Wagub Paparkan Jabang Caang kepada Pimpinan BUMN

Rabu, 04 September 2013 | 22.48

(SJO, BANDUNG) – Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mulai mensosialisasikan program Jabar Caang, sebuah program untuk mendorong peran serta BUMN dalam pembangunan Jawa Barat, lewat  Corporate Social Responsibilty (CSR), atau juga dikenal dengan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) BUMN. Wagub memaparkan Program Jabar Caang di hadapan puluhan pimpinan BUMN yang berada di Jawa Barat, di Aula Kantor PT Bio Farma Bandung, Rabu (4/9).

“Di Jawa Barat ini masih banyak Desa yang belum tersentuh listrik karena keterbatasan PLN untuk mesuplainya. Oleh karena itu, Saya pikir,CSR BUMN bisa membantu menerangi desa-desa di Jawa Barat dengan kemampuan dana yang ada” ujar Wagub.

Jabar Caang sendiri  menurut Wagub  tidak harus berebentuk penerangan dalam arti sesungguhnya, tetapi BUMN bisa membuat program apapun untuk menyalurkan dana CSR-nya untuk pembangunan di Jawa Barat.

“Tidak harus dalam bentuk penerangan dalam arti sesungguhnya, tetapi yang Saya maksud dengan Jabar Caang ini adalah lebih kepada pembangunan desa-desa yang relatif masih tertinggal baik di bidang pendidikan, kesehatan, perekonomian dan lain-lain” katanya.

Dalam kesampatan itu, Wagub sempat mencoba motor berbahan bakar gas atau LPJ, yang nantinya bisa diperuntukan bagi daerah-daerah  yang jauh dari jangkauan SPBU, dan juga sempat menyaksikan paparan penggunaan lampu LIMAR atau Listrik Mandiri Masyarakat, yaitu lampu energi baterai yang bisa digunakan di daearah terpencil.

Wagub Demiz Gelar SIlaturahmi dengan Budayawan Jabar

Kamis, 15 Agustus 2013 | 00.08

(SJO, BANDUNG) - Wagub Deddy Mizwar memberikan apresiasi tinggi atas eksistensi dan aktifitas seniman, budayawan dan pemangku adat di Jawa Barat.

Kehadiran dan aktifitas para seniman, budayawan dan masyarakat adat telah menjadi filter dari serbuan budaya asing ke Indonesia khususnya ke Jawa Barat, jelas Wagub Demiz ketika bersilaturahmi dengan para seniman dan budayawan, Rabu (14/8), bertempat di Aula Timur Gedung Sate Bandung.

Oleh karena itu, saya selaku wakil gubernur Jabar memberikan apresiasi tinggi atas kerja seniman, budayawan dan masyarakat adat, jelas Wagub.

Untuk tetap bisa eksis dengan aktifitas dan kerjanya, seyogianya pihak Pemerintah termasuk pemerintah daerah memberikan fasilitasi untuk berkembangnya kerja para seniman, budayawan dan masyarakat adat. Untuk itu, wagub Deddy Mizwar mempersilakan rumahnya untuk dijadikan tempat pertemuan antar seniman, budayawan dan tokoh adat lainnya.

Deddy Mizwar merasa kagum atas keberadaan dan keragaman budaya di Jawa Barat, apalagi kalau ditambah dengan seniman, budaya dan masyarakat adat yang ada di wilayah Cirebon dan Depok. "Kalau perlu kita sering bertemua seperti ini", harap Deddy Mizwar.

Pada kesempatan silaturahmi tersebut, Wagub Demiz menerima cenderamata dari Komunitas seni tradisonal dari Subang, berupa "Karinding", dan Suling.

Seniman terkenal, Tisna Senjaya juga memberikan kenang-kenangan berupa "Opak" Cigondewah. Opak ini produk komunitas masyarakat lokal Cigondewah dan prosesnya tidak digoreng melainkan dibakar. Dijamin tida kolesterol, ujar Tisna.

Acara silaturahmi diakhiri dengan bersalam-salaman dan wagub Demiz secara langsung mendatangi para seniman, budayawan dan tokoh-tokoh masyarakat adat. (r22)

Wagub Deddy Mizwar Serahkan Bantuan Sarana Keagamaan di Cirebon

Selasa, 30 Juli 2013 | 17.55

(SJO, CIREBON) -Untuk kesekian kalinya, Wagub demiz lakukan  safari ramadhan dengan mengadakan silaturahmi ke berbagai ponpes se-Jawa Barat. Pada Senin (29/7) malam, Wagub bertemu dan bersilaturahmi dengan jamaah Kota Cirebon, bertempat di Masjid at-Taqwa, Jl. Siliwangi Kota Cirebon. Tiba di lokasi silaturahmi, Wagub disambut Walikota Cirebon Ano Sutrisno.

Walikota Ano Sutrisno dalam sambutan menyambut kedatangan wagub Demiz menyatakan rasa bangganya atas kedatangan wagub ke Kota Cirebon. Ano pun melaporkan berbagai hal seputar kondisi Kota Cirebon terutama selama bulan Ramadhan dan menjelang perayaan idul fitri mendatang.

Menurut Ano Sutrisno, Kota Cirebon saat ini dalam keadaan aman dan kondusif. Persediaan bahan pokok terbilang aman dan mencukupi. Hal demikian, lanjut Ano Sutrisno berkat adanya koordinasi yang baik dengan Bulog Cirebon sehingga persediaan bahan pokok aman untuk lima bulan kedepan, demikian Ano Sutrisno.

Wagub Deddy Mizwar dalam pertamuan silaturahminya tersebut tidak banyak mengungkapkan sambutannya. Wagub hanya bercerita tentang perjalanan keluarganya. Lebih mengenalkan keluarganya kepada masyarakat Kota Cirebon.

Di akhir silaturahmi dengan warga Kota Cirebon, Wagub menyerahkan bantuan berupa sarana dan prasarana keagamaan kepada ponpes di Kota cirebon yang disaksikan pula oleh para ulama, pimpinan OPD Kota Cirebon dan beberapa pimpinan OPD Prov. Jabar. (rls)

Wagub Jabar Ngabuburit Bersama 1000 Anak Yatim

Sabtu, 27 Juli 2013 | 17.46

(SJO, SUBANG) - Sekurangnya 1000 anak yatim di Kabupaten Subang ngabuburit bareng Wakil Gubernur Jawa Barat H. Deddy Mizwar pada gelaran Safari Ramadan, Jumat sore(26/7). Bertempat di halaman depan Wisma Karya Jl. Ade Irma Suryani Subang, wagub melaksanakan kegiatan  buka bersama, penyerahan bingkisan Yatim, Temu Donatur, Pentas seni Islami dan Dongeng Islami bersama anak-anak asuhan Yayasan As Syifa Al Khoeriyah Subang.

Dikatakan Wagub, kegiatan sosial ini merupakan wujud perhatian kita untuk tujuan kemuliaan sesama,sebagaimana syariat agama dalam surat Al Ma'un ayat 1 s/d 3."Tahukah kamu orang yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Ini mengandung makna dan arti bahwa kita harus lebih memuliakan anak yatim," paparnya.

"Sejalan hal tersebut saya nilai bahwa acara ini baik sekali karena dalam rangka peningkatan ukhuwah keislaman,meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama serta memperkuat ketahanan ekonomi dikalangan anak yatim serta kaum dhuafa yang adalah bagian dari masyarakat Jabar," kata Deddy.


Tingkatkan IPM

Masih di hari Jum'at (26/7) malam rombongan Wagub Demmiz kemudian melanjutkan safarinya untuk melaksanakan silaturahim dan shalat tarawih ke Pondok Pasantren Pagelaran III kecamatan Cisalak  kabupaten Subang. Di sana, Wagub Deddy Mizwar diterima pemimpin Pontren KH.Dandy Sobron Muhyiddin.

Kepada hadirin, Wagub mengajak untuk bahu membahu meningkatkan IPM yang masih rendah. "Kita akan cari akar permasalahannya, termasuk masalah pemenuhan gizi yang erat dampaknya dengan tingkat pendidikan masyarakat," tandasnya seraya menganjurkan agar pemerintah setempat menggali segala potensi masyarakat melalui Koperasi untuk peningkatan sektor ekonomi.

Tak bosan Wagub juga mengajak santri untuk melek media. "Ini adalah upaya untuk membentengi diri dari pengaruh negatif budaya luar," tekannya.

Sebelumnya, dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda Kabupaten Subang Drs.H.Abdurahman, MSi Sekda mewakili Bupati Subang menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wagub membawa hikmah dan barokah. "Subang memiliki potensi geografis yang kumplit, diharapkan dengan bersatunya ulama dan umaro dapat meningkatkan indek pembangunan (IPM) yang masih di angka 71," ungkapnya.

Abdurahman juga  berharap kehadiran Wagub di wilayah Subang dapat mendukung program pembangunan,  termasuk pembangunan sarana jalan di wilayahnya.

Pada kesempatan tersebut, Wagub  menyerahkan bantuan guna penyelenggaraaan sarana prasarana pontren  sebesar 25 juta dari dana zakat yang dikelola UPZ (Unit Pengelola Zakat) provinsi Jawa Barat yang diterima oleh. KH.Dandy Sobron Muhyiddin atas nama Yayasan Pondok Pesantren .

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala BKPP III Purwakarta, Ketua MUI Subang, muspika serta Alim Ulama Subang. (rls)

Wagub Deddy Mizwar Buka Ramadan Fashion Expo

Jumat, 26 Juli 2013 | 22.15

(SJO, BANDUNG) -Ditandai pemukulan bedug, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar membuka  Ramadhan Fashion Expo 2013 di Graha Manggal Siliwangi, Kamis (25/7).

Masyarakat terutama ibu-ibu pada saat ramadhan dan menjelang lebaran Kebutuhannya meningkat, hal ini sulit dihindari oleh karena itu, "kegiatan Expo ini  dapat  membantu memfasilitasi penyediaan kebutuhan rumah tangga masyarakat, terutama busana (fashion) dan kebutuhan lainnya dengan harga terjangkau" ujar Deddy.

Deddy  berharap kegiatan Fashion Expo, juga  dapat menjadi wahana strategis bagi para pengusaha khususnya,  KUMKM untuk meningkatkan promosi dan pemasaran produk serta mendorong daya serap produknya  sekaligus untuk mengkampanyekan penggunaan produk dalam negeri kepada masyarakat.

Program mengkampanyekan penggunaan produk dalam negeri telah sejak lama digulirkan, namun  harus terus laksanakan agar ada  kesinambungan. Oleh karena itu Deddy berpendapat dengan mengangkat produk lokal dengan mutu yang baik, masyarakat luas akan semakin menyadari bahwa produk dalam negeri kualitasnya tidak kalah dengan produk luar negeri.

Pada kesempatan tersebut  Deddy juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan expo. "Kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian  panitia  dalam menyambut bulan ramadhan dan hari raya Idul Fitri," ungkapnya.

Kegiatan ini di ikuti 98 peserta UKM yang sebagian berada dibawah binaan  BUMN, salah satu yang menarik perhatian keikutsertaan Bappeda  Kabupaten Asmat, Papua  memeriahkan acara Ramdhan Fashion Expo 2013 yang akan berlangsung dari tanggal 25 Juli – 28 Juli 2013 di Gedung Graha Manggala Siliwangi, Jl. Aceh No. 66, Bandung. (r22)

Wagub Jabar: Pemprov Dorong PTS Menjadi PTN

Selasa, 23 Juli 2013 | 20.33

(SJO, KARAWANG) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat  mendorong perguruan tinggi swasta untuk peningkatan status menjadi perguruan tinggi negeri. Hal tersebut merupakan wujud keperpihakan Pemerintah  Provinsi Jabar dalam pembangunan pendidikan tinggi sekaligus bagian dari upaya mewujudkan SDM yang berkualitas melalui peningkatan akses dan mutu layanan pendidikan.

"Salah satunya adalah dengan mendorong perguruan tinggi swasta untuk peningkatan status menjadi perguruan tinggi negeri,"  ungkap Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar ketika berkunjung ke Karawang Senin malam ( 22/7).

Salah satu perguruan tinggi yang mendapat prioritas untuk peningkatan status menjadi perguruan tinggi negeri adalah Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), jelas Wagub  Deddy Mizwar dalam rangkaian kegiatan  Safari Ramadhan di Masjid kampus Al-Khoir" Unsika  Jl. HS Ronggowaluyo Teluk Jambe Kabupaten Karawang.

Wagub mengharapkan perguruan tinggi berupaya meningkatkan kualitas kegiatan kampus, mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pada aspek pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

"Ini perlu keseriusan jajaran stakeholder pendidikan dan dukungan penuh Bupati/walikota," tegas Deddy.
Disamping itu perlu upaya untuk menjadikan kampus meraih predikat sebagai center of excellence, mampu menyempurnakan institusinya secara berkelanjutan, sesuai dengan situasi, kondisi dan tuntutan jaman, harap Deddy.

"Secara potensi, analisa ilmiah dan kriteria yang ditentukan saat ini Unsika adalah PTS yang paling siap dan memenuhi kriteria untuk ditetapkan sebagai PTS" ujar   Wakil Rektor Zainal Arifin, sehingga berharap Wagub Deddy Mizwar memberikan dukungan penuh untuk penegrian UNSIKA.

Pada kesempatan tersebut  Wagub Deddy Mizwar menyerahkan bantuan untuk Masjid AL Khoir yang bersumber dari Unit Pengelola Zakat Provinsi.

Hadir pada acara tersebut Rektor, Wakil Rektor dan jajaran civitas Unsika, Kepala BKPP Wilayah Purwakarta Deddi Mulyadi, Kepala Biro Yansos Riadi dan Kepala OPD Provinsi Jawa Barat dan jamaah masjid AL Khoir.(Bn/Slr)

Wagub Deddy Mizwar Tarling di Pesantran Cimalaka Sumedang

Minggu, 21 Juli 2013 | 17.26

(SJO, SUMEDANG) -Wakil Gubernur Jawa Barat H. Deddy Mizwar mengunjungi Pondok Pesantren Cikalama di Ds.Cikalama Sindang Pakuon Kabupaten Sumedang yang telah dikelola oleh dan selama 12 keturunan, pada helatan Safari Ramadan hari ke-12 ini. Rombongan Wagub diterima langsung oleh Pemimpin Ponpes, KH.R.D.Elang Qudsy, Sabtu (20/7).

Di depan ratusan santri dan jemaah shalat tarawih,  Wagub Deddy berjanji akan memaksimalkan pembangunan seiring dengan jalannya silaturahim.

"Seiring dengan silaturahim yang dilakukan melalui Safari Ramadan ini, juga merupakan upaya penyerapan aspirasi agar kebutuhan masyarakat yang sebenar-benarnya dapat terfasilitasi kelak," paparnya.

Selanjutnya Deddy tak bosan memotivasi generasi muda yang mayoritas hadir, untuk terus memperkaya ilmu dan memutakhirkan pengetahuan, khususnya tentang media. "Jika kita mampu kuasai media, kuasailah media untuk
kemaslahatan. Mempelajari teknologi media untuk dakwah dan menyebar kebaikan seluas-luasnya," pesan Deddy.

Deddy menekankan pada khalayak akan pentingnya kaum muda dibentengi dengan iman dan pengetahuan yang cukup agar bisa menfilter informasi media massa yang masuk.

Hadir pada kesempatan tersebut Sekda Kabupaten Sumedang H.Zaenal Alimi MM,  muspida serta  tokoh ulama Sumedang.

Pada kesempatan tersebut Wagub H. Deddy Mizwar menyerahkan bantuan sebesar 10 juta dari dana zakat yang dikelola UPZ (Unit Pengelola Zakat) provinsi Jawa Barat yang diterima oleh KH.R.Elang Qudsy sebagai Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Cikalama.(rls)

Wagub Demiz Minta BPLHD Fokus Tangani Masalah Lingkungan Hidup

Rabu, 10 Juli 2013 | 15.30

(SJO, BANDUNG) - Wakil Gubernur Deddy Mizwar meminta  Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jabar serius dan fokus pada isu-isu penting lingkungan hidup di Jabar. Hal ini disampaikan Wagub saat melakukan kunjungan dan berdialog ke kantor BPLHD Jabar di Jalan Naripan,Bandung, Selasa (9/7). Didampingi Kepala Biro  Pelayanan Sosial Dasar Setda Jabar Riadi dan Sekretaris BPLHD Bambang Tirto M, Wagub menilai Jabar masil memiliki banyak permasalahan lingkungan hidup. Terlebih masih minimnya tenaga pengawas yang ada. "Kenapa masih ada masalah lingkungan hidup? Karena tidak cukup hanya oleh 94 orang pengawas," katanya.

Menurutnya pengentasan persoalan ini perlu sekali keterlibatan masyarakat.  Masyarakat, menurutnya, harus dilihat sebagai subjek. "Kemitraan dengan masyarakat harus terjalin dengan intens. Bagaimana bukan hanya pelibatan tapi juga edukasi pada masyarakat," paparnya. Soal limbah pabrik di Rancaekek menurutnya pun menjadi salah satu bahasan dimana Pemprov Jabar dan BPLHD bisa melahirkan sejumlah solusi.

Begitupula soal pasir besi yang ia nilai sudah menjadi persoalan serius yang membutuhkan campur tangan negara saking merugikannya. "APBD dan APBN untuk infrastruktur keluar banyak,tapi untuk PAD juga tidak seimbang. Belum lagi potensi konflik horisontal di masyarakat yang sedemikian besar," paparnya.

Untuk menyelesaikan kerugian dan dampak dari pasir besi ia menilai semua komponen harus serius. "Semua pihak harus berani, termasuk presiden. Ini bukan hanya urusan Kapolda, tapi semua karena ini soal penegakan hukum," katanya. Namun, ia mengaku persoalan ini harus diteliti lebih jauh agar tidak terkesan menzalimi pengusaha dan mereka yang menggantungkan hidup di usaha tersebut. "Bagaimana persoalannya? Solusinya seperti apa? Bagaimana masyarakat yang bekerja di sana alih profesinya seperti apa," katanya.

Deddy Mizwar menilai persoalan dampak pasir besi tidak boleh terus dibiarkan berlarut. "Kalau ini dibiarkan, artinya kita dzalim pada bangsa,dzalim pada generasi yang akan datang karena kerusakannya luar biasa," pungkasnya. Ia mengingatkan pemerintah harus serius mengatasi persoalan lingkungan agar tidak menjadi beban di masa depan. "Ingat! Kalau salah urus, bisa berdosa kita sama anak cucu. Kalau betul, pahalanya mengalir ke kuburan kita," katanya.

Pengentasan persoalan lingkungan di mata Wagub perlu keikhlasan besar dan diniatkan pada ibadah. Menurutnya jajaran BPLHD tidak boleh lelah namun harus hati-hati terjebak pada rutinitas. Salah satu fokus yang diminta Wagub dari BPLHD pada beberapa hal di tahun ini sampai tahun depan adalah masalah kerusakan yang dialami di Jabar yang dampaknya sangat buruk bagi sekarang dan masa depan.

Seperti persoalan dampak ekspolitasi pasir besi yang bisa menimbulkan konflik horizontal. Lalu soal limbah yang mengotori sungai Citarum. "Yang penting adalah tindakan yang disegerakan bukan hanya wacana. Tidak apa sporadis tetapi setidaknya ada tindakan," pesannya.

Tindakan menurutnya untuk mengatasi kekeliruan yang terjadi, dan jika dibiarkan terus menerus bisa menjadi sebuah kebenaran. Untuk itu langkah kongkrit yang harus dilakukan BPLHD menurutnya adalah menjaga rutinitas sesuai Tupoksi tetap dilakukan. "Tapi juga lakukan hal besar yang monumental.  Tetap harus melibatkan masyarakat,  karena mereka adalah subjek. Fokus pada isu isu penting yang berdampak langsung pada masyarakat!" Terakhir, Wagub meminta jika ada sesuatu hal yang menyangkut persoalan lingkungan hidup, segera dikomunikasikan padanya.(ali/rls)

Wagub Deddy Mizwar Minta Pedagang Kecil Tak Ragu Datang ke Bank

Selasa, 09 Juli 2013 | 19.50

(SJO, CIREBON) - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar meminta para pelaku usaha mikro dan kecil untuk tidak ragu datang ke bank. Untuk meningkatkan usahanya, para pelaku usaha mikro dan kecil sangat membutuhkan bimbingan sekaligus permodalan melalui kredit cinta rakyat atau KCR.

“Jangan ragu datang ke bank. Ke pegadaian aja mau, masa untuk datang ke bank tidak mau. Padahal pemerintah sudah menyediakan kredit yang terjangkau dengan sejumlah kemudahan,” tandasnya.

Menurutnya, untuk menjamin pinjaman para pelaku usaha, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah menghadirkan badan usaha milik daerah (BUMD) Jamkrida yang tugasnya menyediakan atau memberikan jaminan kredit.

“Bunga pinjaman KCR sangat lunak dan untuk menghilangkan kendala masalah jaminan pinjaman, maka Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah membentuk Jamkrida yang tugasnya memberikan kemudahan jaminan bagi para pelaku usaha dalam mendapatkan pinjaman modal ke bank. Jadi mau apalagi, semua kemudahan sudah diberikan. Saya berharap para pelaku usaha mikro dan kecil mampu berkembang menjadi usaha menengah dan seterusnya,” ujar Deddy bersemangat dalam acara Grebeg Pasar di sebuah pasar tradisional di Kota Cirebon, Jumat (5/7) usai melakukan sholat Jumat berjamaah di Masjid Attaqwa, Kota Cirebon.

Dalam kunjungan kerjanya di Kota Cirebon, Deddy menyempatkan diri berdialog dan menyapa sejumlah pedagang di Pasar Pagi Kota Cirebon. Saat berdialog, Deddy mengingatkan para pedagang untuk menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya,  kondisi pasar yang bersih dan sehat, akan menarik minat pembeli untuk datang dan berbelanja lebih lama. Selain itu, dirinya mendorong agar para pedagang terus mengembangkan usahanya lebih baik lagi.

“Hari ini mungkin hanya sebagai pelaku usaha mikro dan kecil, namun beberapa tahun ke depan harus mampu menjadi pelaku usaha menengah dan bahkan besar. Tentu bimbingan dan bantuan pemerintah akan terus digelontorkan dalam bentuk program dan kebijakan,” ungkap Wagub.(Asyr/rl).

Wagub Deddy Mizwar Dorong Pembangunan Seni di Jawa Barat

(SJO, BANDUNG) - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar meminta generasi muda untuk terus berprestasi di segala bidang, termasuk diantaranya yang kini mendalami seni. Hal itu ditegaskannya saat memberikan sambutan dalam acara puncak Festival Teater Remaja Tingkat Nasional, di Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI), Jalan Buah Batu, Kota Bandung, Sabtu (6/7) malam.

Deddy bercerita, prestasi pertama yang diraihnya pun bermula dari menjuarai Festival Teater Remaja se Jakarta, sebagai pemeran utama pria, pada tahun 1975. Untuk itu, dirinya menyampaikan apresiasi kepada pihak penyelenggara atas inisiatif menggelar acara tersebut.

“Selamat bagi para juara yang menjadi terbaik di semua kategori festival teater kali ini. Kalian masih pelajar tetapai sudah menunjukan bakat dan tekadnya mendalami seni teater. Jangan berhenti sampai di sini dan terus berprestasi. Apalagi bidang kesenian juga menjadi fokus pembangunan di Jawa Barat,” ujar Deddy.
Wagub Deddy Mizwar pada acara itu didaulat memberikan kesan dan pesannya, sekaligus memberikan motivasi kepada para remaja dari perwakilan 32 provinsi se Indonesia, yang selama 4 hari bertanding untuk menjadi terbaik di seni teater.

Lebih lanjut Deddy meminta kepada Pemerintah melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, untuk memberikan bantuan bagi pembangunan kesenian di Jawa Barat. Karena menurutnya, Jawa Barat dengan jumlah penduduk terbesar dan beragam seni budaya, sudah selayaknya mendapat perhatian lebih.
“Saya berkeinginan ada tempat atau fasilitas yang memadai bagi para seniman dan budayawan untuk mengekspresikan karyanya, sehingga mampu dinikmati semua pihak, khususnya bagi para wisatawan, sehingga mampu tumbuh menjadi sebuah industri kreatif yang dapat menjadi keunggulan tersendiri,” ungkapnya.

Deddy berharap, dalam 2 atau 3 tahun ke depan, Jawa Barat memiliki sebuah tempat pertunjukan yang baik. Dirinya mencontohkan di Guang Zhao, China, ada tempat pementasan disainnya sederhana tetapi karena didukung dengan teknologi canggih, maka kesannya megah dan luar biasa. Dimana dalam setiap pertunjukan mampu menghadirkan kondisi budaya China dalam sekali tampilan.

“Saya berharap, dengan fasilitas memadai dapat mendongkrak prestasi lebih baik lagi. Meski saat ini belum ada fasilitas tersebut, namun prestasi harus tetap diwujudkan. Karena kesederhanaan juga mampu menghasilkan prestasi luar biasa,” tuturnya.(doy/Rls).

Wagub Deddy Mizwar Berencana Bentuk Koperasi Seniman

Rabu, 19 Juni 2013 | 22.57

(SJO, TASIKMALAYA) — Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Deddy Mizwar berencana membentuk koperasi khusus bagi seniman di wilayah Jabar. Rencana tersebut diungkapkan saat menghadiri acara seminar pendamping KUMKM bersama Menteri Koperasi dan UKM RI Syarief Hasan, di Hotel Santika Tasikmalaya, Rabu (19/6/2013).

Deddy berharap dengan dibentuknya koperasi khusus seniman ini, para pekerja seni di Jabar akan mampu meningkatkan kreativitas karyanya sehingga beberapa jenis kesenian khas daerah bisa dilestarikan. Selain itu, tingkat kesejahteraan para seniman daerah akan meningkat.

Dengan adanya koperasi khusus seniman, kata Deddy, diharapkan para seniman bisa mampu bangkit. Terutama bagi mereka yang kesulitan mendapatkan modal usaha untuk mengembangkan potensi seninya. (r22/kpo)

Diberdayakan oleh Blogger.