Bio Farma Kembangkan Geo Park di Sukabumi

Selasa, 17 September 2013 | 21.26

(SJO, SUKABUMI) – PT Bio Farma Persero melalui program CSR nya akan melakukan pemuliaan atau pelestarian dan pengembangan Geo Park Ciletuh Desa Taman Jaya Kecamatan Ciemas Sukabumi Selatan. Kawasan yang juga disebut Jampang Purba itu berupa lembah dan pegunungan batu yang bersatu dengan pantai laut Selatan dan berumur jutaan tahun.

“Ini adalah salah satu dari program SCR yang kami lakukan di bidang lingkungan. Bersama masyarakat sekitar, kami akan melakukan pemuliaan kawasan yang berpotensi besar menjadi objek wisata ini” ujar Dirut PT Bio Farma, Iskandar, Senin (16/9).

Sementara itu, Ketua Paguyuban Alam Pakidulan Sukabumi (Paksi) Dadang Sutisna mengatakan, pihaknya menyambut baik rencana Bio Farma yang peduli terhdadap potensi wisata Geo Park di dareahnya.

“Ini kan potensi luar biasa untuk wisata. Harus ada yang mengelola, dan tidak mungkin ditangani seluruhnya oleh pmerintah. Oleh karena itu kami sangat gembira dangan campur tangan Bio Farma dengan program CSR-nya yang akan ikut melestarikan Geo Park ini” katanya.(Bbn/skb)

21 Kelurahan di Kota Sukabumi Terima Bantuan Rp.250 Juta

Senin, 02 September 2013 | 12.49

(SJO, SUKABUMI) — Sebanyak 21 kelurahan di Kota Sukabumi menerima  bantuan Program Percepatan dan Perluasan Pembangunan Infrastruktur Permukiman (P4IP).

Masing-masing kelurahan menerima bantuan pemerintah pusat ini  mencapai Rp 250 juta. Sasarannya untuk meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat di perkotaan.

Wali Kota Sukabumi, Mohamad Muraz mengatakan program P4IP ini merupakan kelanjutan dari Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP). Pemkot sudah  menerima surat keputusan (SK) program P4IP di 21 kelurahan. Akan tetapi, masih menunggu petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) program tersebut.

Anggota Komisi V DPR RI, Yudi Widiana menegasakan P4IP  menekankan pada pembangunan infrastruktur jalan. Pembangunan jalan desa atau jalan di gang per kotaan, misalnya. Nantinya, program tersebut dikelola oleh Organisasi Masyarakat Setempat (OMS). Pembentukan OMS ini dikoordinasikan oleh aparat kelurahan atau desa.

“Dana P4IP tidak masuk ke rekening atau kas desa atau kelurahan tapi langsung ke OMS yang dibentuk masyarakat,” ungkapnya.

Untuk di Kabupaten Sukabumi, yang menerima P4IP yakni  lima kelurahan dan 168 desa. Jumlah bantuan sama yakni Rp 250 juta per desa/kelurahan. (skb)

Wagub Resmikan Jabar Caang di Kampung Adat Ciptagelar

Jumat, 02 Agustus 2013 | 00.33

(SJO, SUKABUMI) -Wagub Jabar Deddy Mizwar rela batalkan semua acara yang telah diagendakan, demi untuk membantu warga kampung adat  Kasepuhan Ciptagelar Cisolok Kabupaten Sukabumi, Kamis (1/8).

Warga Kasepuhan Ciptagelar, Desa Sirnaresmi selama ini menikmati listrik dengan bantuan mikrohidro namun sangat tergantung dengan debit air dari sungai Sukamulya Cibarengkok dan  sungai Cisono, karena itu pada saat kemarau ketika debit air berkurang, warga secara bergiliran mendapat jatah listrik untuk penerangan rumah warga Ciptagelar yang berjumlah + 700 KK.

Disebutkan Deddy, Program Jabar Caang di Ciptagelar yang di launching saat ini prosesnya sangat cepat,
oleh karena itu bantuan yang diberikan belum sesuai harapan warga karena  baru untuk 100 rumah tangga. "Untuk berikutnya saya berharap dapat mengetuk hati berbagai pihak untuk bersinergi membantu  warga Jawa Barat yang belum mencicipi elektrifikasi,"ujar Wagub Deddy Mizwar.

Deddy juga  memberikan  apresiasi terhadap Kang Ujang Koswara warga Jawa Barat yang potensial menghasilkan berbagai karya inovatif  diantaranya Lampu Limar serta  PT. Biofarma yang telah tergerak membantu pengadaan lampu dari dana CSR.

Ujang juga tidak pelit ilmu dengan mengajarkan warga untuk membuatnya, sehingga  dari sisi  ekonomi,  lampu Limar, juga dapat memberdayakan masyarakat, memberikan kesempatan kerja dan dapat menambah penghasilan bagi warga masyarakat.

Deddy berharap, dengan  pemberian bantuan  Lampu  Limar tersebut  warga Ciptagelar dapat lebih produktif anak-anak bisa belajar lebih giat sehingga dapat berprestasi dan mencapai cita-cita setinggi-tingginya.

Disamping itu bantuan lampu yang diberikan diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada miinyak tanah yang selama ini digunakan warga untuk lampu penerangan jika sedang mendapat giliran mati listrik.

Pada kesempatan tersebut Kasepuhan Ciptagelar abah Ugi menyambut baik pemberian bantuan lampu untuk warganya. Ugi juga berharap ke depan pemerintah dapat memberikan bantuan dalam bidang lainnya seperti kesehatan dan  pendidikan karena tingkat pendidikan warga Ciptagelar masih rendah, baru mencapai SD dan SMP.

Bantuan Lampu Limar  diberikan kepada  100 KK masing-masing mendapat 5 buah lampu.Keistimewaan lampu tersebut 1 watt setara dengan 10 watt,tidak pecah ketika jatuh, dapat digunakan selama 1 bulan, apabila habis dapat diisi-ulang dengan accu motor serta mempunyai daya tahan selama 5-10 tahun. Demikian dijelaskan Ujang Koswara Warga Garut Selatan, sang pencipta lampu  yang juga  Ketua Program Limar (Listrik Mandiri Rakyat) yang juga  anggota Bandung Creative Forum. (rls)

DPRD Jabar Dorong Peningkatan Jalan untuk Atasi Kemacetan di Sukabumi

Senin, 22 Juli 2013 | 22.15

(SJO, SUKABUMI) - Rangkaian kegiatan saba desa di hari kedua, DPRD Jabar menggelar pertemuan dengan jajaran Pemkot Sukabumi. di Hotel Anugrah, Sukabumi Sabtu (20/7/13). Dalam pertemuan ini Ketua DPRD Jabar, Irfan Suryanegara mengatakan masalah kepadatan lalu lintas menjadi salah satu perhatian Dewan.

Irfan memaparkan, berdasarkan pemantauan 19 Juli 2013, akibat kepadatan lalu lintas di Kota Sukabumi, waktu tempuh dari Ciawi Kabupaten Bogor ke Sukabumi mencapai 4 sampai 5 jam. Keadaan tersebut berbeda dengan sebelumnya yang hanya memerlukan waktu tempuh berkisar 1 jam.

Menyikapi kondisi tersebut, DPRD Jabar mendorong adanya peningkatan jalan yang bisa mengatasi kemacetan menuju kawasan Sukabumi. Terkait dengan rencana tersebut, kepada pihak Dinas Bina Marga Jabar diminta segera membuat desain. Dana yang dibutuhkan berkisar Rp. 500 miliar sampai Rp. 700 miliar . Dana tersebut disediakan melalui skema pendanaan tahun jamak.

Untuk menyelesaikan kemacetan lalu lintas di kawasan Sukabumi, kepada Dinas Bina Marga diminta membuat desain jalan untuk menyelesaikan Jalan Lingkar. Terkait dengan penyelesaian Jalan Lingkar, diminta dibuat jalan tembus dari Cibolang-Sukaraja. Dana untuk menyelesaikan infrastruktur tersebut mencapai 200 miliar.

Walikota Sukabumi, Muhammad Muraz, sepakat kepadatan lalu lintas harus diselesaikan. Diharapkan melalui penyelesaian tersebut melalui peningkatan infrastruktur dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. (drh/skb)

Polda Jabar Ungkap Penimbunan BBM di Bogor dan Sukabumi

Rabu, 19 Juni 2013 | 23.05

(SJO, BOGOR) - Polda Jawa Barat berhasil mengungkap kasus penimbunan BBM, dan mengamankan 1 ton BBM di lokasi proses pembangunan mal di Jalan Soleh Iskandar, Kecamatan Sereal, Kota Bogor, Rabu (19/6/2013).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Martinus Sitompul mengatakan, Polda Jabar akan terus menggelar operasi 'Dian Lodaya' hingga 9 Juli 2013.Sebelumnya, polisi juga mengamankan dan menyita 5,2 ton BBM di Sukabumi.

Penggerebekan dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi adanya indikasi penimbunan BBM oleh PT Alam Dunia dan PT. Estetika. Selain menyita satu ton solar, kata Martinus, petugas juga mengamankan dua pelaku penimbunan berinisial DI dan AG. Beberapa saksi telah diperiksa terkait aksi penimbunan ini. Dari keterangan yang diperoleh, BBM yang disita itu digunakan untuk pengisian genset dan alat berat pembangunan mal yang tengah dilakukan.
Perbuatan pelaku terancam terjerat pasal 55 dan pasal 56 (1) tentang migas dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dengan denda sebesar Rp 60 Miliar. Berdasarkan informasi yang dihimpun, para penimbun BBM membeli solar dari berbagai SPBU di Kota Bogor dengan harga subsidi, yakni Rp4.500 per liternya. Padahal harga untuk proyek atau industri solar dipatok Rp9.000 per liternya. (r22/ino)

Pemuda Pancasila Kabupaten Sukabumi Proklamirkan Dukung Kancing Beureum

Selasa, 12 Februari 2013 | 07.09

(SEPUTARJABAR.COM, KAB.SUKABUMI) Giliran barisan Pemuda Pancasila (PP) yang kepincut pasangan Calon Gubernur (Cagub)-Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Barat 2013-2018 Ahmad Heryawan (Aher)-Deddy Mizwar. Dukungan ini menyusul bergabungnya sebagian Pengurus Cabang Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (FKPPI) Jabar.

Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Kabupaten Sukabumi secara terbuka mendeklarasikan dukungan kepada pasangan kandidat berlogo 'Kancing Beureum'. Berlokasi di halaman Islamic Center Kab. Sukabumi pada Senin (11/2/2013), Ketua MPC PP Kab. Sukabumi Heru Herlambang memproklamirkan dukungannya.

Sebelum deklarasi dukungan, Cagub Heryawan atau Aher tampil di panggung. Sang Cagub memperkenalkan visi-misi kandidat 'Nomor Opat' (Nomor Empat), yakni Aher-Deddy Mizwar, dalam mewujudkan kesejahteraan warga Jabar.

Usai menyimak penjelasan singkat Cagub petahana itu, Ketua MPC PP Kab. Sukabumi Heru Herlambang mengumandangkan kesiapan segenap anggota dan elemennya untuk memenangkan pasangan Aher-Deddy Mizwar pada hari pencoblosan Pilgub 2013, 24 Februari mendatang.

"Tidak ada pilihan lain bagi keberlanjutan pembangunan Jabar, Kang Aher harus diperjuangkan agar kembali memimpin Jabar. Karya baktinya jelas selama lima tahun sebagai Gubernur," tandas Heru.

Heru menambahkan, bila dipelajari rekam jejak kelima kontestan Pilgub Jabar, jelas pasangan bernomor pilih empat dimaksud sebagai dwi-tunggal terbaik. Dalam uraian visi-misi, milik pasangan Aher-Deddy paling konkret dan komprehensif.

"Integritas Kang Aher dan Kang Deddy juga tak diragukan lagi. Mereka nyaris tak memiliki cacat moral. Keduanya cocok memimpin masyarakat Jabar yang terkenal agamis," ujar Heru lagi.(Don/Pris/Acep)

Aher Yakin 2 Juta Lapangan Pekerjaan Siap Jika Terpilih

(SEPUTARJABAR.COM, KAB.SUKABUMI) Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat 2013-2018 Ahmad Heryawan menegaskan, Pemprov di bawah kepemimpinannya berkomitmen menciptakan dua juta kursi lapangan kerja.

Komitmen konkret ini diutarakan Cagub Heryawan saat berkampanye di hadapan sekitar 3.000 pekerja PT Baju Indah Indonesia di Kelurahan Kadudampit, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (11/1/2013).

"Saya berani menetapkan komitmen dua juta lapangan kerja karena selama hampir lima tahun memimpin Jawa Barat berhasil membuka 1,8 juta. InsyaAllah untuk periode lima tahun mendatang, saya dengan Kang Deddy Mizwar mampu menciptakan paling sedikit dua juta lapangan kerja," tandas Heryawan.

Tonjolkan pengalaman sebagai Gubenur periode 2008-2013 dalam tiap kampanyenya, pasangan Cagub-Calon Wakil Gubernur (Cawagub) ‘Kancing merah’ ini  yakin mampu memenuhi komitmennya tersebut.

"Ini bukan janji kampanye, tapi komitmen Aher-Deddy Mizwar. Penetapan angka dua juta sesuatu yang sangat terukur, dan kami memiliki bekal pengalaman untuk merealisasikannya," ucap Aher lagi.

Dasar komitmen itu juga, jelas Heryawan lagi, ditopang iklim investasi di Jabar yang di tingkat nasional masuk kategori terbaik. Dengan kondisi ini, Jabar ke depan tetap menjadi tujuan investasi utama di Indonesia.

Ditambahkan, Pemprov dan pemerintah Kabupaten/Kota juga wajib memberi kepastian hukum dan kemudahan perizinan. "Mari kita juga menciptakan hubungan industrial yang harmonis  antara pengusaha dan pekerja," tutur Heryawan menambahkan prasyarat bagi kondusifnya iklim dunia usaha.

Usai kampanye di panggung, Cagub menyaksikan beberapa proses kerja di dalam pabrik. Aher menyapa beberapa pekerja yang tengah beraktivitas. Sesekali, Aher mencoba beberapa alat PT Baju Indah Indonesia. Cagub bernomor '4' ini bahkan menyempatkan diri menyeterika pakaian kaos yang siap kepak.(Don/Pris/Acep)

Kancing Merah Gerebek Pasar di Sukabumi

(SEPUTARJABAR.COM, KAB.SUKABUMI) Kampanye hari ke empat Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat (Jabar) 2013-2018 Ahmad Heryawan (Aher) Gerebek pasar dengan mengunjungi dan menemui sejumlah pedagang pasar modern dan tradisional, di daerah Sukabumi.

Dalam agenda gerebek pasar ini, Aher  bersama pasukan Kancing Merahnya menyambangi tiga pasar secara maraton, yakni Pasar Cicurug, Parungkuda, dan Cibadak, Senin (11/2/2013).

"Pasar merupakan pusat perputaran ekonomi, lebih khusus di pedesaan. Pasar berkembang, ekonomi desa pasti bergerak," jelas Aher.
 
Selain sebagai pilar perputaran ekonomi, pasar juga menjadi arena bagi tumbuhnya pengusaha atau wirausahawan.

"Kita semua menyadari, percepatan pembangunan untuk kesejahteraan warga Jabar akan lebih cepat bila semakin banyak warga kita menjadi pengusaha. Negara-negara maju membuktikan hal ini," papar Heryawan

Setelah berinteraksi dengan pedagang pasar, heryawan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pedagang, ia menyebutkan pedagang pasar  sebagai pahlawan ekonomi di pedesaan.

"Kita harus berterimakasih kepada para pedagang. Pedagang adalah pahlawan ekonomi, khususnya di pedesaan. Mereka membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekelilingnya. Karenanya, saya bersama Kang Deddy Mizwar bila rakyat memberi amanah nantinya, akan terus memberi perhatian bagi perkembangan pasar, khususnya di pedesaan," janji Heryawan.(Don/Pris/Acep)

Kampanye Kandidat Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi 7-20 Februari

Minggu, 10 Februari 2013 | 02.54

(SEPUTARJABAR.COM, SUKABUMI)--Tahapan kampanye pemilukada Kota Sukabumi akan dimulai pada Kamis (7/2) mendatang. Setiap calon wali kota dan wakil wali kota Sukabumi hanya diberikan jatah tiga kali putaran kampanye dari 7-20 Februari mendatang.

Ada empat pasangan calon wali kota Sukabumi yang akan berkampanye. Mereka adalah Andri Hamami-Ahmad Seha Nuklir (Partai Golkar), Mohammad Muraz-Achmad Fahmi (Demokrat-PKS-PKB), Sanusi Harjadireja-Yeyet Hudayat (PAN-Sejumlah partai nonparlemen), dan Mulyono-Jona Arizona (PDIP-PPP).

"Setiap calon akan diberkan kesempatan sebanyak tiga kali putaran kampanye selama 12 hari," ujar Keua Divisi Kampanye Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, Dudi Nurwanda, kepada wartawan, Selasa (5/2).

Para kandidat dibebaskan untuk memilih kampanye baik secara tertutup maupun terbuka.

Menurut Dudi, KPU juga menyiapkan sebanyak tujuh titik lokasi kampanye terbuka yang tersebar di tujuh kecamatan. Para calon wali kota bisa memanfaatkan lokasi tersebut untuk menggelar kampanye.

Dudi mengatakan, pada hari pertama masa kampanye akan diisi dengan penyampaian visi dan misi empat calon wali kota di sidang paripurna DPRD Kota Sukabumi. Pada hari kedua, nantinya akan digelar kampanye bersama dengan melakukan konvoi di sekitar jalan utama Kota Sukabumi.(r03)

Ketua DPRD Jabar Resmikan Jalan Lingkar Selatan Sukabumi

Selasa, 29 Januari 2013 | 22.55

(SEPUTAR JABAR COM,  KOTA SUKABUMI) - Ketimpangan pembangunan antara Jawa Barat bagian Selatan dengan Utara selama lima tahun terakhir tak terjadi lagi. Pemerataan kue pembangunan yang diupayakan Pemprov Jabar berhasil mengikis perbedaan mencolok di kedua wilayah tersebut.

Ketua DPRD Jawa Barat Irfan Suryanegara mengungkapkan hal itu saat peresmian penggunaan Jalan Lingkar Selatan Sukabumi yang digelar di Cisaat, Kota Sukabumi, Jabar, pada Selasa (29/1). Hadir dalam peresmian Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Bupati Sukabumi Sukmawijaya, dan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi Hanafi.

Peresmian ditandai pemencetan tombol dan pelepasan burung merpati, juga oleh Ketua DPRD Irfan Suryanegara. "Pemerataan (pembangunan) sudah bagus. APBD Cirebon dan Indramayu, misalnya, yang selama ini dikisaran angka Rp 60 miliar, oleh (Gubernur) Kang Ahmad Heryawan ditingkatkan menjadi Rp 120 miliar," papar Irfan.

Ketua DPRD mengatakan, upaya pemerataan kesejahteraan di wilayah Jabar Utara dan Selatan selama hampir lima tahun cukup berhasil. Semangat untuk mewujudkan keadilan pembangunan, kata Irfan lagi, juga didorong DPRD Jabar. "Jadi, oleh Gubernur kita, pembangunan yang selama ini tumpah di Priangan atau wilayah Selatan, tidak terjadi lagi. Tidak ada lagi pembagian proyek yang fokus hanya ke wilayah Priangan," tegas Ketua DPRD Irfan Suryanegara.

Sementara itu, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di acara yang sama mengutarakan, pembangunan infrastruktur --khususnya jalan-- menjadi perhatian serius Pemprov selama ini. Meski pembangunan jalan menyerap anggaran terbesar dibanding infrastruktus lain, kata Gubernur yang sering disapa Aher, manfaatnya kontan memacu roda perekonomian masyarakat.

"Kalau akses jalan baik di suatu wilayah, maka akan memacu pergerakan warga dan barang. Ini pasti langsung berpengaruh pada aktivitas ekonomi masyarakat. Karenanya, Pemprov selama ini secara konsisten mengupayakan pembangunan jaringan jalan yang merata di seluruh kawasan Jabar," papar Aher.

Jalan lingkar Selatan Sukabumi sepanjang 19 km. Ruas jalan ini dirancang untuk mengurai kemacetan di tengah Kota Sukabumi. Pembangunan Jalan Lingkar dilaksanakan melalui empat tahap. Tahapan yang diresmikan yakni ruas Cibolang-Jl. Pelabuhan sepanjang 6,9 km.

Penyelesaian keempat segmen Jalan Lingkar Selatan Sukabumi ditaksir rampung pada 2014. Guberbnur Heryawan selain meresmikan pemakaian Jalan Lingkar Selatan, juga meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Pemprov Jabar yang terletak di ruas jalan Cisaat. Masjid ini menelan anggaran Rp 3,5 miliar dan ditaksir rampung pembangunannya pada 2013. (beben)
Diberdayakan oleh Blogger.