Dede Yusuf Nonton Bareng Tiga Sekawan di BIP

Kamis, 24 Januari 2013 | 08.54


(SEPUTARJABAR.COM, BANDUNG) Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Dede Yusuf hadiri pemutaran dan nonton bareng film Indonesia terbaru berjudul “Tiga Sekawan” di bioskop 21 Bandung Indah Plaza (BIP), Selasa (22/1). 

Dede Yusuf dalam film tersebut berperan sebaga ketua Pramuka Kwarcab Bandung.

Film yang menceritakan persahabatan 3 orang anak SD yang merupakan anggota pramuka ini diperankan oleh Rizky Black, Stephanie Husen, dan Dandy Rainaldy. Dimeriahkan juga oleh artis-artis senior seperti Rizki Hanggono, Virnie Ismail, Monica Oemardi, dan Tieke Priatnakusumah.

Film yang sebagian besar mengambil setting di daerah Jawa Barat seperti di daerah gunung Puntang, Banjaran,dan Puncak Bogor.(Beno)

Kemenkop RI dan UKM 2013 Jawa Barat Prioritas Utama Penyaluran Dana Bergulir

Rabu, 16 Januari 2013 | 07.06


(SEPUTARJABAR.COM, BANDUNG) Kementerian Koperasi dan UKM RI melalui Lembaga Penyaluran Dana Bergulir (LPDB) menggelar sosialisasi bertajuk “Sosialisasi Program Penyaluran Dana Bergulir” bertempat di Gedung Senbik, Jalan Soekarno Hatta No.729 C, Selasa (15/1).

Agus Muharram mengatakan Jawa Barat menjadi prioritas utama dalam peningkatan program Usaha Kecil Mikro.

“Jawa Barat menjadi prioritas utama Kemenkop dan Ukm RI dalam program ini, tahun ini kita fokuskan sebesar 300 Miliar untuk jawa barat” ujar Agus Muharram mewakili Menteri Koperasi dan UKM.

Dalam program ini Kemenkop dan UKM RI menggandeng Lembaga Penyaluran Dana Bergulir (LPBD)untuk penyaluran dana bergulir Tahun 2013 sebesar 300 Miliar.

“Untuk tahun ini kita keluarkan sebesar 300 Miliar dana APBN untuk Jawa Barat, mudah-mudahan tahun depan akan kita tingkatkan sampai 600 Miliar”.

Menurut Kemas Daniel yang juga Direktur LPDB dana tersebut akan digulirkan melalui LPBD untuk disalurkan ke Koperasi-koperasi di Jawa barat melalui Channel Link.

“Kita akan salurkan dana ini melalui Channel Link, ataupun mayarakat dapat langsung mendatangi koperasi-koperasi yang menjadi Channel Link. Tentunya dengan persyaratan yang sudah lengkap, proses mudah, tidak rumit seperti ke bank” ujarnya.

Kemenkop dan UKM RI menargetkan 300 Miliar dapat terserap dengan baik di Jawa Barat dengan program ini.(Don)

Wagub Jabar Sosialisasikan Program Penyaluran Dana Bergulir 300 Miliar


(SEPUTARJABAR.COM, BANDUNG) Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Dede Yusuf hadiri  “Sosialisasi Program Penyaluran Dana Bergulir” Kementerian Koperasi (Kemenkop RI) oleh Lembaga Penyaluran Dana Bergulir (LPDB) – Kredit Usaha Kecil Mikro (KUKM), di Gedung Senbik, Jalan Soekarno Hatta No.729 C, Bandung, Selasa (15/1).

Wagub Jabar mengatakan pentingnya perbaikan ekonomi rakyat jawa barat diantaranya dengan mempermudah masyarakat untk mengakses permodalan.

“Perbaikan ekonomi di jawa barat harus kita lakukan melalui penguatan Usaha Kecil  Mikro disamping itu adanya kemudahan masyarakat untuk mengakses permodalan, saat ini yang terjadi masyarakat sulit untuk mengajukan pinjaman modal, contohnya pinjaman ke bank” ujarnya.

Dengan adanya program pemerintah seperti Penyaluran Dana Bergulir oleh Kemenkop RI dan UKM oleh LPDB ini, sangat baik sekali karena mudah di akses dan syaratnya tidak terlalu rumit.

“Dengan masyarakat mengajukan pinjaman modal ke LPDB  hanya membutuhkan waktu yang singkat kemudian modal didapat dengan tentunya dibawah bunga bank”

Selain itu Wagub menekankan pentingnya penguatan di sentra Usaha Kecil Mikro karena selain dengan hanya menggunakan modal kecil juga dapat menyerap Tenaga Kerja yang lebih banyak.

“Tingkat pengangguran di Jawa Barat hampir 10,5 persen, dengan adanya masyarakat pelaku usaha kecil dan bantuan modal dari LPDB, tentunya dapat menyerap tenaga kerja lebih besar dan dapat menekan angka pengangguran”

Pemerintah berharap agar kedepannya program ini dapat menarik minat masyarakat tentunya untuk menggiatkan Usaha Kecil Menengah.

Tahun 2013 ini Kemenkop RI melalui LPDB menggulirkan dana sebesar 300 Miliar yang akan disalurkan melalui Channel Link, Koperasi-koperasi di Jawa Barat.(Don)

Wagub Jabar Dede Yusuf Resmikan Lingkungan Harmoni Sentra Pengrajin Tahu Cibuntu

Kamis, 20 Desember 2012 | 15.05


(SJO, BANDUNG) Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Dede Yusuf siang tadi meresmikan  Lingkungan Harmoni Sentra Pengrajin Tahu Cibuntu, Kamis (20/12) siang.

Peresmian Lingkungan Harmoni Sentra Pengrajin Tahu ini untuk mengakomodir usaha para pengrajin tahu cibuntu.

Selain itu Wagub Jabar Dede Yusuf dalam kunjungannya sempat meninjau sekolah dasar (SD) yang terletak tidak jauh dari lokasi Lingkungan Harmoni Sentra Tahu Cibuntu.

Dalam kesempatan ini diserahkan bantuan kepada kelompok pembuat tahu berupa tempat penampungan air/ toren dengan kapasitas penampungan  5000 liter sebanyak 2 buah.

Bantuan juga diberikan untuk SD berupa buku dan peralatan olah raga mulai dari tenis meja, bola, dan raket.(Sayah Andi) 

Kunjungan Ke Cirebon Wagub Jabar Menginap di Rumah Warga

Jumat, 14 Desember 2012 | 06.16


(SJO, CIREBON) Dalam kunjungan yang kesekian kali ke Cirebon kali ini Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf kembali menginap di salah satu rumah warga miskin, nenek Minta (83).

Nenek Minta warga Jagapura Lor ini merasa bangga bercampur haru rumahnya dikunjungi pejabat.

Sejak dilantik menjadi Wagub Jabar 2008 lalu, Dede Yusuf lebih memilih untuk menginap di rumah warga dimana acara kunjungan tersebut dilakukan.

Sebagai artis yang terjun ke politik, sosok ke artisannya tetap melekat kental, meski hampir satu periode menjadi Wagub, tetap saja masyarakat mengenal dirinya sebagai artis

“Priben kita ngertine dede yusup iku artis jeh” ujar Asyhari warga Klayan yang sedang menjajakan kue Intip khas cirebon  di Trusmi Sentra Kerajinan Batik Cirebon, Kamis (13/12).

Sebelumnya Wagub Jabar tersebut berkeliling ke tiga wilayah di daerah pantai utara Jawa (Pantura)  Jawa Barat, Subang, Indramayu, dan terakhir Cirebon kemudian kembali ke Bandung.(Kontri Atep)

Dede Yusuf Kemudikan Bus Damri, Pengawal Panik

Selasa, 11 Desember 2012 | 13.44


(SJO, BANDUNG) Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf mengemudikan Bus Damri  di Terminal Ledeng, sontak mengejutkan orang-orang yang berada di sekitar Terminal.

Secara tiba-tiba Dede Yusuf  menaiki Bus dan menyalakan mesin , lampu dan menjalankan beberapa meter .

Tentunya hal itu membuat panik para pengawalnya, maklum itu khan mobil tua, jelas salah satu orang yang turut mengawal kedatangan Wakil Gubernur Jawa Barat tersebut.

Dede sempat bertanya kepada salah satu penumpang yang sedang menunggu angkutan untuk pulang ke subang.

“Bapak bade kamana, Kumaha pak nyaman terminalnya ?” tanya Dede di Jalan Dr Setiabudi, Terminal Ledeng, Selasa (11/12) Siang.

Beberapa orang melambaikan tangan ke Dede Yusuf dari rumah-rumah tingkat disekitar Terminal Ledeng.(Don)
   

Dede Yusuf Datangi Warung Pedagang Sekitar Terminal Ledeng


(SJO, BANDUNG)  Dede Yusuf  (DY) bersama anggota Dprd Propinsi Jawa Barat Sugianto Nangolah sambangi warung pedagang kecil di Terminal Ledeng.

Dalam kesempatan ini Dede menyempatkan ber dialog bersama pedagang kecil,

“Kumaha dagangna rame, kengeng sabaraha sa dinteun aya Satu juta Sa Dinteun” tanya Dede kepada salah satu pedagang kecil yang berjualan di sekitar Terminal Ledeng, yang kemudian disambut riuhan dari pedagang, Selasa, (11/12) Siang.

Salah satu warung yang mendapatkan perhatian serius ketika Dede Yusuf masuk ke dalam warung potong rambut, sontak membuat orang-orang terkejut.

“Sugan teh aya naon, kirain mau dipotong rambut pak Wagub teh”  ujar wawan salah satu pengunjung tempat potong rambut tersebut.(Don)

Dede Yusuf Meninjau Kondisi Terminal Ledeng


(SJO, BANDUNG) Kedatangan Dede Yusuf ke Terminal Ledeng  untuk melihat kondisi terminal dan berdialog bersama Kepala Terminal Ledeng, mengenai prasarana yang ada.

Dalam kunjungan ini Dede Yusuf sempat menanyakan luas areal Terminal Ledeng yang menurutnya luas terminal itu kurang ideal atau terlalu kecil.

“Perlunya area hijau atau open space dan perluasan teminal, Dinas Perhubungan harus mulai lakukan studi untuk memecahkan solusi kemacetan dalam hal ini termasuk titik penyebab kemacetan” ungkapnya saat berkunjung ke Terminal Ledeng, Jalan Dr Setabudi, Kota Bandung, Selasa (11/12) Siang.

Seperti diketahui terminal ledeng menjadi titik kemacetan letaknya yang kecil tidak cukup menampung jumlah angkutan yang masuk ke dalam terminal, sehingga banyak angkutan umum yang lebih memilih untuk berhenti di badan jalan.(Don)

Diberdayakan oleh Blogger.