Netty Heryawan Lantik Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda KBB

Kamis, 25 Juli 2013 | 03.48

(SJO, KBB) Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan melantik Ny. Dra. Hj. Elin Suhariah Abu Bakar sebagai Ketua TP PKK & Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kab. Bandung Barat di Kantor Kab. Bandung Barat, Rabu (24/7). Dalam sambutannya,  Netty berpesan semoga dapat melaksanakan amanah dengan sebaik mungkin menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Dikatakan Netty, TP PKK bukan organisasi yang baru tetapi sebuah gerakan nasional masyarakat yang berasal dari bawah yang berarti dari masyarakat untuk masyarakat. Keberadaan PKK dalam masyarakat sebagai penggerak, penyuluh, dan  pencatat sederhana adalah mitra pemerintah.  "Fokus PKK adalah untuk melahirkan ketahanan keluarga yang kelak akan melahirkan ketahanan bangsa,” ujar Netty.

Bupati Kabupaten Bandung Barat Bakar mengatakan dalam sambutannya, posisi PKK adalah sebagai mitra terbaik bagi pemerintah dalam pembinaan dan kesejahteraan masyarakat Kab. Bandung Barat.

"Dengan adanya 10 program dari PKK dapat mendukung upaya pemerintah dalam pembangunan, kemandirian, kemajuan dan kesejahteraan keluarga. Berharap dengan masa bakti selanjutnya akan dapat lebih baik lagi dalam membangun keluarga yang sehat dan sejahtera,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Abu Bakar juga memberikan apresiasi pada Dekranasda KBB. "Peran Dekranasda penting sebagai pembinaan dalam hal kreasi dan potensi Kab. Bandung Barat sehingga produk yang dihasilkan mampu bersaing dalam hal kualitas dan kuantitas," tuturnya.

Dirinya juga menyoroti perlu adanya kerjasama dari seluruh stakeholder dan masyarakat dalam melaksanakan tugasnya. "Dekranasda diharapkan dapat dijadikan rumah bagi para pengrajin untuk pembinaan kepada para pengrajin. Dengan adanya peluang-peluang pekerjaan dalam membuat kerajinan melalui pembinaan semoga dapat meningkatkan pendapat daerah," paparnya.(Rls/by)

Bupati Bandung Barat Terpilih Dilantik 17 Juli

Selasa, 04 Juni 2013 | 23.31

(SJO, BANDUNG BARAT) – Pelantikan pasangan bupati dan wakil bupati Bandung Barat terpilih, Abubakar-Yayat T Soemitra, dijadwalkan akan digelar pada 17 Juli 2013. Pasangan calon nomor urut 5 ini dinyatakan sebagai pemenang dalam Pemilukada Kabupaten Bandung Barat, dengan perolehan 387.901 suara atau sekitar 49,99 persen.

Ketua KPU KBB, Asep Mamat, mengatakan pihaknya telah menyampaikan hasil penetapan bupati dan wakil bupati KBB terpilih kepada semua pihak yang berkepentingan khususnya kepada gubernur dan DPRD Jabar serta bupati dan DPRD KBB terkait pasangan calon terpilih.

Menurut Asep, KPU telah menunggu berbagai pihak yang merasa tidak puas atau keberatan atas perolehan suara dan hasil pemilukada KBB untuk mengajukan gugatan ke MK. "Hingga batas waktu terakhir (Rabu,29 Mei) untuk pengajuan gugatan ke Mahkamah Konstitusi, ternyata tidak ada pihak yang mengajukan gugatan," katanya.

Asep menambahkan, setelah menetapkan serta menyerahkan hasil pemilukada KBB kepada mendagri melalui gubernur, agenda selanjutnya yakni melantik pasangan terpilih sebagai bupati dan wakil bupati KBB periode 2013-2018. Pelantikan direncanakan akan dilakukan oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara di 16 kecamatan yang ditetapkan pada Jumat (24/5) lalu, pasangan Abubakar-Yayat T Soemitra memperoleh suara sebanyak 387.901 pemilih. Diikuti pasangan nomor urut 4, Erni R Ernawan-Samsul Ma'arif  yang mengantongi 152.229 suara.  Posisi ketiga adalah pasangan Aep Nurdin-Kosasih, dengan perolehan 102.581 suara.

Selanjutnya, pasangan Djamu Kertabudi-Agus Yasmin menempati posisi keempat dengan jumlah perolehan suara 89. 934. Sedangkan  posisi paling bontot diduduki pasangan calon independen Panji Tirtayasa-Kusna Sunardi,  dengan perolehan 22. 915 suara. (r22)

Polisi Belum Temukan Pencuri Pemantau Gunung Tangkuban Parahu

Kamis, 23 Mei 2013 | 18.03

(SJO, BANDUNG) – Sampai Kamis (23/5/13) sore, Polisi belum berhasil menemukan pencuri peralatan pemantau gempa Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu, yang raib Selasa (21/5/13) sore. Perangkat milik Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi yang hilang tersebut terdiri 1 unit Seismometer beserta kabelnya sepanjang 5 meter, dan sebuah accu basah 12. Seluruh barang ditaksir berharga Rp 90 juta.

Juru bicara Polda Jawa Barat Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan, kasus [emcurian tersebut masih dalam penyelidikan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk saksi pelapor petugas pos pantau Gunung Tangkuban Ilham dan Endang.

Kawasan Gunung Tangkuban Parahu merupakan taman wisata yang dikelola PT Graha Rani Putra Persada. Saat Lebaran tahun 2012 dan Februari lalu sempat dinyatakan berstatus waspada dan ditutup untuk umum. (R22)

Korban Kampanye Hitam, Aher Ajak Kandidat Lain Sportif

Sabtu, 16 Februari 2013 | 18.07

(SEPUTAR JABAR COM, BANDUNG BARAT) - Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat 2013-2018 Ahmad Heryawan akhirnya bersuara. Setelah menjadi bulan-bulanan kampanye hitam, di Desa Mukapayung, Kecamatan Cililin, pada Jumat (15/2), Heryawan menegaskan pentingnya sportivitas di arena pesta demokrasi.

"Kemarin ada seminar di tempat tertentu. Ada peluncuran buku. Ada selebaran macam-macam. Mereka terus melakukan tindakan (kampanye hitam). Padahal kita ingin membangun demokrasi yang fair," tandas Heryawan menjawab wartawan.

Di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Cagub Ahmad Heryawan --yang disapa Aher-- menggelar serangkaian kampanye menyapa di pasar dan pemukiman warga di Kecamatan Batujajar dan Cililin.

Aher mengatakan, pembunuhan karakter terhadap dirinya telah berlangsung sejak beberapa bulan sebelum masa kampanye resmi Pilgub Jabar 2013. Dan, berlanjut hingga masa kampanye resmi digelar mulai 7 Februari lalu.      

"Saya sih mengingatkan kepada mereka (pasangan kandidat Cagub-Calon Wakil Gubernur, Cawagub) bahwa tindakan seperti itu tidak mendidik masyarakat. Ini tidak fair dalam demokrasi kita," tutur Heryawan.

Meski begitu, Aher tak hendak menyinggung pihak mana yang melakukan kampanye pembusukan dimaksud. Cagub petahana ini tidak mau menduga-duga pihak pelaku kampanye hitam, terlebih lagi memastikannya.

"Saya tidak mau menuduh pihak manapun. Karena kalau diraba-raba khawatir tidak pas. Bila disangka-sangka juga khawatir tidak pas sangkaannya," tutur Aher, Cagub yang berpasangan dengan Deddy Mizwar.

Heryawan melanjutkan, pihak Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu) Jawa Barat tentu terus menjalankan tugasnya. Panwaslu, katanya, tentu akan menindalkanjuti tindakan kampanye hitam yang terjadi.

Bila salah satu atau beberapa pasangan Cagub-Cawagub terbukti melakukan kampanye hitam terhadap kandidat tertentu, tegas Aher lagi, Panwaslu pasti melakukan proses sebagaimana peraturan yang berlaku.

Mengakhiri penjelasannya kepada pers, Heryawan mengimbau semua pihak agar meninggalkan strategi hitam untuk memenangkan pertarungan Pilgub. "Saya sendiri memerintahkan kepada tim sukses Aher-Deddy Mizwar untuk tidak melakukan tindakan tidak fair kepada pasangan lain," ujar Heryawan. (rls)

Gubernur Heryawan Luruskan Isu Moratorium Tambang Citatah

Minggu, 13 Januari 2013 | 17.18

(SEPUTARJABAR.COM, KBB)  Masyarakat penambang Karst Citatah di Kecamatan Citatah, Kabupaten Bandung Barat, Jabar, kini bisa lega. Begitu pula kelompok pekerja pabrik dan angkutan, serta keluarga besarnya. Selama ini, puluhan ribu warga menggantungkan kehidupannya pada ladang tambang Citatah was-was oleh isu penutupan kasawan penambangan.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menenangkan penambang ketika menghadiri HUT ke-1 Himpunan Pengusaha Pekerja Masyarakat Tambang (HP2MT) Kab. Bandung Barat, di Kec. Citatah, KBB, Jabar, Minggu (13/1). Tak kurang 50 perusahaan bergabung dalam (HP2MT).

Sekitar seribu warga keluarga besar penambang hadir di acara HUT, yang dimeriahkan dengan gerak jalan santai, penghijauan, dan bakti sosial. Hadir pula Bupati Bandung Barat Abubakar.

"Salah besar kalau ada yg bilang Gubernur berencana melakukan moratorium aktivitas penambangan di Citatah. Gubernur tidak pernah memerintahkan penutupan tambang Citatah. Itu isu yang dihembuskan pihak tertentu," tegas Heryawan.

Isu yang membuat keluarga besar penambang resah, yakni Pemprov Jabar disebut-sebut akan meninjau ulang izin perusahaan tambang. Sementara proses moratorium berlangsung, aktivitas penambangan diberhentikan sementara.

Gubernur menyatakan, pemanfaatan kekayaan tambang Citatah merupakan tuntutan ekonomi masyarakat. Ribuan keluarga menggantungkan sumber pendapatannya dari penambangan. Hal terpenting, tambah Gubernur Heryawan, semua pihak yang terlibat bersama pemerintah daerah senantiasa tetap mengupayakan pelestarian lingkungan penambangan.

"Dunia tambang selama ini dipersepsikan merusak lingkungan. Ini terjadi karena perencanaan dan penataan areal penambangan tidak dilakukan sejak awal," kata Heryawan lagi.

Dirinya merinci, rencana penambangan seharusnya disertai program penyelamatan kekayaan plasma nutfah di areal yang bakal diolah. Selain itu lapisan humus diselamatkan lebih dahulu, yang nantinya dimanfaatkan saat reklamasi pasca penutupan kawasan.

Masih di acara yang sama, Heryawan mengingatkan, kegiatan penambangan di suatu kawasan pasti terbatas waktu. Bila kandungan tambang di lokasi dimaksud tak memenuhi syarat lagi dari sisi bisnis, maka penambangan pasti dihentikan. Karena itu, "Masyarakat penambang harus disiapkan untuk alih matapencaharian," tandasnya.

Di Citatah, dalam pandangan Heryawan, sektor pertanian dan pariwisata menjadi pilihan ideal bagi masyarakat di wilayah ini nantinya. Citatah memiliki kawasan yang dapat diolah menjadi sentra pertanian, juga terdapat beberapa objek pariwisata.

Bupati Bandung Barat Abubakar pada kesempatan yang sama mengungkapkan, pihaknya kini menyiapkan program yang bertujuan membekali masyarakat penambang alih pekerjaan.(Humpe)

Diberdayakan oleh Blogger.