Jakjazz Festival 2013, Stage BJB Bikin Nasabah Jazzy Banget

Sabtu, 19 Oktober 2013 | 21.17

(SJO, JAKARTA) Stage (Panggung-Red) Bank Jabar Banten (BJB)  yang Jazzy diisi  musisi asal negeri kincir angin Rene Van Helsdingen, Lica Cecato, Indonesia dengan ESQI : EF-Syaharani & Queen Fire Works dan Emerald Bex . Stage BJB  juga sediakan lounge khusus bagi nasabah yang mendapatkan free ticket Jakjazz Festival 2013 di  Istora Senayan, Jakarta, Jum’at (18/10/2013) sore.

Pas dengan tema yang diusung “Jazz The Way You Are” suguhan lantunan Jazz kental terasa, perpaduan lantunan  musisi Indonesia dan asing, termasuk unsur musik tradisional  yang memainkan genre musik jazz berlomba meriahkan  Jakjazz Festival.  Tentunya hadir dengan konsep yang lebih bersih dan fresh,  serta segmentasi penonton lebih luas.

Selain itu nasabah Bank Bjb juga dimanjakan dengan kehadiran Lounge khusus di area stage,  free meal dan softdrink tersaji lengkap. “Kita disini bikin lounge untuk nasabah bjb,  seperti di lounge tersebut kita sediakan free meal and soft drink” jelas Jadi Kusmaryadi Public Relation (PR) Bank Bjb kepada Seputar Jabar Online.

Sebagai salah satu sponsor utama di ajang bergengsi Internasional salah satu panggung di akuisisi namanya menjadi Bjb Stage, “ Karena Bjb sebagai sponsor utama maka salah satu panggung di akuisisi namanya menjadi Bjb Stage, kami sediakan kursi bagi penonton menghadap stage” Tuturnya.

Ketertarikan nasabah Bank Bjb di ajang festival musik bergenre jazz  ini sangat tinggi, hal ini  terlihat dari 3000 free tiket yang disebar  melalui Cabang-cabang Bank Bjb di Jabodetabek-Bandung berhasil diserap dengan baik. “Sampai saat ini tiket gratis yang disebar ke cabang Bank Bjb di Jabodetabek-Bandung Raya, 3000 tiket dapat diserap dengan baik”  pungkas Jadi dengan semangat kepada wartawan Seputar Jabar Online.

Menyasar segmen Youth & Woman berbagai  jurus ampuh dikeluarkan Bank Bjb guna menarik minat nasabah, beberapa event dengan bundling Kartu ATM Limited Edition diluncurkan termasuk tema kali ini Jakjazz 2013. Dengan   1.894 jaringan kantor, dengan rincian 62 kantor cabang, 304 kantor cabang pembantu, 152 kantor kas, 106 payment point, 11 mobil kas, 1052 ATM dan 207 Waroeng BJB.

Para musisi Jazz yang sudah mendunia hadir  mulai dari Ireng Maulana &Friends, Rene Van Heldingen, Margie Segers, Jeremie Tordjman (Perancis), Idang Rasjidi, Lica Cecato (Brazil), Indra Lesmana, Lewis Pragasm-Asia Beat-Richard Jackson (Malaysia/USA), Kiboud Maulana, Xiong Lee (Malaysia), Ermy Kullit, Afronesia feat. Helga Violin (Afrika/Hungaria), Mus Mujiono, Didiek SSS, Benny Likumahuwa, Oele Pattiselanno, Jeffry Tahalele, Barry Likumahuwa Project, ESQI : EF Syaharani &Queenfireworks, Lala Suwages, Indro Hardjodwikoro The Fingers, Once Mekel, Endah N Rhesa, Andre Harihandoyo, Otti Jamalus, Yuyun Jazz Mint, Yance Manusama, Maera, Rio Moreno, Balawan Bifan Trio feat. Didiet, Eramono Soekaryo, Matthew Sayersz, Shadu Band, Jilly Likumahuwa, Tohpati, Nita Aartsen feat. Yeppy Romero, Speak Easy, Witsqa, Harry Toledo, Cendy Luntungan, KSP Band, Rio Sidik Quintet, Sierra Soetedjo, Abdul & The Coffee Theory, dan lain-lain.(Don Seca/Bokir)

Nabung di Bank Bjb Dapat Free Ticket Jakjazz Festival 2013

(SJO, BANDUNG) Festival musik  Jakarta International Jazz Festival (Jakjazz) kembali digelar selama 3 hari berturut-turut yaitu pada 18-20  Oktober 2013 di Istora Senayan Jakarta, acara yang tidak lepas dari  kesiapan Bank BJB sebagai salah satu sponsor utama acara bergengsi ini, terlihat dari sosialisasi yang gencar dilakukan baik di media online, cetak dan televisi.

Selain sosialisasi di media event untuk menarik minat sempat digelar beberapa waktu lalu melalui acara “Road To Jakjazz 2013 dan launching Kartu ATM Jakjazz” oleh  Bank Bjb, sehingga dapat  menarik minat masyarakat kota Bandung pecinta musik bergenre Jazz.

Sebagai ajang jazz bergengsi internasional tentunya Bank Bjb tidak ingin melewatkan support acara tersebut “Bank Bjb mensponsori jazz  yang bukan hanya nasional saja,  juga adalah event internasional dan bjb mencoba untuk masuk suatu event yang cukup besar”  jelas Jadi Kusmaryadi Public Relation (PR) Bank Bjb kepada Seputar Jabar Online beberapa waktu lalu.

Selain itu untuk menyukseskan acara ini pihaknya telah menyebar 3000 free ticket  melalui Cabang-cabang Bank Bjb di Jabodetabek-Bandung, dengan cara membuka  rekening minimum 1 Juta rupiah mendapatkan kartu ATM Limited Edition  dan free ticket Jakjazz Festival 2013.

“Dengan menabung minimum 1 Juta rupiah nasabah sudah mendapatkan  kartu ATM Limited Edition  dan free ticket Jakjazz Festival 2013” imbuh pria berpenampilan dandy penyuka Level 42.

Diperkirakan 50.000 orang akan memadati acara bergengsi ini, dengan komposisi musisi sebanyak 80% lokal dan 20 % asing, tentunya sayang untuk melewatkan ajang tersebut. (Don/Sca)

BJB Targetkan Jumlah Penabung Tahun ini Jadi 3 Juta

Rabu, 16 Oktober 2013 | 22.55

(SJO, BANDUNG) - Bank Jawa Barat dan Banten (bjb) terus mendorong pertumbuhan jumlah rekening nasabah melalui program tabungan. Terlebih pada tahun ini, Bank bjb menargetkan  pertumbuhan jumlah rekening mencapai dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Utama  Bank bjb Bien Subiantoro mengatakan, pihaknya sangat optimis jumlah rekening nasabah pada tahun ini bisa naik dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Terlebih hingga september 2013 ini jumlah rekening nasabah bank bjb telah mencapai 2,7 juta rekening,

"Pada tahun lalu jumlah nasabah bank bjb mencapai hingga 1,5 juta rekening. Sedangkan target kita tahun ini jumlah rekening bisa mencapai 3 juta, oleh karena itulah kita optimis jumlah tersebut bisa tercapai," jelas Bien kepada wartawan disela acara Gerakan Indonesia Menabung yang digelar di halaman gedung sate, Minggu (13/10).

Keoptimisan pencapaian target tersebut pun seiring dengan gerakan Indonesia menabung yang saat ini dilakukan. Terlebih Bank bjb sendiri memiliki program Tabunganku dan program tabungan untuk usia dini.

Menurutnya, gerakan Indonesia menabung sendiri merupakan salah satu upaya untuk menanamkan menabung pada usia dini. Dimana program tersebut tidak dipungut biaya administrasi.

Selain itu, lanjutnya,  bank bjb pun terus menggenjot program tabungan dengan masuk ke sekolah sekolah dan perguruan tinggi. Sehingga hal tersebut pun bisa mendorong kinerja perusahaan.

Sampai September 2013 ini, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) bank bjb telah mencapai Rp 53 triliun. Angka tersebut berasal dari Giro sebesar Rp 13 triliun, tabungan Rp 8,5 triliun dan sisanya deposito.

"Untuk tabungan sendiri kita targetkan hingga akhir tahun ini bisa mencapai sekitar Rp 10 trilyun, dan kita cukup optimis dengan itu," jelasnya.

Dikatakannya perolehan DPK sebesar Rp 53 trilyun tersebut sangat bagus. Terlebih realisasi tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan realisasi penghimpunan DPK pada 2012 yang hanya mencapai Rp 50,6 triliun dan 2011 sekitar Rp 37 triliun.

"Selama ini kita terus mendorong peningkatan DPK, salah satunya melalui program tabungan," katanya. (adv)

BJB Luncurkan ATM Edisi Jakjazz Festival

Rabu, 02 Oktober 2013 | 21.02

Add caption
(SJO, JAKARTA) -Menyambut Jakarta International Jazz Festival 2013 (Jakjazz 2013), Bank BJB menggelar acara yang tak kalah serunya, yaitu Road to Jakjazz 2013. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian road show Jakjazz 2013 yang pada tahun ini mengambil tema “Still Jazz the Way You Are”.

Road to Jakjazz sendiri diselenggarakan sebanyak dua kali di dua kota yang berbeda, yaitu Bandung pada tanggal 21 September 2013 dan Jakarta pada tanggal 28 September 2013. Setelah itu, kemeriahan Jakjazz 2013 akan dilangsungkan selama tiga hari berturut-turut, mulai tanggal 18 Oktober 2013 hingga 20 Oktober 2013 di Istora Senayan, Jakarta.

Ada banyak musisi jazz nasional ternama yang turut menyemarakkan Road to Jakjazz 2013 yang diadakan di Paris Van Java Bandung. Beberapa di antaranya adalah Ireng Maulana, Margie Segers, Ermy Kullit, Didiek SSS, Mus Mujiono, Jilly Likumahuwa, Eramono Jazz Rock, Mates, Kiboud Maulana, Speak Easy, Matthew Sayersz, Witsqa dan beberapa band yang tergabung dalam komunitas Jazz Bandung.

Kartu ATM Limited Edition Jakjazz 2013

Kemudian pada tanggal 28 September 2013 bertempat di My Mate, Bintaro, Tangerang Selatan, Bank BJB dan Road to Jakjazz 2013 kembali hadir menghibur para pecinta musik Jazz. Ireng Maulana, Margie Segers, Kiboud Maulana, Jilly Likumahuwa Eramono Jazz Rock, dan band-band jazz lainnya tampil membawakan sejumlah tembang jazz. Melalui ajang ini, Bank BJB juga meluncurkan program pemberian tiket gratis dan peluncuran kartu ATM Limited Edition bertema Jakjazz 2013.

Selain itu, Bank BJB juga memberikan penawaran istimewa bagi Anda yang ingin menonton Jakjazz 2013. Hanya dengan membuka tabungan BJB Tandamata Gold atau pembukaan rekening deposito di kantor cabang tertentu di wilayah Bandung Raya dan Jabodetabek, Anda akan mendapatkan tiket gratis Jakjazz 2013. Lain halnya bila Anda sudah menjadi nasabah Bank BJB, cukup dengan melakukan top up dana, tabungan maupun deposito, maka tiket Jakjazz 2013 menjadi milik Anda.  Tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

"Jakjazz 2013 merupakan ajang besar dan untuk pertama kalinya Bank BJB turun ke ajang musik, dan hari ini diluncurkan ATM edisi limited untuk tema Jakjazz 2013," kata Direktur Utama PT Bank BJB Bien Subiantoro di sela-sela Bank BJB Road to Jakjazz 2013 di Atrium PvJ Bandung, Sabtu (21/9) malam.

ATM berwarna emas tersebut diluncurkan dihadapan sekitar seribuan penonton dan pecinta jazz Bandung yang hadir pada acara gelaran musik yang menampilkan aksi Ireng Maulana & Friends itu.

Bien menyebutkan, jazz merupakan salah saru jenis musik yang memiliki pecinta dan penikmat fanatik dan merupakan salah satu nasabah potensial bagi bank yang berkantor pusat di Kota Bandung itu.

"ATM limited seri Jakjazz 2013 ini kami persembahkan bagi nasabah kami, cukup dengan membuka rekening dengan setoran pertama Rp1 juta bisa menikmati fasilitas ATM terbaru ini," kata Bien.

Peluncuran ATM Jakjazz 2013 itu dilakukan bersama Ireng Maulana di atrium PvJ Kota Bandung. Bagi sebagian pecinta jazz, kesempatan itu tidak disia-siakan untuk langsung membuka rekening yang dilayani di Bank BJB Lounge di kawasan pusat perbelanjaan terbesar di Bandung utara itu.

Bien menyebutkan, pembukaan rekening baru, selain mendapatkan ATM seri Jakjazz 2013, juga berkesempatan untuk bisa menyaksikan gelaran puncak Jakjazz 2013 yang akan digelar di Jakarta, 18-20 Oktober 2013 mendatang.

"Peluncuran ATM berbasis komunitas ini bukan yang pertama, kami juga meluncurkan ATM seri komunitas trail, batik serta yang lainnya. Komunitas merupakan nasabah potensial kami sekaligus kampanye untuk menabung," kata Bien Subiantoro.

Sementara itu penggagas Jakjazz 2013 Ireng Maulana mengapresiasi terobosan Bank BJB dalam penerbitan ATM Jakjazz 2013.

"Jakjazz merupakan ajang apresiasi musik jazz di tanah air, bila dikatakan ada panitia sudah dapat lebihnya saya katakan belum sampai ke sana, namun saya apresiasi kampanye Jakjazz melalui ATM seperti ini," kata Ireng Maulana di awal konsernya di ajang BJB Road to Jakjazz 2013 itu. (adv)

"De Syukron" BJB Kucurkan Kredit Cinta Rakyat

Senin, 16 September 2013 | 10.47


(SJO, BANDUNG)  Wagub Deddy Mizwar serahkan  Kredit Cinta Rakyat (KCR) BJB secara simbolis kepada dua orang perwakilan masing-masing menerima Rp 50 juta  dan PT Jamkrida menyerahkan penjaminan kepada Koperasi Sauyunan yang diterima oleh Irwan Natsir dalam acara "De Syukron" Pesta Rakyat Jawa Barat, yang diselenggarakan dalam rangkaian Hari Jadi Provinsi Jawa Barat ke-68 di halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Sabtu (14/9).


Pesta rakyat ini dimeriahkan berbagai hiburan, kesenian tradisional dan modern, Karnaval "Gandrung Sarung", lomba mewarnai anak SD, bazaar dan pameran yang berlangsung dari pagi hingga malam hari. Video Mapping yang menjadi ciri khas De syukron  direncanakan akan digelar pada pukul 19.30.

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Irfan Suryanegara, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Wawan Ridwan, Para Kepala OPD Provinsi Jawa Barat,  Bupati Bandung Barat Abubakar, Direktur Bank Jabar Bien Subiantoro, Pemimpin Redaksi RCTI Arief Suditomo, dan undangan lainnya.(Don)

Bank BJB 'Perangi Rentenir

Senin, 02 September 2013 | 11.19

(SJO, TASIKMALAYA) - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan mengungkapkan keprihatinannya, setelah mendengar penuturan warga seputar masih banyaknya rentenir beroperasi hingga ke pelosok desa.

Gubernur menyatakan, rentenir yang berkeliaran berdampak buruk bagi pengusaha kecil-mikro. Tak sedikit pengusaha lapis bawah yang justru gulung tikar akibat memanfaatkan pinjaman rentenir, sebab bunga yang diterapkan sangat tinggi.

Heryawan melansir hal tersebut di acara Pengundian Mikro Berhadiah Bank Jabar Banten (BJB) di Pasar Cukurubuk, Kota Tasikmalaya, Jabar, Sabtu, 31 Agustus 2013.

Acara penarikan undian dihadiri Direktur Utama Bank BJB Bien Subiantoro dan Walikota Tasikmalaya Budi Budiman, serta sekitar 1.500 warga dan pedagang.

Heryawan ketika menyampaikan sambutan bertanya, apakah masih banyak rentenir berkeliaran di Tasikmalaya. Warga lalu merespon dengan mengutarakan bahwa rentenir masih menjadi pilihan sebagian warga untuk memperoleh pinjaman usaha.

Disampaikan pula bahwa para rentenir memberi bunga pinjaman rata-rata 20 persen per bulan.
Menanggapi warga, Gubernur Heryawan menyebutkan, sepantasnya para pengusaha --khususnya yang skala kecil dan mikro-- meninggalkan transaksi dengan rentenir karena jelas tidak kondusif bagi pengembangan usaha.

"Bank BJB memberikan kredit dengan bunga yang sangat rendah, hanya delapan persen per tahun. Sementara mereka (rentenir) 20 persen, per bulan lagi," ungkapnya.

Selain menyampaikan imbauan, Heryawan meminta kepada Bank BJB untuk "perang" melawan rentenir. Upaya mengurangi operasi rentenir, menurut Gubernur, salah satu solusi dalam mengembangkan bisnis para pengusaha kelas bawah.

Dirut Bank BJB Bien Subiantoro menyambut baik imbauan Gubernur Heryawan kepada warga. Begitu pula "tantangan" kepada bank BJB.

"Saya kira itu satu hal yang sangat bagus. Bagi bankir tentu sependapat karena pada dasarnya rentenir membebani warga dengan bunga yang sangat tinggi. Mereka sangat membebani pengusaha kecil," papar Bien kepada wartawan.

Mengenai usaha mengurangi kegiatan rentenir di tengah masyarakat, Bien menandaskan, menjadi tantangan bagi Bank BJB untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Salah satu prioritasnya yakni memberi pelayanan cepat dan tepat kepada nasabah.

Bien mengutarakan, program konkretnya berupa penambahan jumlah dan kinerja Warung BJB yang didirikan di sentra ekonomi kecil di pusat kota hingga pedesaan. Satu outlet Bank BJB yang diawaki 10-12 petugas diserahi tanggungjawab menangani permohonan kredit hingga pembayaran cicilan secara //door to door//.

Bank BJB kini memiliki 420 outlet Warung BJB di Jabar dan Banten. Dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan, khususnya dalam soal kecepatan respon kepada nasabah, outlet akan ditambah menjadi 600 unit hingga akhir 2013.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di acara Bank Jabar dimanfaatkan pula dengan mengunjungi pedagang Pasar Cukurubuk. Aher berdialog santai dengan pedagang seputar harga bahan kebutuhan pokok.(Don)

Bank BJB Tampilkan Produk UMKM Binaan di Bazar Ramadan

Jumat, 26 Juli 2013 | 22.11

(SJO, BANDUNG) - Menyambut Bulan Ramadhan tahun ini, Bank bjb kembali menggelar Bazar Ramadhan. Acara dijadwalkan berlangsung dari tanggal 26 sampai 28 Juli 2013.

Vice President Divisi Corporate Secretary, Sofi Suryasnia dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan penyelenggaraan bazar Ramadhan merupakan bentuk apresiasi Bank bjb kepada para debitur binaannya yaitu dengan menampilkan beberapa hasil produk UMKM terpilih dan memiliki kualitas baik. Peserta yang berasal dari mitra bank bjb berjumlah 57 debitur dari total 73 stand yang tersedia.

Peserta bazar merupakan perwakilan mitra binaan dari beberapa Kantor Cabang bank bjb yang tersebar di seluruh Indonesia, sehingga diharapkan dapat memberi kesan keunikan yang dapat mewakili beberapa daerah di Indonesia.

Sofi, dalam bagian lain keterangannya memaparkan kredit mikro bank bjb pada semester 1 mencapai Rp. 5,51 triliun atau tumbuh sebesar 51,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kredit mikro saat ini memberikan kontribusi 13 persen terhadap total kredit yang disalurkan. Jumlah debiturnya kini telah mencapai 90.000 debitur atau terjadi peningkatan sebesar 31,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Bank bjb, pada semester 11, sebagai langkah antisipasi kenaikan BBM dilakukan penambahan SDM pengelola mikro khususnya di sektor collecting yang diharapkan dapat tetap mengendalikan kondisi NPL.

Bersamaan dengan kegiatan Bazar Ramadhan,  ujar Sofi diberikan juga bantuan sarana dan prasarana keagamaan, bantuan seragam dan perlengkapan sekolah untuk 1.500 anak yatim dan dhuafa. tersebut didanai melalui program CSR.(rls)

Laba Bersih Bank BJB Tumbuh 24,5 Persen

Jumat, 19 Juli 2013 | 23.37

(SJO, JAKARTA) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten mencatat laba bersih kuartal II 2013 sebesar Rp747 miliar atau tumbuh 24,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Dalam keadaan perekonomian seperti sekarang ini kinerja Bank BJB masih cukup baik, tercermin dari perolehan laba bersih triwulan II tahun ini yang mencapai Rp747 miliar," kata Direktur Utama BJB Bien Subiantoro saat jumpa pers Paparan Kinerja BJB Semester I Tahun 2013 di Jakarta, Jumat (19/7).

Menurut dia, pertumbuhan laba bersih tersebut menunjukkan peningkatan aktivitas bisnis BJB yang mendorong naiknya tingkat profitabilitas perusahaan. Total aset Bank BJB mencapai Rp73,4 triliun pada kuartal II 2013 atau meningkat 19,9 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Selanjutnya, dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp55,1 triliun atau meningkat sebesar 10,6 persen dibandingkan periode sama 2012. "Guna mendukung pertumbuhan ini, kami terus menjaga ekspansi dengan meningkatkan kualitas, baik dari dana maupun kredit," ujarnya.

Bank BJB akan memperkuat pengendalian biaya operasional serta meningkatkan kualitas kredit secara keseluruhan guna mengantisipasi kondisi perbankan yang diperkirakan tumbuh lebih lambat pada semester II 2013. Beberapa faktor yang memengaruhi lambatnya pertumbuhan itu ialah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), inflasi, dan kenaikan suku bunga Bank Indonesia (BI rate) yang hingga kini sudah mencapai 6,5 persen. "Dari sisi kredit, BJB mencatat pertumbuhan kredit sebesar 33,9 persen atau mencapai Rp41,8 triliun pada kuartal dua tahun ini," katanya. (rls)

Bank BJB Tetapkan Bunga KPR 7,25 Persen

(SJO, JAKARTA) - Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten Tbk PT (BJBR) memberikan suku bunga sebesar 7,25 persen untuk kredit pemilikan rumah (KPR) 

"BJBR memberikan suku bunga kredit KPR sebesar 7,25 fixed dua tahun, 8,52 fixed tiga tahun untuk pembelian rumah tinggal," kata Direktur Utama Bank Jabar Banten, Bien Subiantoro dalam acara Analyst Meeting Triwulan  II 2013 di Four Season Hotel, Kuningan, Jakarta, Jumat (19/7/2013).

Dia menyebut, sepanjang kuartal II-2013 perkembangan di bidang kredit yang masih tetap mencolokkhususnya untuk KPR. Hal ini terlihat dari pencapaian kredit KPR BJB yang mencapai Rp2,916 triliun atau tumbuh 209,8 persen yoy.

Bien mengatakan, pihaknya akan terus melakukan upaya perluasan pangsa pasar pembiayaan kredit perumahan dengan suku bunga rendan dengan jangka waktu dua tahun dan tiga tahun.

"Kredit KPR tumbuh sebesar 209,8 persen berarti Rp2,916 triliun YoY. Pertumbuhan ini juga mencerminkan meningkatkan aktivitas bisnis BJBR yang mendorong naiknya tingkat profitabilitas BJBR," tandasnya. (rls)

Bank BJB Perbanyak Unit Layanan Mikro

Selasa, 16 Juli 2013 | 00.44

(SJO, BANDUNG) - PT Bank Jabar Banten Tbk akan berekspansi dengan menambah unit layanan mikronya di berbagai wilayah di Indonesia.

Direktur Utama Bank Jabar Banten (BJB) Bien Subiantoro menuturkan hingga saat ini perseroan juga mencermati pertumbuhan bisnis untuk menentukan arah ekspansi. Sejauh ini Bank BJB mempunyai 437 Waroeng BJB, unit layanan untuk UMKM. Perseroan menyatakan bakal terus menggenjot jumlah layanan itu agar pertumbuhan kredit mikro bisa di atas 50 persen.

"Saat ini ada 437 Waroeng BJB, dan kami mau menambah lagi, tapi lihat yang ada dulu, sehingga pertumbuhan bisa diatas 50 persen," ujarnya.

Langkah ini diambilnya agar target pendapatan dari ekspansi warung ini tercapai. Saat ini jumlah pendapatan sudah mencapai Rp 5,3 triliun, dari Rp 6,5 triliun yang ditargetkan.

"Ekspansi ke depan harus hati-hati. Bunga bertahan, tidak naik dulu," kata Bien.

Selain itu Bien juga mengatakan, untuk dana pihak ketiga (DPK) pada semester dua ini akan mengalami kenaikan lebih besar, khususnya untuk deposito, yakni berada pada outstanding Rp 49 triliun.
"Target setinggi-tingginya. Untuk menjaga LDR (loan to deposit ratio)80 persen," tambahnya.
Pada semester I-2013, pertumbuhan DPK perseroan berada di level 20 persen dibandingkan tahun lalu. (rls)

BJB Kerjasama dengan PWI Sosialisasi Akses Permodalan


(SJO, CIREBON) - Koperasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat, akan mengadakan kegiatan gerebek pasar di pasar PGC Cirebon, dengan mengandeng Bank bjb untuk memberikan pemahaman tentang akses permodalan bagi pelaku usaha, Jumat (5/7/2013).

Ketua Koperasi PWI Jawa Barat Dadang Hermawan, didampingi sekretaris Irwan Natsir, mengatakan, acara gerebek pasar merupakan kegiatan yang difokuskan untuk pelaku usaha, terutama yang memiliki usaha di pasar.

Menurutnya, kenaikan BBM dan menjelang puasa, masalah permodalan, merupakan persoalan yang sering dialami pelaku usaha. Sebab, kenaikan BBM memicu kenaikan harga bahan baku atau barang. "Telah menjadi kebiasaan, setiap kenaikan BBM akan diikuti dengan naiknya harga barang dan jasa," katanya dalam rilis Rabu (3/7/2013)

Dadang mengatakan kenaikan tersebut jelas berimbas dan dirasakan dampaknya oleh pelaku usaha. Sebab, diperlukan modal usaha yang lebih untuk membeli barang barang yang telah naik harganya."Hasil analisa yang kami lakukan, akses permodalan dibutuhkan pelaku usaha untuk menyikapi kondisi usaha yang memerlukan penyesuaian karena kenaikan BBM dan menjelang bulan puasa," katanya.

Menurut Dadang, kegiatan gerebek pasar untuk mendekatkan pelaku usaha dengan perbankan, sehingga terbangun interaksi dan hubungan, dan  akses permodalan bisa terjalin. Tujuannya, pelaku usaha terbantu.
Irwan Natsir menjelaskan, dipilihnya pasar di kota Cirebon, karena pasar paling rentan terpengaruh kenaikan BBM. "Kenaikan BBM berdampak di pasar, karena harga-harga pada naik, maka pelaku usaha di pasar menjadi perhatian utama untuk kegiatan tersebut," ujarnya.

Dalam acara tersebut, Koperasi PWI Jabar mengandeng Bank BJB untuk terlibat dalam memberikan pemahaman dan sekaligus akses permodalan.

Menurut Irwan, selama ini Bank bjb sangat konsen terhadap pelaku usaha mikro dan telah memberikan perhatian kepada pelaku usaha di pasar dengan membuka waroeng bjb. "Karena Bank bjb konsen terhadap pelaku usaha mikro, maka kita gandeng untuk acara gerebek pasar," jelasnya.

Pemimpin Divisi Mikro Bank bjb, Beni Riswandi mengatakan, pihak Bank BJB menyambut baik ikut terlibat dalam acara gerebek pasar yang digagas Koperasi PWI. "Karena kegiatan tersebut sejalan dengan misi Bank BJB yang fokus kepada pelaku usaha mikro, maka kami menyambut baik untuk terlibat," katanya.
Dalam acara tersebut, pihak Bank BJB akan memberikan informasi dan pemahaman kepada pelaku usaha tentang bagaimana cara mendapatkan permodalan, tata cara pinjaman modal usaha serta fasilitas apa saja yang ada untuk pelaku usaha mikro. (rls)

Samsat Bank BJB Wanayasa Purwakarta Diresmikan

(SJO, PURWAKARTA) - Outlet Samsat Bank BJB Unit Kecamatan Wanayasa, Kab Purwakarta,  diresmikan. Pembangunan outlet samsat di Bank BJB Unit Kecamatan Wanayasa ini untuk mendekatkan dengan wajib pajak di selatan Purwakarta.

Hadir pada peresmian outlet samsat Wanayasa, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Wakapolres Purwakarta, Kompol Agung NM, Pimpinan Bank BJB Purwakarta, Kepala PT Jasa Raharja Cab Purwakarta, dan Kepala DPKAD Purwakarta.

Wakapolres Purwakarta Kompol Agung mengatakan, keberadaan outlet Samsat untuk mempermudah warga di sekitar Wanayasa dan kawasan Kecamatan di Selatan Purwakarta dalam membayarkan pajak kendaraannya.

”Peluncuran outlet  Samsat ini sebagai salah satu bukti dalam implementasi reformasi di tubuh Polri untuk meningkatkan kepuasan pelayanan pada masyarakat. sehingga warga purwakarta di wilayah selatan tidak harus jauh-jauh datang ke kota untuk membayar pajak kendaraannya” tegasnya.

Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, menyambut baik dibukanya outlet samsat di selatan Kab Purwakarta.
“Disamping aspek pendapatan yang kita kejar selama ini, namun yang paling penting adalah pelayanan dulu. Karena jika kita memaksimalkan pendapatan tetapi pelayanan tidak diperhatikan, kita sudah berbuat dzholim pada rakyat,” tandasnya. (rls)

BJB Sukses Gelar Bandung Lautan Trail

Senin, 01 Juli 2013 | 14.51

(SJO, BANDUNG) – Untuk kedua kalinya, Bank Jabar & Banten (Bjb) menggelar event Bandung Lautan Trail pada 29-30 Juni 2013. Tahun sebelumnya event ini sukses meraih 2 rekor Muri dengan jumlah peserta trail adventur karegori One Day Adventure dan jumlah penabung terbanyak dari satu komunitas.Tahun ini, acara Bandung Lautan Trail juga berlangsung sukses.

Direktur Utama Bjb, Bien Subiantoro mengatakan, kegiatan ini digelar sebagai upaya mendekati komunitas hobi. Ke depan, cara ini akan terus dilakukan kepada komunitas-komunitas lainnya seperti bisnis dan sebagainya.

"Ini bagian dari strategi kami untuk mendekati berbagai komunitas," ujarnya kepada wartawan, Minggu (30/6/2013).

Bien menjelaskan strategi itu cukup efektif untuk menambah jumlah nasabah, dan berimbas dengan meningkatnya jumlah Dana Pihak Ketiga (DPK), yang tahun 2013 ditargetkan mencapai Rp10 triliun. Target itu optimistis bisa tercapai mengingat pihaknya berencana menaikkan suku bunga deposito kisaran 50-100 basis point.

Sementara itu, Vice President Divisi Corporate Secretary Bjb, Sofi Suryasnia menyatakan Bandung Lautan Trail ini diikuti 1.400 peserta. Start dari Sentul, lalu ke Purwakarta dan finis di Lapangan Gasibu, Kota Bandung. Sejumlah kepala daerah juga ikut serta di antaranya Bupati Karawang, Subang dan Bandung Barat.

"Kami konsen untuk mendukung kegiatan olahraga sambil memperkenalkan Bjb kepada berbagai komunitas," ucap Sofi.

Dia menuturkan kegiatan ini juga bertepatan dengan peluncuran ATM Bjb special edition versi 2. Kartu ini dipersembahkan bagi nasabah yang menyukai kegiatan adventure. Kartu ini memiliki berbagai fasilitas menarik, salah satunya pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Nasabah bisa membayar pajak tersebut untuk 16 kabupaten/kota di Jabar dan Banten.

Ketua panitia pelaksana, Cepi Septiana mengatakan even ini merupakan rangkaian dari even BJB BLT I yang digelar pada tahun 2012 lalu. Dilaksanakannya kembali even ini agar silaturahmi antara sesama offroader baik di tingkat jawa barat bahkan sampai tingkat nasional bisa terjalin lebih erat lagi sekaligus untuk menciptakan minat kerjasama yang lebih baik lagi antara masyarakat dengan BJB.

Cepi menjelaskan, ada beberapa hal yang berbeda dengan BLB BLT tahun lalu, yakni jarak tempuh yang mencapai hingga 300 KM dengan waktu 2 hari, diawali etape I dari Sentul International Circuit, Hambalang, Purwakarta. Sementara etape ke II dilaksanakan pada hari kedua dengan menempuh rute Purwakarta, Wanayasa dan berakhir di lapangan Gasibu Bandung.

Selain itu, lanjut Cepi, dari segi hadiah pun lebih besar dari even sebelumnya. Besaran hadih kali ini mencapai total sekitar Rp 300 juta, sementara pada tahun lalu hanya sekitar Rp 150 juta. Untuk hadiah doorprize disiapkan grand prize 1 unit New Car Honda Brio. Sedangkan hadiah lainnya, seperti 1 unit New KTM Duke 200, paket umroh untuk 2 pemenang, tabungan Rp 10 juta, produk trail adventure, moto cross dan supermoto serta puluhan hadiah menarik lainnya. (r22/dbs)


Bank BJB Terpilih Menjadi Agen Penjual ORI

Senin, 03 Juni 2013 | 18.30

(SJO, JAKARTA) – Bank Jabar Banten BJB) terpilih menjadi satu dari 20 calon agen penjual obligasi negara ritel (ORI) . Demikian pengumuman Panitia Pengadaan Jasa Agen Penjual ORI Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan, di Jakarta, Senin (3/6/13).

Ke-20 calon agen penjual ORI tersebut terdiri dari 17 bank dan tiga perusahaan sekuritas. Selain Bank BJB, bank lain yang terpilih adalah Citibank NA, Bank ANZ Indonesia, Bank Bukopin, Bank Central Asia, CIMB Niaga, Bank Danamon Indonesia, Bank Internasional Indonesia, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, OCBC NISP, Bank Panin, Bank Permata, Bank Rakyat Indonesia, UOB Indonesia, Standard Chartered Bank dan The Hongkong and Shanghai Banking Corporation.

Sementara tiga perusahaan sekuritas adalah Danareksa Sekuritas, Trimegah Securities dan Mandiri Sekuritas.

Keputusan tersebut berlaku mulai tanggal ditetapkan (31 Mei 2013) hingga berakhirnya masa sanggah yaitu lima hari kerja setelah tanggal penetapan.
Jika dalam masa sanggah tidak terdapat sanggahan dari pihak manapun terhadap penetapan calon agen penjual ORI tersebut maka akan ditunjuk sebagai Agen Penjual ORI di Pasar Perdana Tahun Anggaran 2013, oleh Pejabat Pembuat Komitmen. (r21)

Bank BJB Target 10 Bank Terbesar di Indonesia

Rabu, 27 Maret 2013 | 08.05


(SEPUTARJABAR.COM, BANDUNG)  Bank bjb bukukan laba bersih sebesar Rp. 1,19 Triliun di tahun 2012, perolehan tahun ini meningkat sebesar 24% dari posisi yang sama di tahun sebelumnya dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan bank bjb di Ballroom Hotel Hyatt, Jalan Sumatera, Bandung, Senin (25/03/2013).

Demikian pula total asset mencapai Rp. 70,8 triliun atau meningkat sebesar 30,1% serta dana pihak ketiga mencapai Rp. 50,6 triliun atau meningkat sebesar 29.6% secara YoY. Dari sisi kredit tercatat pertumbuhan kredit YoY sebesar 31% atau mencapai Rp. 35,4 triliun.

Pertumbuhan-pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas bisnis, baik di bidang penyaluran kredit maupun penghimpunan dana yang mendorong naiknya tingkat profitabilitas. Posisi Return on Asset (ROA) berada pada posisi 1,9% sedangkan Return on Equity (ROE) sebesar 21,3% dengan NIM 6,8%.

Salah satu upaya yang telah dilakukan bank bjbuntuk mendukung pertumbuhan tersebut yaitu melalui perluasan jaringan yang hingga per Desember 2012 yaitu terdiri dari 1 Kantor Pusat, 4 Kantor Wilayah, 56 Kantor Cabang, 228 Kantor Cabang Pembantu, 140 Kantor Kas,  101 Payment Point, 7 Layanan Mobil Edukasi dan 740 jaringan ATM yang terkoneksi dengan sekitar 230 ribu jaringan ATM Bersama dan ATM Prima.

Untuk menggenjot ekspansi kredit mikro sepanjang tahun 2012 telah dibuka 437 jaringan“Waroeng bjb” yang diantaranya tersebar pada lokasi-lokasi sentra ekonomi.

Ekspansi juga disertai peningkatan layanan dan diversifikasi produk yang beragam untuk kemudahan bertransaksi bagi para nasabah bank bjb. Salah satu layanan untuk menunjang penghimpunan dana yaitu Program Petik Hadiah Tabungan bank bjb serta melalui re-branding layanan priority banking bank bjb menjadi “bjb Precious”.

Selain itu terdapat pengembangan fitur mesin ATM yang kini semakin lengkap seperti pembayaran kartu kredit, PDAM, listrik, telepon, TV Kabel dan yang baru launching layanan e-tax di beberapa kota untuk pembayaran beberapa layanan pajak seperti PBB, BPHTB, PPh dan pajak daerah. Salah satu layanan diversifikasi produk kredit termasuk Kredit Pemilikan Rumah dengan bunga rendah atau Mortgage Loan

Sesuai dengan Visi dan Misi yang diemban bank bjb untuk menjadi 10 bank terbesar dan berkinerja baik di Indonesia.(Don)

Dibentuk Pansus Terkait Koperasi Bina Usaha, BJB Gak Masalah

Jumat, 22 Maret 2013 | 14.16


(SEPUTARJABAR.COM, BANDUNG) Beberapa waktu lalu ramai desakan agar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat (Jabar) membentuk Pansus dugaan aliran kredit fiktif di Bank Jawa Barat (BJB), terkait tudingan memuluskan kredit BJB ke Koperasi Bina Usaha (KBU) Sukabumi senilai Rp 38 Miliar dan PT Alpindo Mitra Baja Rp.123 Miliar.

“Dalam penyaluran kredit ke koperasi itu (KBU-red) sudah melalui bank teknis, pencairan itu secara executing, kita memberikan kredit kepada koperasi, mereka yang menyalurkian kepada anggotanya dan itu sudah sesuai prosedur dalam pencairannya” jelas Jadi Kusumaryadi Humas Bank BJB kepada wartawan, Kamis (21/03/2013) Sore.

Seluruh teknis dalam persyaratan sudah ditempuh dalam pencairan kredit “KBU sudah sesuai teknis, KBU juga tercatat sebagai koperasi terbaik ke dua se-Indonesia, kita pure dalam penilaian layak tidaknya tanpa melihat background, profesioanl dan aspek keuangannya mereka bagus” tandasnya.

Kita sebdiri baru tahu ternyata KBU itu adalah milik salah satu kader partai, “Penilaian  tidak seperti itu, masa karena dihubungkan dengan kader sebuah partai kemudian nasabah sebaik itu harus kita lepaskan” pungkasnya.

Menangapi adanya desakan agar DPRD membentuk pansus atas dugaan kredit fiktif pihaknya tidak dapat melarang “Silahkan saja kalau misalkan diperlukan pansus, ya silahkan saja. Kami (BJB-red) tidak punya kapasitas melarang, intinya tidak masalah untuk kami” tegas Jadi.

BJB sendiri secara psikologis merasa sangat terpojokan dengan penilaian di masyarakat “ Ya jelas kami secara psikologis sangat terpengaruhi, kami sudah Go public benar profit oriented, penilaian kami berdasar
bank teknis, jangan dikait-kaitkan”

Untuk PT Alpindo Mitra Baja sampai saat ini belum dapat dipenuhi, “PT Alpindo Mitra Baja sendiri sampai saat ini kredtnya ditolak, tidak satu senpun aliran dana dikucurkan” tegasnya lagi.

Sementara KPK tengah menyelidiki laporan dugaan adanya kredit fiktif yang disalurkan ke Koperasi Bina Usaha di sukabumi, DPRD Jabar pun sudah mulai kasak-kusuk persiapan membentuk pansus.(Don)

Bank BJB Layani Pembayaran Pajak Lewat ATM

Sabtu, 09 Maret 2013 | 17.04

(SEPUTAR JABAR ONLINE, BANDUNG) – Bank Jabar Banten (BJB) kini sudah melayani pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) lewat ATM. Terobosan tersebut menindaklanjuti keputusan pemerintah yang sejak Januari 2013 mengalihkan pembayaran PBB dari Pusat ke Daerah.  Bank BJB termasuk salah satu operator yang ditunjuk sebagai penerima pajak se-Jabar dan Banten,

Menurut Direktur Utama BJB Bien Subiantoro, pengelolaan pembayaran pajak tersebut dilakukan melalui sistem pajak elektronik (electronic-tax/e-tax), yang merupakan bagian dari inovasi BJB dalam sistem e-banking.

Tahun ini, BJB sudah bisa melayani penerimaan pajak di 16 kota dan kabupaten kota se-Jawa Barat dan Banten, yakni: Kota-Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Sukabumi, Kota Depok, Kota Banjar, Kabupaten Karawang, Kota Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kota Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi.

Masyarakat di daerah-daerah tersebut dapat membayar pajak melalui sistem online. melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM), Electronic Data Carpture (EDC), atau langsung datang ke kantor Bank Jabar Banten.
BJB memproyeksikan, selama tahun 2013 akan menerima pembayaran pajak se-Jabar sekitar Rp 3,4 triliun. "2013 ini 16 kabupaten kota, tahun depan (2014) 18 kabupaten kota. Cash management dengan perusahaan besar, internet banking dan mobile banking akan luncurkan tahun ini," kata Bien.

Dirut BJB menambakan, , potensi pengelolaan pajak di Jabar tergolong besar. Sebagai contoh, di Kota Cimahi tahun lalu, nilainya mencapai Rp 23 miliar. Sedangkan proyeksi penerimaannya di Kota Cimahi sekitar Rp 27 miliar. (R02)
Diberdayakan oleh Blogger.