA) - Sejumlah artis Ibu Kota Jakarta memberikan dukungan terhadap pencalonan Deddy Mizwar sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat, mendampingi Calon Gubernur Petahana H. Ahmad Heryawan.

Deklarasi dukungan yang berlangsung di Jakarta, Senin (18/2), itu dihadiri sejumlah artis senior antara lain Roy Martin, Sys NS, Didi Petet, Leny Marlina, Anwar Fuadi, Dwi Yan, Cintami Atmanegara, warta senior Ilham Bintang, serta artis pendukung serial televisi Para Pencari Tuhan seperti Henidar Amroe, Cici Tegal, Jarwo Kuwat.

Sejumlah artis awalnya mengaku terkejut dengan keputusan Deddy Mizwar masuk ke ranah politik praktis. Meski akhirnya mereka mendukung karena artis yang juga budayawan ini dinilai memiliki kapasitas sebagai pemimpin Jawa Barat.

Para artis itu sepakat tentang kredibilitas Deddy Mizwar yang dinilai bersih baik sebagai pribadi maupun pengusaha film. Juga, bermoral baik, jujur, dan memegang amanah selama mereka mengenalnya.

Mereka juga menilai Deddy Mizwar sebagai orang yang taat beragama. “Saya mengenal Deddy Mizwar sebagai orang yang taat beribadah dan bermoral baik,” ujar Roy Martin, yang secara tegas menyatakan Deddy Mizwar mampu menjaga citra dirinya saat menjadi pejabat publik.

Kendati demikian, Roy Martin mengingatkan teman seprofesinya itu tentang kondisi birokrasi di Indonesia yang korup karena ulah pejabat eksekutif maupun legislatif serta pengusaha. “Saya percaya, Deddy Mizwar mampu menjadikan Jawa Barat menjadi lebih baik,” ujarnya.

Untuk menepis kekhawatiran rekan-rekannya tentang dirinya akan larut dalam sistem birokrasi yang korup, Deddy menegaskan, “Yang paling penting, diri kita harus bersih sehingga tidak tergoda oleh apa pun untuk menyalahgunakan kekuasannya”.

Cara kedua, dia menambahkan, harus diciptakan sistem di birokrasi yang transparan. Mulai dari perencanaan, penyusunan anggaran, sampai pelaksanaan kegiatan. “Seluruh masyarakat, siapa pun dia, harus bisa ikut mengawasi setiap program yang dilakukan pemerintah,” ujarnya.

Sementara Anwar Fuadi menilai, menjadi sebuah kerugian bagi warga Jawa Barat jika tidak memilih Deddy Mizwar sebagai pemimpin mereka. Apalagi, pasangannya, Ahmad Heryawan, sudah terbukti menjadi pimimpin yang amanah.

Sementara Leny Marlina mengharapkan Deddy Mizwar dapat berperan mengembalikan Kota Bandung yang sebelumnya dikenal indah dan berjuluk Paris Van Java.

Sys NS, yang menggagas dukungan para artis Ibu Kota terhadap pencalonan Deddy Mizwar sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat, mengharapkan Deddy Mizwar memegang amanah sebagai pemimpin. Serta memenuhi kebutuhan masyarakat Jawa Barat khususnya di bidang kesejahteraan, kesehatan, dan pendidikan. (don)

Aher Upayakan PAUD Dapat Alokasi Dana APBD

Senin, 18 Februari 2013 | 14.10

(SEPUTAR JABAR COM, BEKASI) - Program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) selama ini, khususnya yang non-Taman Kanak-Kanak (TK), total dikelola masyarakat. Pemerintah daerah belum menjadikan PAUD sebagai agenda resmi yang mendapat alokasi khusus APBD.

Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat 2013-2018 Ahmad Heryawan mengatakan hal itu di hadapan sekitar 600 anggota sanggar senam pengajar PAUD di kawasan Metland, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Senin (18/2). Namun tidak demikian di Jabar.

Heryawan, yang Cagub incumbent ini, berada di Bekasi dalam rangkaian kampanye Pilgub 2013.

Heryawan menandaskan, pendidikan dini meski bersifat nonformal sangat vital bagi peletakan dasar pengajaran. PAUD, kata Cagub lagi, fokus pada pendidikan kasih sayang agar mental dasar anak didik tumbuh secara benar.

"Selama ini pendidikan anak usia satu sampai enam tahun sepenuhnya diserahkan kepada orangtua masing-masing. Pemerintah cuma memberi sedikit perhatian pada TK. Namun di Jawa Barat, Pemprov jauh-jauh hari telah memberi perhatian serius kepada PAUD, termasuk yang non-TK," papar Cagub yang lebih kerap disapa Aher tersebut.

Diungkapkan, anak Jabar yang tersentuh PAUD melalui jalur lembaga formal TK sangat sedikit. Karenanya, PAUD yang berbasis masyarakat sendiri sangat penting karena dapat segera menjangkau anak-anak secara masif.

"Di Jabar, PAUD formal dan nonformal mendapat perhatian yang sama. Mari kita padukan agar semua anak-anak Jabar mendapat pendidikan dini secara benar. Hal ini sangat penting," tukas Aher.

Ketua Himpunan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kabupaten Bekasi Aminah menyambut baik visi pasangan Cagub-Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar soal pendidikan usia dini.

"Strategi Kang Aher soal pendidikan dini sangat tepat. Tanpa program langsung pemerintah daerah, PAUD yang diusahakan masyarakat akan sulit berkembang," Aminah berpendapat.

Pertemuan Cagub Heryawan dengan para pengajar PAUD dikemas dengan acara senam 'Aher-Deddy Mizwar Style'.  (rls)

Pesan Seniman kepada Deddy Mizwar

(SEPUTAR JABAR COM, CIAMIS) - Seniman dan budayawan Ciamis, Jawa Barat, berpesan kepada budayawan senior H. Deddy Mizwar untuk tetap berjuang di ranah kebudayaan meski nanti menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat.

Hal itu ditegaskan Ketua Dewan Kesenian Ciamis Toni Aprianto saat berdialog antara seniman/budayawan Ciamis dan Cawagub Jawa Barat H. Deddy Mizwar di Ciamis, Ahad (17/2).

Menurut Toni, banyak fenomena seniman atau budayawan yang menjadi pejabat publik, justru larut dalam sistem yang ada. Seperti mengikuti gaya hidup banyak pejabat publik yang suka berhura-hura dan tidak lagi memikirkan tentang kebudayaan.

Karena itu, “Kami berpesan kepada Kang Deddy Mizwar, nanti setelah menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat agar terus berjuang di ranah kebudayaan,” ujarnya.

Selama ini, kata Toni, kebudayaan masih sering dijadikan komoditas politik oleh pihak-pihak tertentu, termasuk para politisi. Setelah berhasil meraih tujuan menjadi pejabat publik, kebudayaan ditinggalkan.

Pembangunan kebudayaan selama ini, juga baru sebatas pembangunan fisik. Seperti menggalakkan pengenaan pakaian adat atau membangun gedung. Sementara kebudayaan Sunda sebagai dasar pembangunan karakter masyarakat, tidak disentuh. Bahkan, budaya Sunda yang tidak baik justru dibiarkan berkembang tanpa koreksi.

Ia mencontohkan kebudayaan Sunda yang tidak baik yang digambarkan melalui tokoh Kabayan yang pemalas dan jail. “Kalau pemalas itu Sunda. Suka jail terhadap orang lain, juga Sunda. Ini kan tidak benar. Sangat banyak budaya Sunda yang positif dan bisa dikembangkan untuk membangun karakter masyarakat,” ujar Toni.

Membangun kebudayaan, menurut Toni, dibutuhkan gerakan dan dipimpin oleh orang yang bisa dipercaya. Mereka menilai, Deddy Mizwar sebagai tokoh budayawan yang mampu membangun kebudayaan di Jawa Barat.

Pada kesempatan itu, Deddy Mizwar menegaskan komitmennya untuk membangun kebudayaan di Jawa Barat, dengan melibatkan semua elemen masyarakat, termasuk bekerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota.

Menurut Cawagub Jawa Barat ini, menyediakan sarana untuk para budayawan dan seniman berkreasi merupakan kewajiban pemerintah. Namun, menurut Deddy, peran sentralnya tetap di tangan seniman dan budayawan. Ia mengajak seniman untuk terus berkarya, apa pun kondisinya.

Membangun kebudayaan merupakan keharusan jika masyarakat ingin dihargai dan bisa sejajar dengan bangsa lain. “Karena itu, jika kebudayaan rusak, maka negara pun hancur,” tegasnya.

Salah satu media paling efektif untuk membangun kebudayaan antara lain melalui film. Menurut Deddy, film merupakan perpaduan seni musik, gambar, berpadu dengan teknologi, yang memiliki pengaruh luar biasa dalam membangun karakter masyarakat.

Ia mencontohkan, bagaimana masyarakat Indonesia menyukai celana jins yang notabene berasal dari Amerika, karena pengaruh film. Masyarakat juga bisa bersedih dan gembira karena menonton sebuah film. Juga, berperilaku seperti idola mereka dalam sebuah film.

Karena itu, Deddy Mizwar berkomitmen untuk membangun industri film di Jawa Barat sebagai bagian dari usaha membangun kebudayaan masyarakat.(rls)

Ulama Tasik Nilai Pasangan Aher-Deddy Mizwar Kandidat Terbaik

Minggu, 17 Februari 2013 | 19.35

(SEPUTAR JABAR COM, TASIKMALAYA) - Dwi Tunggal Ahmad Heryawan (Aher)-Deddy Mizwar dalam pandangan alim-ulama Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dinilai sebagai pasangan Calon Gubernur (Cagub)-Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jabar 2013-2018 terbaik.

Pasangan birokrat santri dengan budayawan nyantri ini lebih tepat bagi Jabar dibanding empat kandidat lain.

Aher adalah politisi yang mulai berkiprah di DKI Jakarta dan tengah memimpin Jabar sebagai Gubernur hingga Juli 2013. Sementara Deddy Mizwar adalah budayawan tanpa cacat yang produk kreatifnya selalu bernafaskan religi.

Penilaian itulah yang melandasi ulama pesantren dan tokoh lintas organisasi masyarakat (ormas) Islam di Kabupaten Tasikmalaya bulat mendukung pasangan bernomor pilih '4' tersebut. Mereka pun siap memenangkan duet Aher-Deddy Mizwar pada hari pemcoblosan Pilgub pada 24 Februari mendatang.

Bertempat di Gedung Ukhuwah, Cipasung, Kabupaten Tasikmalaya, pada Minggu (17/2), kebulatan pilihan politik kepada 'nomor opat' dikumandangkan. Cagub Heryawan menerima langsung dukungan para tokoh masyarakat Kabupaten Tasikmalaya itu, yang disaksikan sekitar 1.000 warga.

KH Aep Safrudin, pemimpin Pondok Pesantren Padakarya, Linggasirna, Kecamatan Sariwangi, yang mewakili tokoh agama, selain mengutarakan penilaian di atas juga memberi panduan bagi masyarakat dalam memilih pemimpin. Dalam strata apapun, kata Aep, warga diwajibkan memilih pemimpin yang ilmu agama dan ketaatannya tak teragukan.

"Angkatlah pemimpin yang paling dewasa. Selain menguasai ilmu umum, juga menguasai ilmu keagamaan. Tidak ada kemajuan bagi warga kalau kita ternyata mengangkat pemimpin yang buruk," tegas Aep.

Cagub Heryawan usai menerima dukungan tokoh masyarakat Kabupaten Tasikmalaya mengutarakan komitmennya bila kembali memimpin kembali Jabar, akan tetap memprioritaskan programnya pada sektor pendidikan dan kesehatan.

Kedua bidang vital ini diyakini menjadi syarat bagi upaya memberantasan kemiskinan, sekaligus memacu pembangunan Jabar. (rls)

Anis Matta: Deddy Mizwar Paduan Kebaikan dan Keindahan

(SEPUTAR JABAR COM, BOGOR) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta membuka rahasia mengapa kadernya Ahmad Heryawan meminang aktor senior Deddy Mizwar sebagai cawagub dalam pilkada Jawa Barat.

"Kang Deddy Mizwar ini merupakan perpaduan antara kebaikan dan keindahan. Bisa dibayangkan betapa dahsyatnya ketika keduanya berpadu," kata Anis Matta ketika menyampaikan orasi pada rapat umum kampanye pasangan Cagub-Cawagub Jabar Aher-Deddy Mizwar di lapangan Villa Bilabong, Kabupaten Bogor.

Anis Matta mengaku sudah sejak lama mengenal Deddy Mizwar, yakni sekitar tahun 90an. Sebagai sosok yang disebutnya sebagai bukan  seniman dan budayawan biasa, Deddy menurut Anis dalam karya-karya selalu menampilkan kebaikan yang dikemas dalam keindahan sinematografi. Berbagai karya Deddy baik berupa film layar lebar, film televisi maupun sinetron memang selalu berbeda dengan trend dan tidak mengikuti selera pasar. Karya-karya mengandung idealisme dan nilai-nilai agama dan moral. Kendati begitu karyanya selalu laris dan menuai berbagai penghargaan dalam festival.

Sebut saja karya fenomenalnya berupa film Naga Bonar Jadi dua, Kiamat Sudah Dekat, atau sinetron Para Pencari Tuhan.

Dengan latar belakang semacam itu Anis meyakini bila terpilih sebagai wagub, maka Deddy Mizwar akan memberi kontribusi kebaikan bagi rakyat Jabar.

Kampanye Rapat Umum pasangan Aher-Deddy Mizwar dihadiri sekitar 20 ribu massa pendukungnya. Selain itu tampak hadir pula mantan wakil bupati Garut aktor Dicky Candra. (rls)

Deddy Mizwar Terima Penghargaan Budayawan Religius

Sabtu, 16 Februari 2013 | 18.18

(SEPUTAR JABAR COM, CIMAHI) - Budayawan senior yang juga Calon Wakil Gubernur Jawa Barat H. Deddy Mizwar memperoleh penghargaan Anugrah Budayawan Religius dari seniman tradisional Sunda di Kota Cimahi, Jabar, Jumat (15/2).

Penghargaan dari Padepokan Seni Budaya Sunda Bodas Peka itu diserahkan oleh sesepuh seniman Kota Cimahi Rohika Sutawijaya kepada Deddy Mizwar di padepokan seni setempat, di Bukit Sangkuriang, Cipageran.

Ketua Padepokan Seni Budaya Sunda Bodas Peka Deden Setiawan mengatakan, penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap Deddy Miwar karena dinilai peduli terhadap kebudayaan Sunda.

Selain itu, kata dia, juga dukungan terhadap Deddy Mizwar yang berjanji akan mendirikan pusat kebudayaan dan kesenian di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat. “Karena itu, kita dukung Kang Deddy Miwar untuk menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat mendampingi Kang Aher,” ujarnya.

Deden menilai, apa yang telah dilakukan Deddy Mizwar di bidang seni dan budaya, memberikan inspirasi positif bagi masyarakat. “Karya-karya Kang Deddy, luar biasa,” ujarnya. Menurut dia, film yang diproduksi atau dibintangi Deddy Mizwar, senantiasa mengusung nilai-nilai moral atau nasionalisme.

Terima Dukungan Aliansi Ormas Wanita

Dalam rangkaian kampanye simpatik di Cimahi, Deddy Mizwar yang didampingi istrinya, Giselawati Wiranegara, menerima pernyataan dukungan dari sekitar 50 organisasi masa. Mereka tergabung antara lain dalam Aliansi Dewi Sartika Jawa Barat dan Forum Masyarakat Cimahi.

Aliansi Dewi Sartika Jawa Barat menghimpun lebih dari 20 ormas. Antara lain My Darling, Forum Pembauran Kebangsaan, Yayasan Fajar Sejati, Gema Pertiwi, Lekat Asmara, Yayasan Insan Cita, Persatuan Sekolah Ibu, Forum Komunikasi Majelis Ta'lim Rancasari, Ikatan Pengajian Indonesia, Forum PAUD Majalaya, Lembaga Generasi Anti Narkotika Kriminal Jabar, Nyi Sunda Makalangan, Yayasan Mawar Arofah, PW Ormas Persaudaraan Muslimah, Perempuan Hanura Jabar, Srikandi Jabar, Perempuan PPP Jabar, Wanita Keadilan Jabar, Putri Bangsa Jabar, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia.

Pernyataan dukungan Aliansi Dewi Sartika Jawa Barat yang dideklarasikan di Graha Cempaka, Citeureup, Kota Cimahi, itu ditandai dengan pemberian sorban kepada Deddy Mizwar serta tandatangan di atas sepanduk berukuran sekitar 4x3 meter. Deklarasi berlangsung meriah dan dihadiri sekitar seribu perempuan perwakilan ormas aliansi.

Menurut ketua Aliansi Dewi Sartika Salimah Rambe, pihaknya memutuskan mendukung pasangan nomor empat itu karena pemahaman agamanya yang baik dan keduanya pekerja keras.

Selain itu, menurut Salimah, Ahmad Heryawan peduli dengan masalah perempuan dan anak-anak. "Selama menjadi Gubernur Jawa Barat, Kang Aher juga meraih banyak prestasi yang membanggakan,” ujarnya,

Karena itu, kami sepakat membantu mengkampanyekan pasangan nomor empat melalui jaringan yang kami miliki di 26 kabupaten/kota, jelas Salmiah.

Sementara dukungan dari Forum Masyarakat Cimahi disampaikan saat Deddy Mizwar sedang menyapa warga di Alun-alun Cimahi seusai sholat Jumat di Masjid Agung setempat.

Forum Masyarakat Cimahi beranggotakan sekitar 25 organisasi massa. Antara lain Formas Bodas Peka, Jaringan Pemuda Remaja Masjid Indonesia (JPRMI), Lingkung Seni Budaya Harja, Lingkung Seni Putra Saluyung, Lingkung Seni Pager Anom, Padepokan Pencak Silat Kian Santang, Perhimpunan Pedagang Pasar Antri, Persatuan Ojek Cimahi, Kelompok PKL Cimahi, Persatuan UKM Cimahi, Kelompok Petani Cimahi, Perhimpunan Petani Nelayan Sejahtera, Forum Silaturahmi Karyawan.

Banyaknya dukungan dari berbagai komponen masyarakat, Deddy Mizwar mengajak masyarakat Jawa Barat untuk selalu menjaga perdamaian, menghindari fitnah dan permusuhan. “Jangan lupa, doakan yang baik-baik agar kami mampu menjaga amanah,” ujarnya. (rls)

Keluarga Besar Pedagang Ciawi Bogor Nyatakan Dukungan kepada Pasangan 'Nomor Opat"

(SEPUTAR JABAR COM,  BOGOR) - Ribuan keluarga besar pedagang Pasar Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjatuhkan pilihannya kepada pasangan 'nomor opat' pada Pilgub 2013. Kandidat Gubernur-Wakil Gubernur 2013-2018 dimaksud yakni Ahmad Heryawan (Aher)-Deddy Mizwar.

Dukungan tersebut dideklarasikan oleh Forum Silaturahim Pedagang Pasar Ciawi (FSPPC) dan Paguyuban Keluarga Pasar Ciawi (PKPC) saat menerima Cagub Ahmad Heryawan di pelataran Pasar Ciawi, Sabtu (16/2). Saat menggelar kampanye menyapa di pasar ini, Heryawan didampingi istri Netty Prasetiyani.

H. Nana, wakil pedagang, saat orasi menyatakan, FSPPC dan PKPC memilih 'Nomor Opat' karena Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar adalah pasangan terbaik di antara kandidat lain. Aher, kata Nana, telah membuktikan kepemimpinan hampir lima tahun memimpin Jabar sebagai Gubernur.

"Aher menjadi Gubernur yang terbanyak mengantongi penghargaan selama menjabat, yakni 92. Beliau juga telah membuktikan diri sebagai pemimpin yang amanah dan antikorupsi," teriak lantang H. Nana.

Sementara sosok Deddy Mizwar adalah budayawan agamis yang juga sarat prestasi di bidang seni. Sederet prestasi Deddy yang lekat dengan julukan 'Jenderal Nagabonar', kata H. Nana lagi, bukti yang bersangkutan salah seorang putra terbaik Jabar.

Mendapat dukungan para pedagang, Aher menyatakan, Pasar Ciawi telah dikenalnya lama. Sebagai Gubernur Jabar periode 2008-2013, ia terlibat dalam perkembangan pasar tradisional yang tertata dengan bangunan permanen ini. "Ini bukan kunjungan saya yang pertama," tutur Aher.

Usai menghaturkan terimakasih atas dukungan keluarga besar pedagang pasar Ciawi, Aher menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pasar tradisional bila kembali memimpin provinsi terpadat ini. Pasalnya, pasar tradional menghidupi dan dimiliki banyak orang.

"Kalau pasar modern dimiliki satu orang, pasar tradisional dipunyai banyak orang. Karenanya wajib terus kita kembangkan," tandas Aher, yang disambut meriah para pedagang. (rls)

Ahmad Heryawan Canangkan Tiga Program Untuk Kesejahteraan Warga Jabar

Kamis, 14 Februari 2013 | 21.54

(SEPUTARJABAR.COM, SUMEDANG)-- Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dan Dedi Mizwar saling mengisi menjawab pertanyaan dari para panelis dan audiens, dalam acara Debat Kandidat vs Akademisi, di Balai Santika Kampus Unpad, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (14/2/2013) malam.

Pada sesi pertama, Ahmad Heryawan menjawab pertanyaan dari Rektor Unpad Prof. Ganjar Kurnia, perihal masalah pokok yang harus dilakukan untuk memajukan Jawa Barat. Aher mengungkapkan akan memprioritaskan program yang pro rakyat untuk mengurangi kemiskinan, agar masyarakat Jawa Barat sejahtera.

Program lain yang direncanakan pasangan nomor urut 4 yang berslogan "selalu Dekat dan Melayani" ini adalah mengurangi jumlah pengangguran dengan membuka lapangan kerja lebih luas, serta memprioritas warga Jabar untuk bisa bekerja di perusahaan dan pabrik-pabrik yang ada di Jawa Barat.

Program lain yang akan dilakukan pasangan Aher-Dedi Mizwar adalah peningkatan pembangunan bidang pendidikan agar terjadi peningkatan kualitas sumber daya manusia, sehingga mampu menghadapi persaingan di era global; dan bisa memenuhi pasar kerja.

Pada sesi kedua, Aher menjawab pertanyaan Rektor Unpar perihal alih fungsi lahan. Menurut Ahmad Heryawan, salah satu upaya untuk menghindari problem akibat alih fungsi lahan adalah dengan merujuk kepada aturan hukum sejak tingkat peraturan daerah, peraturan pemerintah pusat, sampai undang-undang yang mengatur tata ruang. Selain itu perlu terus dilakukan pencetakan sawah baru dan lahan pertanian lainnya untuk mengganti lahan yang dipakai untuk industri dan perumahan.

Pada sesi ketiga debat, Pasangan Aher-Dedi Mizwar mendapat giliuran menjawab pertanyaan dari auidiens soal masalah radikalisme berbasis agama. Menurut Aher, kebanyakan kasus kekerasan agama terkait dengan pembangunan rumah ibadah. Untuk itu semua pihak perlu tunduk kepada aturan hukum yang mengatur soal pendirian rumah rumah ibadah.

Sedangkan untuk kasus kekerasan agama akibat perbedaan muamalah dalam sesama penganut agama, Ahmad Heryawan mengungkapkan perlunya koordinasi dan komunikasi intensif melalui forum-forum keagamaan, untuk melahirkan kesepakatan yang bisa diterima semua pihak.(don)

Deddy Mizwar: Nilai Seni Jaipong Tergantung Kreativitas dan Tempat Pementasan

Rabu, 30 Januari 2013 | 19.43

(SEPUTAR JABAR COM, INDRAMAYU)—Calon Wakil Gubernur Jawa Barat yang juga budayawan senior Deddy Mizwar mengatakan semua seni itu netral, termasuk kesenian Jaipong. “Bergantung pada kreativitas seniman dan di mana dipentaskan,” ujarnya.

Hal itu ditegaskan Deddy Mizwar dalam silaturahim dengan seniman dan pengurus Dewan Kesenian Indramayu (DKI) di Gedung DKI Indramayu, Jawa Barat, Rabu (30/1).

Dalam silaturahim yang berlangsung santai dan akrab, sambil duduk lesehan, itu terungkap beragam persoalan pengembangan kesenian tradisional di Indramayu. Seperti minimnya perhatian pemerintah dan kontroversi kesenian Jaipong.

Seorang peserta diskusi mengungkapkan jika selama ini beredar kabar di masyarakat tentang ketidak-setujuan calon Gubernur pertahana H. Ahmad Heryawan terhadap kesenian Jaipong.

Deddy Mizwar yang menjadi pendamping Ahmad Heryawan dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat pada 24 Februari mendatang, mengilustrasikan dengan sebuah film untuk orang dewasa, tetapi ditonton oleh anak-anak di bawah umur. Begitu juga dengan Jaipong, bergantung pada kreativitas seniman dan tempat pementasannya.

“Kang Aher (Ahmad Heryawan) bukan tidak setuju dengan Jaipong. Tetapi bagaimana kesenian itu dikemas dan di mana tempat pementasannya” ujarnya.

Pada kesempatan itu, para seniman juga meminta komitmen Deddy Mizwar sebagai budayawan, jika nanti memimpin Jawa Barat bersama Kang Aher, untuk mendukung pengembangan kesenian dan kebudayaan Indramayu.

“Akan sulit jika hanya dilakukan sendiri oleh para seniman atau masyarakat,” ujar Ketua Dewan Kesenian Indramayu Abdul Gani. Menurut dia, untuk mengembangkan kesenian dan kebudayaan, perlu kerjasama yang baik antara masyarakat dan pemerintah.

Sementara menurut Deddy Mizwar, merupakan kewajiban pemerintah untuk mendukung pengembangan kesenian dan kebudayaan masyarakat. Dengan menyediakan fasilitas, seperti membangun pusat kesenian dan kebudayaan, serta memberikan subsidi operasional pada tahap awal sebelum mandiri.

Kendati demikian, ia menegaskan, fasilitas apa pun yang disediakan pemerintah tidak akan berarti apa-apa jika para seniman tidak bersungguh-sungguh berkreasi menghasilkan karya terbaiknya.

Pekandangan Pusat Seni-Budaya

Dalam kunjungan ke Indramayu, Jawa Barat, budayawan yang akrab dipanggil Jenderal Naga Bonar atau Bang Jack ini, mengunjungi Sanggar Tari Topeng Mimi Rasinah di Pekandangan. Seniman legendaris yang murid-muridnya sudah melanglang-buana ke berbagai negara itu, kini dikelola putrinya, Mimi Wacik.

Sanggar Tari Topeng Mimi Rasinah telah melahirkan ribuan seniman tari topeng. “Saat ini yang belajar di sanggar kami sekitar 70-an anak,” ujar Mimi Wacik, di sanggarnya yang sangat sederhana.

Deddy Mizwar yang sempat didaulat menari bersama Mimi Wacik dan penari Sanggar Tari Topeng Mimi Rasidah, menyatakan apresiasinya terhadap kesenian rakyat yang hingga kini masih bertahan dan diperjuangkan oleh seorang perempuan.

Sementara Kepala Desa Pekandangan Nono Edi Karnoto yang hadir dalam pertemuan itu, mengaku sedih karena tidak ada pos anggaran untuk mendukung pengembangan kesenian rakyat setempat.

Karena itu, dalam programnya sebagai kepala desa yang baru satu tahun, Nono akan menjadikan Pekandangan sebagai Desa Wisata Pendidikan Seni dan Budaya di Indramayu. Untuk ini, ia akan mencari dukungan kepada semua pihak, termasuk para budayawan lokal maupun nasional.

“Saya meminta kesediaan Bang Haji Deddy Mizwar, sebagai budayawan, untuk mendukung program kami,” ujar Nono Edi Karnoto dengan menyodorkan selembar kertas dukungan untuk ditandatangani. Deddy Mizwar pun tanpa pikir panjang langsung membubuhkan tantangan. (red01)

Deddy Mizwar Jadi Juri Lomba Ngaliwet

(SEPUTAR JABAR COM, PURWAKARTA)--Dalam kunjungan ke Purwakarta,  Senin (28/1/2013), Calon Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar menghadiri sekaligus menjadi juri Lomba Ngaliwet di Perumahan Citalang Indah. Lomba diikuti 15 kelompok ibu-ibu yang menyajikan nasi liwet lengkap dengan menu lauk-pauk, lalapan, dan sambal.
Deddy Mizwar yang begitu tiba di lokasi, langsung menuju tempat menu nasi liwet yang dilombakan dan menilai masakan dengan mencicipi satu per satu.
“Semuanya enak dan menarik. Susah untuk memilih yang menjadi pemenangnya,” ujar Deddy Mizwar.
Menurut Calon Wagub yang akrab dengan beragam panggilan ini, Jawa Barat memiliki banyak jenis makanan yang bisa dikembangkan menjadi wisata kuliner.  Untuk ini, kegiatan seperti Lomba Ngaliwet ini perlu didorong agar masakan tradisional makin popular dan digemari masyarakat.
Hujan lebat yang turun beberapa saat setelah selesai penilaian, tak menyurutkan warga untuk meninggalkan tempat kegiatan. Mereka masih menunggu siapa yang terpilih sebagai juara. Bahkan, hujan seperti menjadi alasan untuk menahan Deddy Mizwar lebih lama di sana. Warga pun mengajak Deddy Mizwar bergembira dan bernyanyi bersama.(red6)

Diberdayakan oleh Blogger.