Ribuan Polisi Kawal Konser Metallica

Sabtu, 24 Agustus 2013 | 00.36




(SJO, JAKARTA) - Konser grup band rock asal Amerika, Metallica di Jakarta akan digelar pada hari Minggu (25/8) di Stadion Gelora Bung Karno. Co founder Blackrock Entertainment, Taye Masyhur selaku promotor konser mengatakan penjualan tiket konser Metallica di Jakarta sudah mencapai 70 persen. Sementara itu pihak kepolisian sudah menyiapkan dua ribuan aparat untuk mengantisipasi kericuhan seperti terjadi saat konser grup aliran cadas ini pada 20 tahun silam.

Menurut Taye,  kelas VIP yang dijual seharga Rp 1,5 juta sudah habis terjual. Namun, pihak promotor berjanji akan tetap menyediakan penjualan tiket di hari konser meski dengan jumlah yang terbatas.

Sampai Jumat (23/8/13) panitia masih sibuk mengurusi panggung yang bakal menjadi tempat sejarah dunia hiburan Tanah Air. Panggung dengan panjang 60 meter, lebar 8 meter dan tinggi 20 meter itu sudah berdiri tegak menghadap pintu VIP Barat GBK lengkap dengan tiang-tiang lampu dan sound system.

Adapun rumput hijau lapangan GBK sudah dilapisi semacam matras bertekstur keras berwarna putih. Tingginya, sekitar empat centimeter dan berongga untuk mengindari pijakan kaki para pentonton kelas festival langsung ke tanah.

Beberapa kru dari promotor penghelat hajat, Blackrock Indonesia, pun sedang melakukan cek suara di sana. "Persiapan produksi sudah 90 persen yang berjalan. Tinggal tunggu produksi dari Metallica-nya saja," kata Krishna Radhitya, Presiden Director Blackrock Indonesia.

Krishna mengaku perabotan yang diboyong Metallica dalam konsernya nanti sudah tiba di Jakarta.
Band yang digawangi James Hetfield (vokal dan gitar), Lars Urich (drum), Kirk Hammet (gitar), dan Robert Trujillo (bas) ini bukan kali pertama menyambangi Indonesia. Sebelumnya, James cs pernah beraksi pada 1993 dan sempat diwarnai kerusuhan. Dalam konser kali ini, diperkirakan lebih dari 50 ribu metalhead atau penggemar musik cadas bakal membanjiri Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Sebelum ke Jakarta, Metallica mampir terlebih dahulu di Seoul, Korea Selatan (18 Agustus), Kuala Lumpur, Malaysia (21 Agustus), dan Singapura (24 Agustus). Di Seoul, Metallica menggelar pertunjukan di Olympic Stadium. Sementara di Kuala Lumpur, Metallica bermain di hadapan sekitar 30 ribu penonton di Stadium Merdeka. Sehari sebelum manggung di Jakarta, James Hetfield tampil di Changi Exhibition Centre, Singapura. 

Dikawal Ribuan Polisi

Pada penampilan pertamanya di Jakarta 20 tahun silam, aksi panggung Metallica diwarnai bentrokan. Untuk konser kedua Minggu esok, dua ribuan orang polisi diterjunkan di sekitar lokasi konser untuk mengantisipasi berulangnya kejadian itu.

"Sudah disiapkan sebanyak 2694 personel untuk mengamankan kegiatan konser Metallica ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (23/8/2013).

Personel yang diturunkan terdiri dari Satuan Sabhara, Satuan Intel dan Satuan Reserse serta Satuan Lalu Lintas. Personel pengamanan ini akan disebar di sejumlah titik seperti di pintu masuk menuju kawasan Senayan, di pintu masuk menuju BK Senayan hingga tribun penonton.

Aparat pengamanan disiagakan untuk mengantisipasi kericuhan hingga gangguan keamanan seperti adanya pencopet dan lain-lain. "Kita berharap konsernya kondusif," kata dia. (tim)

Biznet Produksi Program Animasi Lokal Pertama di Saluran TV Kabel

Kamis, 18 Juli 2013 | 23.59

(SJO, JAKARTA) – Terobosan penting dilakukan Biznet Networks dalam mengembangkan tayangan pendidikan untuk anak. Melalui max3 kids, saluran hiburan khusus anak di jaringan TV kabel miliknya, Biznet tengah memproduksi tayangan animasi lokal pertama di Indonesia. Menariknya, produk hiburan ini dihasilkan oleh tenaga kreatif muda dari Biznet sendiri.

Adi Kusma, Presiden Direktur Biznet Networks menjelaskan produksi tayangan animasi tersebut merupakan bukti komitmen perusahannya untuk menempatkan isu kualitas pendidikan anak pada skala prioritas tertinggi. Nilai yang terkandung di tayangan televisi dapat membawa dampak positif dan negatif untuk anak. Karena itu masyarakat membutuhkan lebih banyak tayangan anak yang edukatif serta inspiratif.

“Kami menyadari bahwa saat ini ada begitu banyak pihak yang prihatin terhadap dampak negatif tayangan hiburan anak di televisi. Karena itu kami menghadirkan Animarsh di max3 kids sebagai program animasi sarat dengan content yang mendidik,” katanya di sela-sela buka puasa bersama media kemarin di Jakarta.

Program animasi tersebut diproduksi oleh tim max3 studioworks dengan menggunakan teknologi animasi terkini. Tim max3 studioworks menciptakan berbagai karakter kartun yang menarik bagi anak-anak. Ceritanya juga disesuaikan dengan dunia hiburan anak-anak dan berisi berbagai kisah yang mendidik dan sarat pesan moral. Selain itu tayangan animasi di max3 kids juga dibuat dengan kualitas High Definition (HD).

Saat ini Biznet sedang menyelesaikan 54 episode yang direncanakan tampil perdana pada awal tahun 2014 mendatang di max3 kids. Berbagai karakter kartun binatang dengan nama Don, Nana, Nino, Kitty dan Niel ditampilkan dengan lucu dan menggemaskan.

Adi optimis kehadiran Animarsh di saluran hiburan max3 akan mendapatkan sambutan positif dari orang tua. max3 yang baru saja secara resmi diperkenalkan Biznet Networks Desember 2012 lalu memang dirancang untuk membantu orang tua menghadapi perkembangan dunia digital anak Indonesia.

“Sebagai orang tua, kadangkala kita mengalami kesulitan dalam menyelami kehidupan anak sebagai akibat derasnya arus globalisasi yang muncul dari beragam tayangan media seperti televisi dan internet. Tak jarang kita terkaget-kaget melihat tingkah dan pemahaman mereka dan akibatnya terjadi konflik orang tua dan anak,”  tuturnya.

Menurut Adi program-program hiburan di max3 dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang aman dan menyenangkan saat anak-anak melihat berbagai isi program di saluran tv kabel. max3 akan hadir sebagai jembatan yang memungkinkan orang tua memiliki alternatif program televisi yang sarat dengan nilai pendidikan.

Kepedulian Biznet dan max3 terhadap isi program hiburan yang berkualitas diperlihatkan pula pada fitur-fitur max3 seperti parental lock . Fitur ini berfungsi agar para orang tua dapat mengunci tayangan yang dianggap tidak sesuai bagi anak dengan menggunakan password khusus.

max3 juga mempunyai fitur personal video recorder yang mampu merekam, memutar ulang dan menghentikan sementara (pause) tayangan. Dengan fitur ini, anggota keluarga tetap dapat menikmati tayangan favorit keluarga tanpa harus menghentikan aktivitas liburan di luar rumah.

Selain itu kemampuan Biznet untuk mengembangkan program animasi Animars memiliki dimensi strategis dalam pengembangan sumber daya tenaga kreatif Indonesia. Sebagai salah satu perusahaan nasional yang ternama, Biznet memiliki keinginan untuk mengangkat profil dan kompetensi tenaga kreatif Indonesia sehingga makin dikenal di industri hiburan dunia.

Diakui Adi, tenaga kreatif Indonesia memiliki keunggulan dan layak diperhitungkan di pasar tenaga kerja kreatif dunia. Biznet sendiri telah menguji profesionalitas mereka dimana mereka mampu menciptakan program-program animasi yang berkualitas HD di saluran max3 Kids.

“Kami bangga bisa menghadirkan tayangan mendidik bagi anak-anak. Kami pun bangga bisa memperlihatkan kemampuan anak-anak muda Indonesia yang kreatif. Karena itu kami juga yakin mereka akan menghasilkan program-program kartun yang membawa nama harum Indonesia di pentas internasional,” tegas Adi.

Saat ini layanan max3 dapat dinikmati di wilayah Jakarta dan sekitarnya, Bali, Bandung, dan Bogor. Biznet masih akan terus memperluas cakupan wilayah layanannya di berbagai kota Jawa dan Bali.(rls)

Charli Setia Band 'Nyalon" Wakil Bupati Garut

Kamis, 09 Mei 2013 | 19.15

(SJO, GARUT) - Semakin banyak artis yang mencoba masuk dunia politik. Kali ini Deddy Dores dan Charly Setia Band mencalonkan sebagai wakil bupati (wabup) Garut dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang akan digelar pada 8 September 2013.

Menurut Ketua KPU) Garut, Aja Rowikarim mengatakan, pasangan calon yang berdampingan dengan Deddy Dores dan Charly sudah mendaftarkan diri dan menyerahkan berkas dukungan masyarakat berupa foto copy kartu tanda penduduk (KTP) ke KPU.

Deddy Dores mendampingi Dedi Suryadi calon Bupati Garut dari jalur perseorangan yang menyerahkan berkas dukungan sebanyak 120 ribu lembar KTP.  Sedangkan Charly mendampingi Muhtarom calon Bupati Garut dari jalur perseorangan, yang sudah menyerahkan berkas dukungan ke KPU sebanyak 156.503 lembar KTP.

"Hingga hari ini (Kamis) sudah ada 11 pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Garut dari jalur perseorangan yang menyerahkan berkas kepada kami KPU," kata Aja jepada para wartawan, Kamis (9/5/13)

Aja menjelaskan, batas minimal dukungan untuk calon perseorangan adalah 89.783  atau sekitar 3 persen.
Berkas dukungan pasangan calon perseorangan akan diverifikasi terlebih dahulu untuk memeriksa kebenaran administrasi dengan mendatangi langsung masyarakat yang tercatat dalam dukungan itu.
"Batas penyerahan berkas dukungan sampai 10 Mei, selanjutnya kami lakukan verifikasi keabsahan data itu," katanya.

Pasangan calon perseorangan yang sudah mendaftar ke KPU Garut yakni pasangan Dedi-Deddy Dores, Yamin-Dadan, Dede Kusdinar-Endang Suryana, Nurdin-Irwan, Dikdik Darmika-Iwan Ridwan, Deden Suparman-Yana Sofyana, Yaya Sumarya-Apjat Nataatmadja, Uus Kudus-Abdul Rohman, Sirojulmunir-Iwan Suwarsa, Asep Badruzzaman-Tutang Wirachman dan pasangan Muhtarom-Charly. (R22/Ali )

Bandung Berisik 2013 Diikuti 32 Band

Rabu, 10 April 2013 | 13.08

(SJO, BANDUNG) - Sebanyak 32 band underground dengan beberapa genre musik seperti metal, hardcore, punk, blackmetal, dan grindcore siap beraksi menggebrak tiga panggung dalam festival musik tahunan Bandung Berisik 2013, yang digelar pada 13 April 2013 mendatang.

Pada gelarannya yang ketujuh, festival musik cadas yang telah diakui sebagai konser bertaraf internasional ini akan mengusung tema "Bandung Berisik MMXIII Versus The World".

Menurut Yayat Ahdiyat selaku penggagas Bandung Berisik, tagline tersebut menunjukkan semangat Bandung Berisik yang diawali dari sebuah panggung kecil peringatan 17-an, menjadi sebuah perhelatan musik metal berskala internasional.

"'Versus The World' bukan sekadar tagline, tapi untuk menjawab tantangan dunia yang saat ini telah mengakui kualitas musik metal Indonesia, dan Bandung sebagai barometernya. 'Versus The World' juga bermakna Bandung Berisik progresnya selalu ke arah yang lebih baik dan besar," ujar Yayat saat konferensi pers di Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Selasa (9/4/2013).

Jika pada beberapa tahun ke belakang festival Bandung Berisik menggunakan tempat di luar Kota Kembang, maka tahun ini akan digelar di Stadion Siliwangi, Bandung, yang berkapasitas lebih dari 30.000 orang.

Telinga para pencinta musik cadas se-Indonesia pun akan dimanjakan dengan tata suara berkekuatan 250.000 Watt pada panggung utama (main stage).

"Untuk tahun ini kita tingkatkan kualitas dan band-band yang akan main, bukan kuantitas. Makanya kita gelar satu hari saja dengan satu main stage," ujar Giovitano, salah seorang director Bandung Berisik dari ATAP Promotions, saat ditemui di tempat yang sama.

Panggung utama ini dilengkapi dengan layar LED raksasa untuk menambahkan efek visual. Panggung utama bakal hadir aksi heboh 12 band utama seperti Jasad, Burgerkill, Seringai, Rocket Rockers, Extreme Decay, NOXA, dan Siksa Kubur, plus 20 band yang terseleksi dari 320 band yang mendaftar dalam kegiatan pra-event bertajuk "Battle of The Rebellion". Band-band ini akan mengisi dua panggung kecil yang diberi nama Rebel Stage dan Mosh Pit Stage. 

Untuk jumlah tiket, lanjut Gio, panitia tidak mau mengambil risiko untuk menjejalkan 30.000 orang di dalam Stadion Siliwangi. Ia menambahkan, jumlah tiket yang disediakan hanya untuk 20.000 orang dan dijual dalam dua sesi, yaitu presale dan on-the spot.

"Untuk informasi tiket bisa mengunjungi twitter kami di @bandungberisik. Yang jelas hanya 20 ribu tiket yang kami rilis. Jadi festival ini hanya untuk mereka yang ingin menikmati," beber Gio.

Gio menjanjikan kepada penonton bahwa aksi panggung yang ditampilkan oleh semua band utama di panggung utama dipastikan menjadi pertunjukan spektakuler.  

"Ini bukan konser sembarangan karena 12 band yang akan tampil di stage utama dituntut harus memberikan konsep aksi panggung yang gila dan baru. Jadi belum pernah ditampilkan di konser mana pun," urainya.(kpc)

Jamrud Konsisten di Jalur Musik Cadas

Rabu, 24 Oktober 2012 | 17.00

Jamrud adalah band cadas yang berasal dari Indonesia, pertama kali terbentuk pada tahun1989 di Cimahi, Jawa Barat dengan nama Jamrock. Jamrud sejak terbentuknya didepani oleh 'Azis' Mangasi Siagian (gitar) dan 'Ricky' Teddy (bass) serta dikenal sebagai grup musik yang sukses mengusung musik cadas sebagai musik populer di Indonesia pada tahun '90-an.

Sebelum menjadi Jamrud, formasi awal Jamrock terdiri dari 'Azis' Mangasi Siagian (gitar), 'Ricky' Teddy (bass), Agus (drum), dan Oppi (vokal), selain mereka, Budhy Haryono pentolan Gigi Band juga pernah menjadi anggota band ini. Grup ini beberapa kali mengalami pergantian personel, Budhy Haryono, mantan pemain drum GIGI juga pernah bergabung dengan Jamrock. Formasi Jamrock akhirnya terbentuk menjadi yang populer dikenal oleh penggemarnya tahun '90-an yaitu Azis (gitar), Ricky Teddy (bass), Krisyanto (vokal), 'Fitrah' Alamsyah (gitar), dan 'Sandy' Handoko (drum).

Jamrock menjadi grup musik yang mengusung musik cadas yang disegani di seputar daerah Bandung. Saat itu mereka kebanyakan menampilkan lagu-lagu dari grup-grup musik cadas lain yang telah mempunyai nama. Pamor mereka semakin meningkat saat Krisyanto dan Sandy Handoko (drum) bergabung dengan Jamrock. Krisyanto sendiri pernah meraih predikat sebagai Vokalis Rock Terbaik versi festival rock se-Bandung.

Puas mengusung lagu-lagu milik orang lain, tahun 1995, Azis, Ricky, Krisyanto, dan Sandy mulai menulis materi lagu mereka sendiri dan merekam demo mereka. Mereka menawarkan demo tersebut ke label rekaman Log Zhelebour (biasa disebut 'Log') yang memberi sambutan hangat. Jamrock kemudian mendapat kontrak untuk rekaman dan bergabung dengan label rekaman milik Log, yaitu Logiss Records. Dengan masuknya mereka ke dalam label rekaman milik Log, nama Jamrock diubah menjadi Jamrud.

Jamrud menjadi matang secara musik dan penampilan di bawah asuhan label rekaman milik Log Zhelebour tersebut. Penjualan album perdana Jamrud, Nekad (1995), meraih angka penjualan sebanyak lebih dari 100 ribu keping dalam waktu singkat. Kesuksesan mereka dilanjutkan dengan album kedua mereka, Putri (1997), yang angka penjualannya mencapai 200 ribu keping. Keuntungan besar dari hasil penjualan album-album Jamrud terus berlanjut hingga mereka merilis Terima Kasih (1999). Album tersebut sangat populer di kalangan generasi muda Indonesia saat itu, terutama lewat lagu "Berakit-rakit" dan "Terima Kasih", sehingga terjual hingga menyentuh angka 750 ribu keping, prestasi yang sangat luar biasa untuk penjualan album musik cadas di Indonesia saat itu.

Puncak kesuksesan komersial Jamrud adalah album Ningrat (2000) yang mencatat angka penjualan sebanyak satu juta keping di Indonesia dengan populernya singel "Surti-Tejo" dan "Pelangi di Matamu" di Indonesia.

Kesuksesan yang mereka raih tak lepas dari sebuah kejadian yang tak terduga. Pada tahun 1999 Sandy Handoko dan Fitrah Alamsyah meninggal karena overdosis obat-obatan terlarang. Berita kematian mereka menggemparkan industri musik Indonesia pada masa tersebut. Posisi Sandy Handoko kemudian digantikan oleh Suherman 'Herman' Husin.

Setelah Jamrud merilis empat buah album studio, pada tahun 2007 Krisyanto mengundurkan diri dari Jamrud dengan alasan sudah jenuh dan lelah dengan aktivitas bermusiknya di grup musik tersebut. Krisyanto kemudian merilis album solo pertamanya berjudul Mimpi (2009).

22 Maret 2011, gitaris Azis MS mengungkapkan kepada Rolling Stone Indonesia bahwa hengkangnya Krisyanto antara lain disebabkan oleh keputusasaannya lantaran penjualan album Jamrud yang merosot, bukan karena kejenuhan. "Kalau setelah keluar terus dia tidak beraktivitas di musik lagi, seperti yang dia katakan, itu memang berarti dia ingin break di dunia musik. Tapi kalau ini, sekian bulan langsung mengeluarkan album, berarti mau mencari income yang lebih. Cuma yang jelas kalau satu anggota band keluar dan dia membentuk lagi, berarti ada ketidakpuasan di band sebelumnya. Itu saja," kata Azis.

"Padahal pada saat itu aku berpikir, tinggal tunggu saja. Sambil kami juga, istilahnya, break-lah, istirahat selama dua sampai tiga tahun, karena kami juga sudah tur setiap tahunnya ke ratusan kota. Istilahnya kami juga bagi-bagi rezekilah ke band lain. Kan nggak ada salahnya. Sambil menunggu toh nggak akan sampai kelaparan. Hanya saja mungkin pemikiran dia berbeda. Makanya mungkin dia ingin mendulang emas lebih banyak," lanjut Azis.

Setelah keluarnya Krisyanto, Jamrud langsung bergerak merekrut personel baru. Tiga personel baru ditambah ke dalam band mereka. Mereka adalah Jaja Donald Amdonal (vokal) yang menggantikan Krisyanto, Mochamad 'Irwan' (Gitar 2) dan 'Danny' Rachman (drum) yang menggantikan Suherman. Dengan formasi ini Jamrud merilis album terbaru bertajuk New Performance 2009 yang dirilis di CiToS Jakarta tanggal 16 Maret 2009. Jamrud berencana akan merilis sebuah album kompilasi sebelum melakukan Tour pada akhir tahun 2009.

JAMRUD sudah bertekad mengubah image agar Jamers tidak lagi membandingkan Jamrud era Krisyanto dengan era Jamrud yang sekarang, perubahan memang sangat mencolok dari konsep musik atau lagunya dan logo Jamrud pun lebih metal.

Log memberi judul Album Bumi & Langit (istilah album era lama & baru seperti bumi dan langit) ditambah Menangis karena pasti ada yang bersedih terutama pecinta Jamrud fanatik (Jamrud era Kris). Jamrud berubah secara keseluruhan dengan risiko ditinggalkan Jamers lama atau bahkan meraih tambahan dukungan Jamers baru yang masih muda dan juga yang lama karena perubahan konsep musiknya. Yang jelas album barunya yang akan dirilis 19 Maret 2011 secara musikalitas jauh lebih bagus dari album lamanya tapi apakah Jamers sudah siap menghadapi perubahan itu? tapi menurut analisis Log Zhelebour sebagai executive producer, bahwa Jamrud sudah mencapai titik puncak karier sebagai group band rock paling sukses sejak tahun 1996 sampai dengan 2006 sehingga sudah tidak ada lagi yang ingin dicapai atau dikejar lagi. Dengan berubah secara total maka Jamrud jadi punya tantangan baru yang harus dihadapi, baik dari hasil karyanya maupun menghadapi tuntutan pasar anak muda sekarang yang menginginkan Jamrud tidak sekadar jualan lirik yang bagus tapi juga secara musikalitas harus lebih bagus lagi.

Menilik penjualan album Jamrud memang paling fenomenal di antara group rock lainnya dan Jamrud sudah melakukan tour show besar-besaran di seratus kota lebih dengan nilai kontrak show 100-150 juta per show (hanya fee). Kalau mau melanjutkan formasi lamanya pun tidak akan bisa bertahan karena orang sudah jenuh melihat performance Jamrud karena sudah beberapa kali melakukan tour show sejak tahun 1999 s.d. 2006.

Sedangkan Azis M. S. dan Ricky Teddy tetap ingin bertahan di Jamrud dengan merekrut musisi muda seperti Danny pada drum, Irwan di gitar, Donal pada vokal dan merilis album adaptasi Jamrud New Performance dan Best of the Best. Bahkan untuk mendukung perubahan musik Jamrud yang lebih ganas dan penuh energi pada album barunya merekrut Iwan Vox sebagai vokalis pendamping Donal. Pada April 2011 Iwan Vox mengundurkan diri dari Jamrud.

Pada September 2011, Krisyanto menyatakan secara resmi kembali ke Jamrud mulai bulan Oktober 2011. Kehadiran Krisyanto ditandai dengan perubahan pada album terbaru mereka yang berjudul Bumi dan Langit Menangis dirilis kembali dengan judul baru ENERGI + DARI BUMI DAN LANGIT. Dalam album ini ada satu lagu tambahan berjudul "Ciiaat". Beberapa lagu andalan dalam album ini juga dibuat ulang video klipnya seperti lagu "Sik Sik Sibatumanikkam" dan "Cerita Usang". (sumber: wikipedia)

Super Plus Berawal dari Pertemanan

PADA tahun 2008 ada grup musik asal Jawa Barat yang menjelajahi dunia hiburan, yiatu Poin Plus. Tetapi setelah pergantian personel, Poin Plus digantikan Super Plus band yang beranggotakan Adrindia (vokal), Aiez (bass), Rizal (gitar), dan Riant (drum).

Awal terbentuknya Super Plus dari pertemanan. Berhubung semua personel memiliki bakat yang sama yaitu bermusik, akhirnya mereka mencoba membuat satu grup band yang awalnya diberi nama Poin Plus. Berbekal tekad, mereka berkali-kali menawarkan demo lagu ke beberapa label besar di Jakarta, sayang tak satu pun yang mau menerimanya.

Personel Super Plus yang berasal dari Bogor ini tidak putus asa atau patah semangat untuk mencari label besar di Jakarta. Sampai pada suatu hari Adrindia dan Aiez bertemu dengan Rahayu Kertawiguna, produser Nagaswara di suatu tempat. Super Plus pun mencoba mengirimkan demo lagu. Ternyata beberapa bulan kemudian ada respons dari Nagaswara dan mau menerimanya dengan pertimbangan bandnya bagus.

“Yah awalnya sulit menjadi sebuah band yang bisa dikenal di Indonesia ini, terutama di Jakarta dan Jawa Barat, tetapi kita semua, Super Plus, sudah bekerja keras untuk mendapatkan label yang mau menerima kita. Untung ada Nagaswara yang membuat kita semua bangga dan bisa mendapatkan label,“ kata Adrindia ditemui "PRLM" di Jakarta, Jumat (8/4).

“Nama Super Plus ini yang diberikan oleh Pak Rahayu, padahal sebelumnya kita pakai Poin Plus. Kata Pak Rahayu nama Poin Plus tidak bagus. Akhirnya kita ganti nama Poin Plus menjadi Super Plus dan setelah ganti nama Super Plus semakin dekat dengan penikmat musik di tanah air, bahkan lagu “Pikirkan “ sedikitnya sudah banyak yang hafal. Jadi ketika kita show di Jakarta dan Bandung beberapa waktu lalu, para penikmat musik juga ikut bernyanyi bersama Super Plus,“ ujar vokalis yang mojang Bandung ini.

Lagu “Pikirkan“ merupakan ciptaan Posan, mantan drummer Kotak, ternyata sudah banyak yang hafal dengan lagu tersebut dan tentunya Super Plus lebih semakin percaya diri untuk ngeband dan semangat mengusung aliran Poprock. (pro)

Nirwana: Dari SUbang ke Mancanegara

Inilah profil dan biografi grup musik Nirwana asal Subang Jawa Barat. Band ini kini terdiri dari Denis (Vokalis), Arief (Keyboard), Henry (Drumer), Bayu dan Avew (Guitar).

Nirwana Subang resmi dibentuk pada 7 Maret 2005 dengan harapan mendapatkan keindahan di blantika musik tanah air.

Sebelum mencicipi rekaman di Ibokota Jakarta, Nirwana dikenal lebih dulu lewat aksinya dibeberapa panggung festival musik. Dalam perjalanan itu mereka juga sempat gonta ganti personel, hingga akhirnya formasi terakhirnya itu makin solid pada tahun 2008.

Single perdana Nirwana berjudul 'Cikal Cintaku Kandas Lagi' dirilis pada tahun 2011 di bawah naungan Warner Music Indonesia.

Nirwana akhirnya membuktikan musikalitasnya dengan merilis single terbaru pada akhir tahun 2011 berjudul 'Sudah Cukup Sudah' produksi Brother Music Indonesia (BMI Records). Lagu ini ini mencapai kesuksesan karena merajai sejumlah chart radio di negeri Jiran Malaysia dan Singapura. (msk)

Konser Tunggal Nining Meida Sukses

Senin, 22 Oktober 2012 | 02.26

BANDUNG--Prestasi tertinggi musisi tradisional Sunda berhasil ditorehkan oleh Nining Meida setelah gelaran bertajuk "Konser Tunggal Nining Meida" sukses diselenggarakan di Sasana Budaya Ganesha, Jln. Tamansari, Kota Bandung, Minggu (21/10/12) malam. Bukan hanya menandai penyanyi pop Sunda pertama yang mampu menghadirkan konser tunggal, penampilan Nining yang fenomenal dengan dukungan sejumlah musisi lainnya mampu memuaskan para pencinta musik Sunda.

Hits "Kalangkang" ciptaan Nano S yang meledak sejak dikenalkan Nining pada tahun 1986 langsung dibawakan begitu penyanyi yang telah mencetak lebih dari 100 keping album ini memasuki pentas. Diiringi oleh para penari dari Kampiun n String Dancer, tembang lawas yang tak lekang oleh jaman itu dibawakan Nining berkolaborasi dengan Sundanis. Seni Sunda kontemporer yang ditawarkan dengan gaya rap oleh dua personel Sundanis, Ruddi dan Fody, serta permainan disc jockey (DJ) dari DJ May membalut serasi vokal Nining yang ditopang oleh musikalisasi megah berkat perpaduan Kampiun B'Band pimpinan Bah Odoy dan Bah Laling, serta Galengan Sora Awi (celempung dan karinding) dan Orkes Simfoni UPI.

Kemeriahan di atas panggung membuat suasana langsung semarak. Dari 3.000 tiket yang disebar secara gratis, penonton yang menghadiri konser diprediksi melebihi jumlah tersebut. Saking meluber, banyak penonton yang berdiri dan duduk di sekitar panggung. Pada saat tembang "Kalangkang" dibawakan, sejumlah penonton bahkan tidak segan untuk berjoget dan berdendang di bibir panggung. Nining yang terlihat anggun dengan kebaya putih yang dikenakannya melanjutkan aksi dengan lagu "Sesah Hilapna". Salam sampurasun kemudian disampaikan Nining sebelum menyanyikan tembang "Tibelat".

Sebagai pembawa acara, Kusye dan Benny Syafaat memberi hiburan yang lain bagi penonton. Duo kelompok New d’Bodor itu melemparkan guyonan kepada para penonton ketika sesi pertama penampilan Nining berakhir. Gubernur Ahmad Heryawan beserta isteri Netty Heryawan yang menghadiri konser diundang oleh Kusye dan Benny ke atas panggung untuk memberikan sambutan. Seusai memberi sambutan, mereka berdua berhasil dibujuk menembangkan "Sorban Palid". Sementara Nining beristirahat, Neneng Fitri menyuguhkan lagu "Es Lilin" dan "Potret Manehna" kepada para penonton.

Sesi kedua dimulai Nining dengan nomor "Hariring Kuring". Berturut-turut Nining selanjutnya menyajikan "Talaga Reumis", "Asih Urang", dan "Sorban Palid". Berikutnya, Galengan Sora Awi menyuguhkan lagu "Kapengpeongan" secara instrumental. Rya Fitria giliran beraksi dengan membawakan "Alim Patebih" dan "Fatamorgana". Penampilan apik dari Rya beroleh sambutan meriah dari penonton.

Di samping Neneng Fitri dan Rya Fitria, junior Nining lainnya, Rita Tila turut menjadi petampil. Rita berhasil memukau para penonton dengan suguhan lagu "Bagja Jeung Cinta" dan "Hanjakal. Secara keseluruhan, terdapat 24 lagu yang merekam jejak popularitas karier Nining dipersembahkan pada malam tersebut. Termasuk di antaranya lagu "Anjeun", "Tong Asa-asa", "Rayak rayak", dan buah karya Dose Hudaya berjudul "Kangen Nu Kapungkur".

Pada kesempatan yang dihadiri juga oleh Setda Kota Bandung Edi Siswandi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Barat Nunung Sobari, Kepala Disbudpar Kota Bandung Herry M Djauhari, dan Direktur Utama Pikiran Rakyat Joko Hendrarto itu, Nining juga memberikan penghargaan ke sejumlah musisi yang dianggap berjasa terhadap perjalanan kariernya. Mereka ialah Yan Achiemsha, Nano S. (Alm), Ujang Suryana (Alm), Abah Odoy, Doel Sumbang, Dodi BR, Yossi Wijaya, Kampiun b'Band, Whisnu Record, dan TVRI Bandung. (pro)

Siapkan Album Baru Peterpan Ganti Nama

Jumat, 20 Juli 2012 | 09.25

(SJ) - Setelah Ariel keluar dari penjara pada 23 Juli mendatang, Peterpan dipastikan akan mewarnai belantika musik Indonesia lagi. Hanya saja, mereka tidak lagi menggunakan nama Peterpan. Ini sesuai dengan kesepakatan akan dibubarkannya band tersebut pascakonflik antarpersonel beberapa waktu lalu.Sejauh ini manajemen Peterpan belum mengumumkan nama penggantinya. Penggantian nama tersebut akan dilakukan setelah Ariel benar-benar sudah menghirup udara bebas.



Menurut vokalis Gigi, Armand Maulana, Ariel bersama Peterpan akan terus berkibar meski berganti nama. "Perubahan nama Peterpan tidak akan berpengaruh. Fans sudah tahu siapa Ariel," kata Armand di sela-sela pembuatan video klip terbaru Gigi di Kawasan Tanah Kusir Jakarta Selatan, Kamis (19/7). Saat menjenguk Ariel di Rutan Pondok Waru Bandung Jawa Barat beberapa waktu lalu, Armand menyatakan sudah mendengar beberapa lagu Peterpan yang baru. Sayang album tersebut batal diluncurkan karena Ariel tersandung kasus. "Saya sudah dengar dua atau tiga lagu dan albumnya bagus banget," kata Armand.

Secara personel di musik, Ariel adalah seorang yang berbakat dalam bermusik. Menurutnya, banyak vokalis terutama bergenre melayu berkiblat ke Ariel. "Dia harus tetap berkarya karena itu akan membuat warna musik Indonesia menjadi lebih menarik," kata Armand.

Sekadar informasi, rencana penggantian nama Peterpan sudah direncanakan sekitar tiga tahun lalu. Personel Peterpan terbelah, Kubu Andika dan Indra memilih membentuk grup baru bernama The Titan. Sedangkan kubu Ariel dan kawan-kawan memilih membentuk grup baru sekaligus menyiapkan album.  Di tengah persiapan akhir peluncuran album baru itu, Ariel didera kasus video porno yang memaksanya mendekam dalam penjara. (ppo)
Diberdayakan oleh Blogger.