KPU Tetapkan Ridwan Kamil-Oded M.Danial Pemenang Pilwalkot Bandung 2013

Jumat, 28 Juni 2013 | 17.05

(SJO, BANDUNG) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung menetapkan pasangan Ridwan Kamil-Oded M Danial (RIDO) sebagai Calon Wali Kota-Calon Wakil Wali Kota Bandung terpilih 2013-2018. Pasangan yang diusung PKS-Partai Gerindra ini meraih 45,24 persen suara sehingga menang satu putaran karena memenuhi syarat lebih dari 30 persen.

Berita acara penetapan dibacakan Sekretaris KPU Kota Bandung Agus Priyono dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2013 di Bandung Convention Center (BCC) Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung, Jumat (28/6/2013).

Usai pembacaan berita acara, Ketua KPU Kota Bandung Apipudin mengetuk palu pertanda rapat pleno menyatakan RIDO sebagai pemenang Pilwalkot Bandung 2013. Menurut rencana, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung terpilih akan dilantik pada 16 September 2013 mendatang

Berdasarkan hasil penghitungan KPU, pasangan Ridwan Mail-Oded MD (Rido) dengan nomor urut empat memperoleh 434. 130  suara atau sebesar 45,24 persen. Berikut hasil lengkap penghitungan suara pilwalkot Bandung :
1. Edi Siswadi-Erwan Setiawan 169.526 atau 17,67 persen
2. Wahyudin Karnadinata-Tonny Apriliani 79. 728 atau 8,31 persen
3. Wawan Dewanta-HM Sayogo 17. 901 atau 1,87 persen
4. Ridwan Kamil-Oded M Danial 434. 130 atau 45,24 persen
5. Ayi Vivananda-Nani Suryani 145.513 atau 15,16 persen
6. MQ Iswara-Asep Dedi 73. 617 atau 7,67 persen
7. Budi Setiawan-Rizal Firdaus 26.064 atau 2,72 persen
8. Bambang Setiadi-Alex Tahsin 13.168 atau 1,37 persen

Mengamuk

Saat pembacaan berita acara sempat terjadi insiden karena salah seorang tim kampanye dari pasangan nomor urut satu (Edi Siswadi-Erwan Setiawan) tiba-tiba mengamuk dan menyatakan keberatan atas hasil Pilwalkot Bandung 2013.

Pria bernama Iwan Suhermawan itu berteriak dan menentang hasil pleno. Iwan, yang mengatasnamakan enam kandidat, terus menginterupsi rapat pleno dan berkukuh menolak. Alasan penolakan karena banyak temuan di lapangan, baik menyangkut pelaksanaan Pilwalkot maupun kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh pasangan nomor urut 4.

Sejumlah pasangan calon menilai pelaksanaan Pilwalkot Bandung 2013 diduga terjadi pelanggaran. Gugatan pun siap digulirkan. Kubu pasangan Ridwan Kamil-Oded M Danial (RIDO) pun menghormati reaksi kekecewaan tersebut.

 Ketua Tim Pemenangan RIDO, Haru Suandharu, mengatakan pihaknya menghormati dan mengikuti semua prosesnya. Namun Haru membantah pihaknya melakukan upaya politik uang selama tahapan kampanye lalu. " Kita inginnya pemilu bersih, jujur dan adil," tegas Haru.

Angka Golput

Berdasarkan hasil rekapitulasi yang dilakukan KPU Kota Bandung, jumlah pemilih yang tidak menyalurkan hak pilihnya dalam Pilwalkot Bandung 2013 dengan tidak mendatangi TPS yaitu sebanyak 655.601 orang. Artinya, tingkat golput dalam Pilwalkot Bandung tahun ini mencapai 39,52 persen.

Ketua Pokja Sosialisasi KPU Kota Bandung Evi Ariadne Shinta Dewi menampik anggapan yang dilontarkan tim sukses salah satu kandidat, bahwa kinerja KPU dalam hal sosialisasi sangat timpang dibandingkan dengan anggaran Rp 55,7 miliar yang dikucurkan. Dia menegaskan, meskipun tingkat efektivitas sosialisasi masih dievaluasi, namun sosialisasi sudah dilakukan optimal dengan memanfaatkan beberapa medium.

Evi juga mengatakan, sosialisasi juga telah dilakukan ke kalangan marjinal, kaum difabel, pemilih perempuan, dan ke hampir seluruh lapisan masyarakat. "Sosialisasi yang mengajak seluruh paslon ke enam dapil juga sudah kami lakukan, artinya kami sudah melakukan berbagai cara untuk melakukan sosialisasi," ujar Evi. (don)

540 Aparat Amankan Penghitungan Suara Pilwalkot Bandung 2013

(SJO, BANDUNG) - KPU Kota Bandung akan menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara pemilihan wali kota (pilwalkot) Bandung 2013, di Bandung Convention Center ( BCC) Jl Sokerho- Hatta pada Jumat (28/6). Polrestabes menerjukan 540 personel untuk mengamankan rapat pleno tersebut.

Kabagops Polrestabes Bandung, AKBP Diki Budiman menjelaskan, personel yang dikerahkan sebagian besar adalah pasukan Dalmas dari Polrestabes Bandung dan Polda Jabar.

Pengamanan juga melibatkan unsur TNI dari Kodimtabes Bandung. "Personel dari Kodimtabes membackup kita. Kita juga mendapat bantuan personel Dalmas dari Polda Jabar," katanya kepada para wartawan, Kamis (27/6).

Menurut Diki, untuk mengamankan jalannya rapatnpleno terbuka rekapitulasi, Polrestabes Bandung membuat sistem pengamanan menjadi tiga ring. Ring satu atau utama, kata dia, ditempatkan di dalam ruangan, ring dua di pintu masuk ruangan, dan ring tiga areal parkir gedung BCC.

Ring satu hanya bisa dimasuki terbatas oleh yang memiliki kartu identitas dari KPU Kota Bandung. "Kita juga menerjunkan personel berpakaian preman baik di dalam maupun luar ruangan,"  Kata Diki.

Ketua KPU Kota Bandung, Apipudin, mengatakan, sampai saat ini persiapan teknis rapat pleno rekapitulasi masih terus dilakukan. Ia optimis rapat pleno tersebut akan berjalan sesuai dengan rencana.
Ia mengatakan, untuk ketertiban saat pelaksanaan rekapitulasi, KPU membatasi jumlah tamu undangan yang bisa masuk ke ruangan. "Kita membatasi jumlah undangan yang bisa masuk ke dalam ruangan sebanyak 200 orang. Tiap pasangan calon bisa membawa 10 orang pendukungnya," katanya. (r22)

Hasil Hitung Cepat: Pasangan RIDO Menang Satu Putaran di Pilwalkot Bandung

Minggu, 23 Juni 2013 | 23.18

(SJO, BANDUNG) – Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bandung periode 2013-2018 hampir dipastikan berlangsung satu putaran, dan dimenangkan oleh  pasangan Ridwan Kamil - Oded . Danial. Berdasarkan hasil hitung cepat, pasangan nomor 4 yang diusung Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra ini mengungguli tujuh pasangan lainnya dengan perolehan suara sekitar.44,55 persen.

Hitung cepat oleh Jaringan Survei Indonesia (JSI) tersebut mengambil sampel dari 270 TPS, total suara 62.351. "Kemungkinan dipastikan menang, karena perolehannya suaranya sangat jauh sekali," kata Direktur Riset JSI Eka Kusmayadi kepada wartawan di di Hotel Preanger, Jalan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Minggu (23/6/2013).

Di posisi kedua ditempati pasangan nomor urut 1, yakni, Edi Siswadi - Erwan Setiawan yang diusung Partai Demokrat dengan perolehan 17,63 persen. Kemudian dikuntit pasangan nomor urut 5 yang disusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Amanat Nasional (PAN) dengan perolehan 15,38 persen.

Pasangan independen nomor urut 2, Wahyudin Karandinata-Toni Apriliani menempati urutan empat dengan 8,06 persen. Kemudian, pasangan nomor 6 yang diusung Partai Golkar, yakni, MQ Iswara- Asep Dedi Ruyadi 7,92 persen.

Adapun tiga terakhir pasangan independen, yakni, pasangan nomor urut 7, Budi Setiawan - Rizal Firdaus 2,93 persen. Wawan Dewanta - M Sayogo 8, 06 persen, dan Bambang Setiadi-Alex Tahsin Ibrahim 1,38 persen.

Eka menambahkan, hasil hitung cepat ini menunjukkan warga Bandung ingin perubahan. Sosok intelektual muda di tubuh Ridwan Kamil dinilai cocok untuk membawa Bandung menjadi kota yang lebih baik.
Selain itu, kasus hukum yang secara tidak langsung terkait dengan beberapa pasangan, diduga turut mempengaruhi hasil pemilihan.  Pasangan Ayi dan Nani yang dianggap menjadi pesaing utama dalam beberapa surveinya justru merosot ke peringkat tiga. Diduga hal ini ada kaitannya dengan kasus suap hakim yang menjerat nama Dada Rosada, karena Nani merupakan Istri Dada Rosada. Begitu juga dengan Edi Siswadi yang saat ini bolak-balik ke KPK untuk memberikan kesaksian.

Berikut urutan perolehan suara hasil hitung cepat JSI:
1. Ridwan Kamil-Oded M Danial: 44,57%
2. Edi Siswadi-Erwan Setiawan: 17,64%
3. Ayi Vivananda-Nani Suryani: 15,35%
4. Wahyudin Karnadinata-Toni Apriliani: 8,07%
5. MQ Iswara-Asep Dedi Ruyadi: 7,93%
6. Budi Setiawan-Rizal Firdaus: 2,94%
7. Wawan Dewanta-M Sayogo: 2,16%
8. Bambang Setiadi-Alex Tahsin: 1,34%. (r22)

Polrestabes Sebar Intelejen Cegah Serangan Fajar Pilwalkot Bandung

Sabtu, 22 Juni 2013 | 22.59

(SJO, BANDUNG) - Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Sutarno mengatakan pihaknya mengerahkan sebanyak 1.300 polisi untuk mengamanan pelaksanaan Pilwalkot Bandung. Aparat kepolisian tersebut disebar mengawasi 4.118 tempat pemungutan suara (TPS) yang ada  di 30 kecamatan dan 151 kelurahan.

Pengamanan juga dibantu oleh personel TNI dan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas).  Selain itu, dilakukan patroli aparat gabungan yang melibatkan unsur Polri, TNI, Dishub, dan Satpol PP.  Patroli bersama umtuk memantau kondisi dan situasi tiap wilayah guna memastikan aman serta kondusif.

Polisi juga disiapkan untuk mencegah praktik serangan fajar jelang detik-detik pencoblosan.
Langkah pengamanan khusus ini dilakukan dengan melibatkan fungsi satuan intelijen, dan menyebar anggota polisi di tempat-tempat rawan terjadinya serangan fajar.

"Kami menyebar anggota di tempat yang memiliki tingkat kerawanan terjadi serangan fajar,” kata  Kapolrestabes , Sabtu (22/6/2013).

Menurut Sutarno,  serangan fajar bisa saja terjadi dengan modusnya bervariasi, seperti memberi uang yang terselip dalam amplop, pembagian sembako serta bentuk lainnya dengan embel-embel mengarahkan warga memilih salah satu pasangan calon.  Praktik tersebut bisa dicegah sedini mungkin dengan bentuk pegawasan dari polisi serta masyarakat.  (r22)

ALAK minta Kejati Jabar Usut Aliran Dana Bansos 1,344 Miliar Untuk BCCF

Kamis, 20 Juni 2013 | 18.35

(SJO, BANDUNG) Hari pertama masa tenang dalam Pilwalkot Bandung puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Lembaga Anti Korupsi (Alak) berunjuk rasa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Jalan RE Martadinata, Bandung, Kamis (20/6) Siang.

Aktivis meminta agar Kejati mengusut penerima aliran dana Bantuan Sosial (Bansos) kota Bandung, berdasarkan data temuan 2008-2011 yang ditujukan kepada sebuah Lembaga bernama Bandung Creatif City Forum (BCCF) dengan nilai fantastis 1,344 Miliar.

“Kami dengan tegas meminta kejati jabar mengusut penerima dana Bansos dengan nilai fantastis 1,344 Miliar, bayangkan dana sebesar itu lebih baik dibagikan kepada rakyat tidak mampu dan RT/RW se-kota Bandung, karena mereka lebih membutuhkan” ujar Mulyana Rachman Ketua Aliansi dihadapan wartawan.

Pihaknya merasa banyak yang janggal dalam aliran dana tersebut dan patut dipertanyakan manfaatnya bagi masyarakat Bandung.

“Kami meminta keadilan jangan hanya pemberi dana yang diperiksa, tetapi juga para penikmat-penikmat dan saya yakin aktor intelektual yang dikatakan Kpk (Komisi Pemberantasan Korupsi-Red) pasti akan muncul dan diketahui” jelasnya.

Pengunjuk rasa menolak aksi mereka dikaitkan dengan Pilwalkot Bandung yang memasuki masa tenang untuk menyerang salah satu kandidat “Kami tidak ingin menyerang, hanya saja ada data temuan” pungkas
S Mul lagi.

Setelah berorasi akhirnya para aktivis diterima untuk audiensi oleh pihak Kejati Jabar, seperti diketahui BCCF adalah Lsm yang diketuai RK.(Don)

Tidak Peduli Hasil Survey dan Polling, Ulama Dukung Iswara - Deddy

(SJO, BANDUNG) Ulama Bandung serentak dukung duet Iswara – Deddy (Ide) sebagai Calon Walikota
(Cawalkot )Bandung 2013-2018.

Hal itu diutarakan perwakilan ulama, saat Cawalkot nomor urut 6  datang bersilahturahmi.

“Kami mendukung Iswara – Asep Dedy untuk memimpin kota Bandung lima tahun kedepan” ujar Habib Fahmi bin Salim kepada Seputarjabar bertempat di Café Infinito, Jalan Taman Cibunut Utara No.16, Bandung, Rabu (19/6) dini hari.

Ulama meminta agar pasangan Cawalkot Bandung ini amanah dalam menjalankan roda pemerintahan apabila terpilih nanti.

“Kami hanya minta agar pasangan ini Amanah seamanah mungkin bila terpilih nanti dan jika tidak amanah, kami siap terdepan untuk menagih janji tersebut” tegas Habib.

Ulama berikan dukungan tidak berpatokan kepada hasil Polling ataupun survey "Kami berikan dukungan ini  murni tanpa melihat hasil polling ataupun survey, hasil survey atau polling itu bisa dibuat oleh manusia, tapi ketika para ulama berdo'a dan memohon kepada Allah Swt yang terbaik, Insya Allah" pungkasnya

Usai berbicara pribadi bersama Ulama, puluhan orang pengunjung cafe berebut meminta berfoto bersama Iswara.

Iswara yang mengenakan pakaian batik kuning datang bersama istri, anak dan puluhan pendukungnya usai berkampanye.

Walaupun hasil surveynya jauh dari harapan, hanya keajaiban yang dapat memenangkan pasangan ini.(Don)

Jelang Pemilihan Walikota Bandung, Dukungan kepada Ridwan Kamil Semakin Menguat

(SJO,  BANDUNG) – Posisi Ridwan Kamil semakin menguat menjelang Pemilihan Walikota Bandung periode 2013-2018, pada  23 Juni 2013. Dukungan kepada kandidat nomor urut 4 yang berpasangan dengan Oded M. Danial itu terus mengalir dari berbagai kalangan.

Tokoh Jawa Barat Solihin GP dan Partai NasDem Jawa Barat dan Kota Bandung secara resmi mendukung Ridwan Kamil sebagai calon Wali Kota Bandung. Dukungan disampaikan di DPW Partai NasDem Jawa Barat, Jalan Cipaganti, Kota Bandung, Rabu (19/6).

Ridwan didukung karena dianggap bisa mewakili perubahan di Kota Bandung dan satu visi dengan Partai NasDem. Solihin GP atau yang lebih dikenal dengan sebutan Mang Ihin, menilai bahwa Ridwan merupakan sosok restorasi yang akan membawa Kota Bandung ke arah yang lebih baik.

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, juga memberikan dukungan kepada Ridwan Kamil, karena melihat kualitas kepemimpinan, prestasi, dan keahlian Ridwan yang terbukti diakui secara nasional dan internasional.

Ridwan selama ini diketahui berprofesi sebagai seorang arsitek lokal namun berkelas dunia. Hasil karyanya terbentang mulai dari Jakarta hingga Uni Emirat Arab. Di antaranya Marina Bay Waterfront Master Plan di Singapura, Suktohai Urban Resort Master Plan di Bangkok dan Ras Al Kaimah Waterfront Master di Qatar-UEA.

Di Tanah Air, karyanya terlihat lewat tangan dinginnya mampu menghasilkan bangunan Superblok Rasuna Epicentrum di Kuningan seluas 12 hektar.

"Bukan itu saja, kami (Gerindra) juga menilai Ridwan menunjukan kualitas sebagai pemimpin yang amanah terhadap rakyat dan menjunjung nilai-nilai ideal. Jadi kami yakin Ridwan Kamil mampu memimpin Bandung menjadi kota juara dan kota idaman warga," kata Hashim, di Jakarta, Rabu (19/6).

Dukungan lain datang dari Ketua Lembaga Umar Bin Khatab, Hudaya Prawira, yang menyatakan siap total mendukung Ridwan Kamil. "Setiap hari ada pendukung setia saya yang SMS, mereka tanya harus pilih siapa. Saya meminta mereka dukung Ridwan Kamil menjadi wali kota," ungkap Hudaya dalam jumpa pers yang digelar di Bale Kambang, Jalan Bungursari, Rabu (19/6/2013).

Menurut Hudaya, saat ini Bandung butuh sosok juara. "Saya percaya Ridwan sosok yang memiliki visi menjadikan Bandung seperti yang kita impikan. Serta memiliki misi untuk mewujudkan social welfare. Saya mengetahui Ridwan sebagai visioner yang menghasilkan karya-karya profesional seperti Mesjid Merapi, Museum Tsunami, Sekolah Anti Gempa dan lainnya," ucap Hudaya.

Posisi Ridwan Kamil sebagai kandidat walikota Bandung paling popular juga tampak dari hasil survei Pusat Penelitian Kebijakan Publik dan Kewilayahan, Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) Unpad. Kandidat nomor urut 4 ini menduduki peringkat tertinggi, yakni 31,5 persen.
Di posisi kedua, disusul oleh Ayi Vivananda-Nani Suryani sebesar 31,5 persen. Posisi ketiga, Edi Siswadi-Erwan Setiawan sebesar 24,7 persen, Iswara-Asep Dedi Ruyadi sebesar 6,5 persen, Bambang Setiadi-Alex Tahsin 1,5 persen, Budi Setiawan-Rizal Firdaus 0,8 persen, Wahyudin-Toni Apriliani 0,7 persen, Wawan Dewanta-Sayoga 0,4 persen dan yang belum menentukan pilihan 1,5 persen.

Menurut Kepala Puslitbang Kebijakan Publik dan Kewilayahan LPPM Universitas Padjadjaran, Dede Mariana, dari sisi elektabilitas, pasangan calon wali kota/wakil wali kota Ridwan Kamil-Oded M Danial masih tetap unggul dengan perolehan sebesar 30,4 persen, sedangkan pasangan Ayi-Nani hanya memperoleh 26,7 persen. 

Hasil polling Seputar Jabar Online juga menunjukan tingginya pemilih kepada Ridwan Kamil-Oded M Danial dibandingkan pasangan Ayi-Nani sebagai pasangan kandidat dari jalur parpol. Ridwan Kamil-Oded M Danial mendapat dukungan 26 persen, sedangkan Ayi-Nani 15%. Sementara dari jalur perseorangan, kandidat paling popular adalah pasangan Budi Setiawan-Rizal Firdaus dengan perolehan 43 persen.

Pikada Kota Bandung dijadwalkan digelar 23 Juni 2013 di 4.119 TPS, sedangkan jumlah pemilih berdasarkan rekapitulasi terakhir sebanyak 1.658.808 hak pilih. Pilwako kali ini diikuti 8 pasangan calon. (r22/don/dbs)

Anis Mata Bakal Jadi Jurkam Pasangan RIDO

Sabtu, 01 Juni 2013 | 17.09

(SJO, JAKARTA) - Presiden PKS, Anis Matta, dipastikan akan jadi juru kampanye (jurkam) pasangan Ridwan Kamil-Oded Danial (Rido) saat kampanye Pilwalkot Bandung 2013. Masa kampanye akan berlangsung 6-19 Juni mendatang.

"Saya sendiri akan turun (jadi jurkam), insya Allah," kata Anis di Bandung, Jawa Barat, Jumat (31/5/2013).

Selain dirinya, Anis juga menjanjikan akan menurunkan beberapa orang dari DPP PKS untuk jadi jurkam Rido. Mereka yang akan diturunkan adalah kader yang berusia muda. "Karena yang kita usung pasangan muda, insya Allah yang turun juga tim muda," ucapnya.

Dia pun mengumbar pesona Rido. Menurut Anis, pasangan Rido adalah sosok yang tepat untuk jadi pemimpin di Kota Bandung. Mereka dinilai mampu mengembalikan Kota Bandung pada kejayaan seperti dulu.

"Kita perlu mengembalikan martabat Kota Bandung benar-benar sebagai kota internasional. Menurut saya, yang mampu melakukan re-desain terhadap Kota Bandung adalah pasangan ini," jelas Anis.

Pasangan Rido maju pada Pilwakot Bandung 2013 dengan nomor urut 4. Pasangan ini didukung PKS dan Gerindra. (tbt)

Wamenkum HAM: Dana Kampanye Calon Kepala Daerah Wajib Diaudit

Senin, 27 Mei 2013 | 23.09

(SJO, BANDUNG) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung menggelar diskusi bertajuk 'Mewujudkan Pemilukada Yang Bersih Dari Politik Uang Untuk Menghasilkan Kepala Daerah Yang Tidak Koruptif”, di rumah makan D'Palm, Jalan Lombok, Kota Bandung, Senin (27/5/2013).

Menurut Ketua KPU Kota Bandung, Apipudin, diskusi ini diadakan untuk pengayaan bukan untuk menghakimi para pasangan calon yang bersaing di Pemilihan Walikota Bandung 2013 mendatang.
Hadir sebagai pembicara dalam acara tersebut Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana, serta dua pengamat politik yakni Fajroel Rahman dan Yudi latief.

Menurut Denny Indrayana, dana kampanye setiap calon wajib diaudit oleh akuntan publik, sehingga hasil pemilukada tidak tercemari oleh politik uang dan kemungkinan indikasi korupsi.

Untuk mewujudkan pemilu dan pilkada yang bersih dari kasus hukum pemerintah terus melakukan regulasi, selan untuk memudahkan pengawasan juga dalam rangka meningkatkan pendidikan politik.  “Terkait dana kampanye, dari waktu ke waktu kita memiliki aturan pembatasan dana masuk. Tetapi dana keluar kita agak sulit dibatasi,” ujar Wamenkum HAM.

Usai acara diskusi, Ketua KPU Kota Bandung, Apipudin, mengatakan, persiapan pelaksanaan Pilwalkot Bandung berlangsung lancer sesuai tahapan yang telah disusun. Dana untuk keperluan logistik sudah didistribusikan ke tingkat kecamatan dan kelurahan. “Tinggal untuk petugas di tempat pemungutan suara yang belum, karena memang belum diperlukan,” katanya. (SayahAndi)

Kampanye Pilwalkot Bandung Mulai 6 Juni 2013

Rabu, 22 Mei 2013 | 00.03

(SJO, BANDUNG) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung menetapkan Kampanye Pemilihan Wali Kota Kota (Pilwalkot) Bandung 2013 akan dimulai 6 hingga 19 Juni mendatang. KPU juga telah membagi zona kampanye dalam delapan zona.

Menurut Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Kampanye KPU Kota Bandung Rifqi ALi Mubarok, Agenda kampanye akan dimulai dengan pemaparan visi misi masing-masing calon di hadapan anggota DPRD Kota Bandung, kemudian dilanjutkan dengan deklarasi kampanye damai.

Zona kampanye dibagi berdasarkan jumlah kandidat yang bertarung di Pilwalkot Bandung 2013.  Ada dua tipe kampanye yaitu kampanye tertutup dan kampanye terbuka. Kampanye terbuka akan dilaksanakan pada tanggal 8 hingga 16 Juni yang setiap kandidat mendapat giliran satu kali, kecuali tanggal 13 karena bertepatan dengan pelantikan gubernur Jabar.

Jadwal kampanye masing-masing kandidat adalah sbb:
8 Juni 2013 - Nomor urut 1
9 Juni 2013 - Nomor urut 8
10 Juni 2013 - Nomor urut 3
11 Juni 2013 - Nomor urut 7
12 Juni 2013 - Nomor urut 4
14 Juni 2013 - Nomor urut 2
15 Juni 2013 - Nomor urut 6
16 Juni 2013 - Nomor urut 5

Pelaksanaan kampanye terbuka kami di Lapangan Gasibu.

Pelaksanaan kampanye tertutup mulai 7-19 Juni 2013, dengan pembagian zona sbb:

Zona I : Sukasari, Sukajadi, Cicendo, Andir
Zona II : Cidadap, Coblong, Sumur Bandung, Bandung Wetan
Zona III :Cibeunying Kaler, Cibeunying Kidul, Antapani, Mandalajati
Zona IV : Lengkong, Batununggal, Kiaracondong
Zona V : Arcamanik, Cinambo, Ujungberung, Cibiru,
Zona VI : Panyileukan, Rancasari, Gedebage
Zona VII : Buahbatu, Bandung Kidul, Regol, Astanaanyar
Zona VIII : Bojongloa Kidul, Bojongloa Kaler, Babakan Ciparay, Bandung Kulon

Menurut Rifqi, penetapan jadwal dan zona kampanye tersebut telah disetujui tim sukses pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Bandung. (R22)

KPU Tetapkan 8 Pasangan Calon Walikota Bandung

Rabu, 08 Mei 2013 | 15.17

(SJO, BANDUNG) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung menetapkan delapan pasangan calon untuk Pemilihan Wali Kota Bandung 2013. Putusan ditetapkan dalam rapat pleno, di Kantor KPU Kota Bandung, Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Jawa Barat, Selasa, (7/5/2013).

Menurut Ketua KPU Kota Bandung, Appipudin, kedelapan pasangan calon Pilwalkot 2013 itu telah memenuhi berbagai persyaratan,  seperti verifikasi data faktual, jumlah dukungan, pemeriksaan tes kesehatan, dan masalah administrasi.

Delapan kandidat Pilwalkot Bandung ini terdiri empat pasangan dari jalur parpol yaitu, Edi Siswadi - Erwan Setiawan, yang diusung Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan. Lalu, pasangan Ayi Vivandana-Nani Suryani Rosada, diusung PDI Perjuangan dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Pasangan ketiga, Ridwan Kamil- Oded M. Danial diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sedangkan pasangan keempat, M. Qudrat Iswara-Asep Dedy Ruyadi diusung Partai Golkar, Partai Damai Sejahtera dan 15 parpol nonparlemen.

Kandidat dari jalur perseorangan terdiri pasangan Budi Setiawan-Rizal Firdaus, Wawan Dewanta-M Sayogo, Bambang Setiadi-Alex Tahsin, dan Wahyudin Karnadiata-Tony Apriliani.

Masa kampanye para calon berlangsung 6 sampai 9 Juni 2013. Sedangkan pelaksanaan Pemilihan Wali Kota Bandung akan dilangsungkan pada 23 Juni 2013. (don)

Ridwan Kamil Sumbang Gerobak Buku

Jumat, 12 April 2013 | 01.17

(SJO, BANDUNG) - Bakal Calon Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, menyumbang gerobak buku atau perpustakaan keliling untuk warga RT 03 RW 05 Kelurahan/Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung.

Saat menyumbangkan gerobak yang berisi buku bacaan untuk anak SD, Ridwan didampingi politisi Gerindra Rachel Maryam. Lokasi RT 03 tersebut tepatnya di Jalan Caringin dan masuk Gang Lumbung IV, Kamis (11/4/2013).

Gang yang lebarnya kurang lebih hanya satu meter, maka untuk membawa gerobak buku Ridwan Kamil mendorongnya dari jalan raya hingga sampai ke lokasi. Saat mendorong itulah Rachel Maryam yang juga anggota DPR RI turut membantunya.

Mereka tiba di lokasi sekira pukul 16.00 WIB dan disambut seratusan warga Lokasi RT 03 di sebuah tempat terbuka mirip lapangan voli. Warga, terutama anak-anak berkumpul di tanah lapang tersebut.

Mereka juga mendirikan panggung sederhana yang beratapkan terpal. Saat Ridwan dan Rachel tiba di lokasi, warga yang berkerumun sedikit gaduh. Ridwan dan Rachel mendorong gerobak warna biru yang memiliki dua lantai berisi buku-buku.

Gerobak yang ukurannya sebesar gerobak bakso tersebut juga memiliki beberapa laci sebagai tempat penyimpanan. Ibu-ibu pengajian pun menyambut Ridwan yang mengenakan kemeja terang dan Rachel yang mengenakan kerudung dan baju hijau muda dengan lantunan salawat.

“Perkenalan, saya Ridwan Kamil atau Kang Ridwan, bersama Teh Rachel Maryam. Kami berdua ke sini ingin berbagi, karena jumlah anak-anak di sini banyak sekali. Untuk Indonesia pintar, anak-anaknya harus rajin membaca. Maka anak-anak perlu buku. Kalau tak punya buku, maka ada perpustakaan. Jika tidak ada perpustakaan, bisa pakai perpustakaan keliling ini,” kata Ridwan, yang diamini Rachel Maryam, Kamis (11/4/2013).

Ridwan menjelaskan, gerobak buku tersebut bisa menjelajah ke gang-gang yang ada di RT 03 RW 05. Gerobak buku itu dapat berhenti di mana saja untuk menjumpai anak-anak yang ingin membaca buku.

Perpustakaan keliling itu diserahkan kepada Ketua RW Aden Tisna yang diwakili Edi. Ridwan berharap, RW dapat mencari relawan untuk mengelilingkan gerobak buku tersebut, minimal tiap sore.

 “Mudah-mudahan perpustakaan keliling ini menjadi yang pertama di Bandung untuk Babakan Ciparay. Jadi kalau lihat saya di poster jangan lupa ya. Ini kadeudeuh dari saya untuk tempat kelahiran. Ini karya anak-anak kreatif Bandung,” paparnya.

Selanjutnya Ridwan dan Rachel mengajak masyarakat untuk meneriakan semboyan "Bandung Juara".  Setelah itu, Rachel memimpin nyanyi lagu “Halo-halo Bandung.”. (R02)

Komposisi dirubah ADR Calon Bandung II, Iswara Bandung I

Minggu, 17 Maret 2013 | 21.47


(SEPUTARJABAR.COM, BANDUNG) Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung Asep Dedy Ruyadi (ADR) bersama Qudrat Iswara mendaftar ke KPU Kota Bandung, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, Minggu (17/03.2013).

Sebelumnya santer kabar bahwa Asep batal mendaftar pasca berpalingnya Edi Siswadi ke partai berlambang Mercy, kedatangannya bersama Iswara menepis semua dugaan yang beredar.

Setelah melalui penggodogan yang matang dan petunjuk dari pusat, akhirnya Partai berlambang pohon beringin itu tetap melaju di Pilwalkot Bandung 2013.

Sebelumnya digadang-gadang ADR bakal Walikota, sekarang komposisi dirubah. Iswara menjadi Calon Bandung I dan ADR Bandung II.

ADR hingga saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, sedangkan Iswara adalah sekretaris DPD Partai Golkar Jabar dan Ketua Komisi D.(Don/Ww)

Ayi Jokowinya Bandung


(SEPUTARJABAR.COM, BANDUNG) Ayi Vivananda (AV) resmi berduet di pertarungan politik Calon Walikota Bandung (Cawalkot) 2013, dengan didampingi Nani Dada Rosada sebagai wakilnya.

Dalam tarung ini PDI-P didampingi PAN yang dipercaya duduk sebagai wakilnya, deklarasi ini juga sebagai simbol kekuatan solid koalisi, apalagi dengan figur yang bersih juga dekat dengan rakyat.

“Bandung memerlukan tokoh yang bersih dan dekat dengan rakyat” sekilas penggalan pidato ketua PAN Kota Bandung Juniarso Ridwan atau akrab disapa Kang Juni, dalam acara Deklarasi di Gedung Olah Raga (GOR) Pajajaran, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Minggu (17/03/2013).

Deklarasi pasangan ini sekaligus menjawab teka teki pendamping Bakal Calon Wakil Walikota dan dengan perahu apa yang akan digunakan nanti, akhirnya jawaban terkuak sudah, Nani yang juga istri dari walikota bandung dua periode ini resmi melaju dari PAN.

Juni optimis pasangan Ayi-Nani akan mendayung perhatian masyarakat , apalagi AV yang doyan kukulusukan, pasti akan mendapatkan tempat di hati masyarakat.

”Apalagi ayi ini suka blusukan atau kukulusukan dalam bahasa sunda, bisa dibilang ayi jokowinya bandung” ujar pria berkumis ini disambut riuhan tepuk tangan ratusan pendukungnya.

Di tengah acara perwakilan simpatisan menyerahkan sumbangan berupa uang tunai sebesar 20 Juta Rupiah sebagai rasa peduli dan wujud militansi terhadap pasangan ini.

Selanjutnya pasangan Ayi-Nani tanpa iring-iringan berangkat mendaftar ke KPU Kota Bandung.(Don)

Edi Siswadi Gandeng Erwan Setiawan Maju Pilwalkot Bandung

(SEPUTAR JABAR ONLINE, BANDUNG) – Edi Siswadi dan Erwan Setiawan mendeklarasikan diri sebagai pasangan calon walikota dan calon wakil walikota Bandung, di Ballroom Hotel Savoy Homan Bandung, Jumat (15/3/2013) sekitar pukul 19.35 WIB malam.

Acara dihadiri lebih 500 simpatisan, dan diawali pembacaan doa oleh Ustad Asep Olih Firdaus, dilanjutkan penampilan rampak kendang.  Sebelum deklarasi, perwakilan partai pengusung tampil menyampaikan dukungan, diawali PPRN, PKB, PBB, PKP, HANURA, PPP, dan yang terakhir Partai Demokrat. Pernyataan dukungan ditandai penandatanganan kesepakatan, yang diikuti perwakilan seluruh partai pengusung. 

Saat memberikan sambutan, Edi Siswadi memperkenalkan “Eswan” sebagai sebutan pasangan keduanya, dan  menyatakan kesiapan untuk  maju sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Bandung 2013 – 2018. Edi menegaskan, pencalonannya di ajang Pilwalkot Bandung 2013 untuk menginspirasi dan mengabdi kepada rakyat Bandung.

Erwan Setiawan yang memberikan sambutan setelah Edi Siswadi, menyatakan pencalonan keduanya sebagai titik awal untuk membangun dan memajukan Bandung agar menjadi lebih maju dibandingkan kota- kota lainnya.

Di ahir acara deklarasi, penyanyi Agus Jabrig tampil membawakan lagu berjudul “Saur kang Edi Siswadi”. (Sayah Andi)

Edi Siswadi-Erwan Setiawan Ajak Warga Bandung "Beberes"

(SEPUTAR JABAR ONLINE, BANDUNG) – Pasangan Edi Siswadi-Erwan Setiawan mengusung slogan “Beberes” (Bekerja Bareng Edi Siswadi dan Erwan Setiawan) untuk maju di Pilwalkot Bandung 2013. Slogan tersebut diperkenalkan dalam konferensi pers usai deklarasi, Jumat (15/3/2013) malam.

Menurut Edi Sis, Bandung merupakan kota kreatif yang tidak hanya menginspirasi warga Bandung, tetapi juga kota-kota lain bahkan dunia. Agar kota Bandung menjadi lebih baik, akan mengajak warga bekerja bersama-sama dengan kebijakan terbuka.

Edi berjanji melayani dan memenuhi aspirasi warga. Juga berupaya mengatasi berbagai masalah yang dihadapi Kota Bandung seperti kemacetan dan banjir. Dalam melaksanakan program pembangunan juga akan menempatkan warga sebagai pelaku, bukan sekedar penonton saja. Karena itu, masyarakat akan diberikan akses untuk memonitor besaran APBD dan alokasi programnya.

Kedua pasangan ini menawarkan program untuk perbaikan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan harkat dan martabat warga, menata infrastruktur, menata fasilitas – fasilitas yang memadai, sehingga membuat kota menjadi nyaman, memberikan harapan terhadap masa depan bagi anak–anak, jaminan hidup yang lebih baik lagi, membuat kota yang layak untuk dikunjungi, membuat terkesan, nyaman, mengambil sebuah kenangan bagi pengunjung, kota tujuan investasi oleh karena itu perbaikan pelayanan yang cepat, mudah, murah.

Visi yang akan di usung oleh kedua pasangan calon ini adalah mewujudkan kota bandung sebagai kota jasa yang kreatif dan berdaya saing. Sedangkan misinya adalah meningkatkan daya saing melalui penyediaan infrastruktur yang memadai, meningkatkan kualitas serta kelola pemerintahan yang berorientasi pelayanan public, memantapkan reformasi birokrasi untuk mewujudkan pemerintahan yang bebas KKN, meningkatkan kegiatan masyarakat melalui program pengembangan kewirausahaan, membangun budaya kreatif untuk mendukung industry kreatif yang semakin kompetitif.

Diantara sejumlah program unggulan yang akan disampaikan kepada masyarakat adalah alokasi dana 1 (satu) milyar untuk setiap kelurahan dalam rangka pemberantasan kemiskinan, perluasan akses internet bagi seluruh warga kota bandung, peningkatan kegiatan bagi 62.000 warga miskin melalui bantuan pangan dan bantuan modal usaha, perbaikan 10.000 rumah penduduk miskin yang tidak layak huni, memberikan layanan dan pasokan air bersih untuk 150.000 kepala keluarga yang belum tersambung PDAM, sekolah gratis mulai dari SD, SMP, SMA dan SMK, bantuan modal untuk 50.000 rintisan usaha dan UKM.

Juga revitalisasi dan penataan PKL terutama di Gasibu, Cicadas, Alun-alun,  dan Otista. Selain itu,  pembangunan sport centre untuk persiapan PON 2016, pembangunan pusat wisata budaya (Bandung Art Centre), pembangunan sistem transportasi massal, perbaikan lingkungan pemukiman berbasis komunitas, membangun gedung pusat kreatifitas masyarakat, revitalisasi pasar–pasar tradisional, mencetak 200.000 lapangan pekerjaan baru bagi warga kota, pelayanan kesehatan gratis bagi 750.000 warga kota, penyediaan bis sekolah gratis bagi para pelajar, pemberian beras gratis bagi 62.000 warga miskin, pemberian beasiswa untuk 5000 mahasiswa yang tidak mampu, pelatihan ketenagakerjaan bagi 50.000 bagi warga kota yang masih menganggur. (Sayah Andi)

Golkar Memanas, Pencalonan Asep Dedi Terganjal Iswara

Jumat, 15 Maret 2013 | 04.44

(SEPUTAR JABAR ONLINE, BANDUNG) – Jelang penutupan pendaftaran calon walikota Bandung pada Minggu (17/3/2013), suhu politik di internal Partai Golkar memanas. Posisi Ketua DPD Golkar Kota Bandung, Asep Dedi Ruyadi, yang semula hendak mencalonkan diri, tergeser oleh Sekretaris Partai Golkar Jabar, Muhammad Qudrat Iswara.

Iswara mengaku telah mendapat restu dari empat petinggi DPP Partai Golkar, yakni Ketua Umum Aburizal Bakrie, Wakil Ketua Umum Agung Laksono dan Sharif Cicip Sutarjo, serta Sekretaris Jenderal Idrus Marham.

Menurut ujar Ketua Komisi D DPRD Jabar ini, DPP juga menyerahkan kepada dirinya untuk segera mencari partai koalisi, karena Golkar tidak mempunyai jumlah kursi yang cukup untuk maju sendiri.

Untuk pendamping sebagai calon wakil walikota, sudah mengemuka tiga nama yang sedang dipertimbangkan untuk dipinang. Masin-masing adalah Nani Rosada (istri Wali Kota Bandung), presenter Tina Talisa, dan Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kota Bandung Dandan Riza Wardhana.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Bandung Asep Dedi Ruyadi mempertanyakan pernyataan  Iswara soal dukungan DPP untuknya menjadi calon walikota Bandung.

"Kami akan ke Jakarta untuk mempertanyakan mengapa tiba-tiba muncul nama Iswara. DPP juga perlu mendengarkan pendapat pengurus DPD Kota Bandung," ujar Asep dalam jumpa pers di kediamannya,  di  Cibaduyut, Bandung, Kamis (14/3/2013).

Sebelumnya Golkar dikabarkan akan mengusung Asep Dedi Ruyadi di ajang Pilwalkot Bandung 2013. Bahkan sempat mengemuka pasangan Edi Siswadi-Asep Dedi Ruyadi. Namun beredar pula kabar kalau Edi Siswadi malah dipasangankan dengan Erwan Setiawan dari Partai Demokrat. (R02)

Syarat Mininal Dukungan Calon Perseorangan 80.678 Orang

Minggu, 10 Februari 2013 | 02.46

(SEPUTARJABAR.COM, BANDUNG)--KPU Kota Bandung menetapkan dukungan minimal sebanyak 80. 678 orang yang harus dimiliki pasangan calon Wali kota dan Wakil Wali kota Bandung dari jalur perseorangan. Jumlah itu merupakan tiga persen dari jumlah penduduk kota Bandung yang mencapai 2. 689.267 orang berdasarkan Data Agregat Kependudukan Kecamatan (DAK2).

Demikian kata Ketua KPU Kota Bandung Apipudin saat menyampaikan sosialiasasi mekanisme pencalonan Wali kota dan Wakil Wali kota dari jalur perseorangan di Aula KPU Kota Bandung, Jalan Soekarno Hatta No.260, Rabu (6/2/13).

Dia menambahkan, KPU mengundang para bakal calon dari jalur perseorangan untuk bersama menjalin komunikasi mengenai ketentuan perundang-undangan yang mengatur Pemilukada.

"Hari ini komunikasi dilakukan untuk menyamakan penafsiran atas undang-undang dan regulasi yang dipakai dalam Pemilihan Wali kota dan Wakil Wali kota (Pilwakot) Bandung 2013,"katanya.

Dalam sosialisasi tersebut, hadir tiga sejumlah pasangan bakal calon dari jalur perseorangan seperti Wawan Dewanta dengan Muhammad Sayogo, Ema Kertabudi dengan Khaidir, Bambang Setiadi dengan Alex Tahsin Ibrahim serta Wahyudin Karnadinata dengan Toni Apriliani. Mereka hadir didampingin oleh masing-masing tim sukses.

Lebih lanjut, Apipudin menuturkan, sosialiasi mekanisme pencalonan kandidat wali kota dari jalur perseorangan pun merupakan langkah awal sebelum KPU Kota Bandung mengumumkan di media massa mulainya penyerahan dukungan calon Wali kota dan Wakil Wali kota Bandung dari calon perseorang yang akan dilaksanakan pada 8-9 Februari 2013.

"Lalu, pada 10-14 Februari 2013, KPU Kota Bandung menerima penyerahan dokumen dukungan tersebut,"ujar Apipudin.

Sementara itu, Evie Ariadne Shinta Dewi selaku Ketua Pokja Pencalonan KPU Kota Bandung menuturkan, dengan adanya sosialiasi KPU Kota Bandung sudah bisa mengintip partisipasi warga yang berkeinginan untuk mencalonkan diri menjadi calon Wali kota Bandung 2013. (r01)

Geliat Pilwalkot Bandung 2013 Calon Populer Siapkan Strategi

Minggu, 13 Januari 2013 | 08.55

(SEPUTARJABAR.COM, BANDUNG) Setelah tahapan sosialisai Pilwalkot Bandung 2013 sudah mulai di sebarluaskan oleh KPU Kota Bandung. Masing-masing kandidat populer sudah mulai mempersiapkan strateginya.

Bakal Calon Walikota Asep Dedy Ruyadi akrab disapa ADR ini sudah mempersiapkan semenjak beberapa bulan yang lalu, terutama dalam menarik simpati masyarakat.

“Mudah-mudahan tidak ada masalah dalam pengertian kita berjalan apa adanya saja, yang penting kita bicara pro rakyat. Kita bergerak dengan rakyat sehingga rakyat pun merasa kita dekat dengan rakyat” ujar ADR yang juga Wakil Ketua Dprd Kota Bandung kepada seputarjabar.com, beberapa waktu yang lalu di Gedung Sabuga, Bandung.

Untuk mesin partai sendiri Asep Dedy Ruyadi mengatakan kesiapannya, agenda berjalan.

“Insya allah kita sekarang mengadakan Rakerdes di 60 kelurahan dan mudah-mudahan sebelum pilkada beberapa sudah selesai, dan kita juga akan mengadakan Roadshow dilapangan”  jelasnya.
Slogan untuk menarik masyarakat sendiri ADR sudah menyiapkan salah satunya “Cintailah Perubahan
Bersama Mang Asep Dedy Insya allah Amanah”.

Calon populer Ayi Vivananda menyerahkan kepada keputusan Partai “ ada beberapa calon tapi saya serahkan kepada partai. Tergantung partai bila saya dicalonkan, saya Maju”.(Don)

Edi Siswadi Apresiasi Dukungan Maju di Pilwalkot Bandung 2013

(SEPUTARJABAR.COM, BANDUNG) Edi’siswadi Fans Club (E’sis FC)  menggelar deklarasi untuk mendukung Edi Siswadi untuk maju dalam Pilwalkot Bandung 2013 nanti,  E’sis yang diketuai Aminudin ini mengakomodir masyarakat Kota Bandung yang ingin mendukung Edi Siswadi, bertempat di Jalan Asia Afrika, Bandung, Sabtu (12/1) malam.

Menanggapi banyaknya dukungan dari berbagai elemen yang ditujukan kepada dirinya, Edi Siswadi memberikan apresiasinya.

“Hari ini saya diundang berbagai komunitas. Saya merasa tersanjung ini apresiasi, atas prakarasa inisiatif mereka, Tumbuh dari bawah keinginan-keinginan untuk mengusung saya untuk bandung yang lebih baik lagi ke depan” Ujar Edi Siswadi yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung kepada seputarjabar.com.

Mengenai slogan yang akan digunakannya nanti E’sis mengatakan akan memakai Untuk Bandung Lebih Baik dan Memahami Keinginan Rakyat.

“Untuk Bandung Lebih Baik dan Memahami Rakyat,  jadi untuk bandung lebih baik harus tahu keinginan rakyat” Ungkapnya.

Mengenai kendaraan politik dan pasangan calon yang akan digunakan dan mendampinginya saat maju di Pilwalkot Bandung 2013 nanti, E’sis mengatakan sedang berproses.

“Untuk perahu sedang berproses lah insya allah pada saatnya ada kekuatan partai yang akan mengusung dan untuk pasangan calon wakil sendiri belum terpikirlah tapi insya allah sudah ada”

Medio Maret  2012 lalu Bandung Media Citra (BMC) yang digawangi Zaenal Muttaqien mengadakan riset survey untuk dijadikan Polling berdasarkan angka Popularitas. Dalam hasil survey versi BMC nama Edi Siswadi menempati urutan teratas, disusul Ayi Vivananda, Asep Deddy Ruyadi, dan AA Tarmana.

“Hasil riset ini melihat angka popularitas dari masing-masing figur, yang mana lebih dikenal. Metode yang digunakan simple” ujar Zaenal Muttaqien.

Pentingnya sosialisasi KPU Kota Bandung kepada masyarakat menjadi peran penting untuk menekan angka Golput.(Don)


Diberdayakan oleh Blogger.