Wagub Lepas Kontingen Peparnas

Selasa, 08 Oktober 2013 | 03.27

(SJO, BANDUNG) -- Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar melepas Kontingen Pekan Paralympic Pelajar Nasional (PEPARNAS) Jabar 2013 di Aula Barat Gedung Sate Jl.Dipenogoro 22 Bandung, Senin (7/10). Pada ajang PEPARNAS ke-6 yang berlangsung di Jakarta dari 7 - 13 Oktober 2013 Kontingen Jabar mengikuti pertandingan cabang olah raga Renang, Bulutangkis, Tenis Meja, Atletik.

Wagub pada sambutannya menyampaikan apresiasi kepada National Paralympic Commite Indonesia (NPCI) Provinsi Jawa Barat atas pembinaan dan raihan prestasi yang telah dicapai oleh Jawa Barat baik Peparnas maupun Asean Para Games. "Saya harap tim dapat tampil dengan raihan prestasi terbaik, sebagaimana yang pernah dicapai tahun 2005, sebagai juara umum," pesannya.

Pada 2011, kontingen Jabar menduduki posisi ketiga. Ia berharap target juara umum bisa dijadikan momentum kontingen meraih prestasi terbaik.

Deddy mengajak untuk memaknai sungguh-sungguh motto para pejuang bagi paralympian yaitu' Jangan Pernah Menghitung Apa Yang Hilang Dari Dirimu Tetapi Hitunglah Apa Yang Masih Tersisa Pada Dirimu'.  "Artinya dengan segala kemampuan yang ada, tanam dalam hati dan tekadkan bahwa kita bisa menjadi yang terbaik," paparnya.

Hadir pada pelepasan ini Kadis Olahraga dan Pemuda Yudha Munajat Saputra, Ketua Kontingen Abdul Karim, Assisten III Kesra Ahmad Hadadi, Anggota DPRD Komisi E Imam Hartono, KONI Jabar serta 30 orang Atlet & Official Peparnas Jabar. (don)

Aher Bahas PON Bersama Menpora

Jumat, 04 Oktober 2013 | 03.24

(SJO, JAKARTA) -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyambangi Kantor Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Jakarta, Kamis (3/10) siang usai menghadiri penandatanganan MoA Monorel. Pertemuannya dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo membicarakan persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2016 yang akan dilaksanakan di Jawa Barat.

Pada kesempatan itu, Heryawan menyampaikan kesiapan Jawa Barat sebagai Tuan Rumah PON tahun 2016. Termasuk rencana pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) yang dilaksanakan bersamaan dengan PON. "Secara umum venue sudah tersedia, hanya saja kondisinya harus ditingkatkan lagi agar lebih layak," ujarnya. Proses penyiapan venue akan dimulai tahun 2014.

Menanggapi itu, Roy Suryo menyatakan kegembiraaannya mendengar kesiapan Jawa Barat. Pada kesempatan itu juga, Menteri menanyakan beberapa venue yang jaraknya jauh dari pusat pelaksanaan PON 2016. Meski demikian, secara umum, Menpora mendukung agar PON di Jawa Barat berlangsung sukses dengan menghasilkan prestasi gemilang.

Sehubungan PON merupakan perhelatan Nasional, Gubernur meminta Kemenpora memberikan bantuan kucuran dana terkait penyiapan venue. Karena menurutnya, PON merupakan ajang untuk mewujudkan prestasi yang akan membawa Indonesia unggul di ajang internasional.  "Ada beberapa venue seperti kolam renang akan kita bangun baru," tuturnya.

Dokumen Data Engineering Detail (DED) venue secara umum sudah selesai. Rencananya DED akan diajukan dalam Musrenbangnas tahun 2014 agar nanti bisa dimasukan dalam Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN). "Diharapkan semua ajuan dapat diasetujui dalam kerangka agar pelaksanaan PON berjalan sukses," ungkapnya.

Dalam kunjungan kali ini ini, Gubernur didampingi Asisten Administrasi dan Keuangan Iwa Karniwa, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat Yuda M Saputra dan Kabag Humas Setda Provinsi Jabar. Sementara Menpora didampingi sejumlah  deputi, antara lain Deputi 1 Alfitra Salam, Asisten Deputi Djoko Sulistiono, dan Asisten Deputi Bramantori.(w21)

Gubernur Jalan Santai Bersama Ribuan Warga

Minggu, 29 September 2013 | 07.59

(SJO, BANDUNG) -Gubernur Jabar Ahmad Heryawan beserta Ibu Netty Heryawan dan Wagub Deddy Mizwar dan Ibu Gisel ikuti gerak jalan santai sejauh empat kilometer menyusuri jalan-jalan disekitar Gedung Sate Bandung.

Selain kehadiran petinggi Jawa Barat itu, hadir pula Walikota Bandung Ridwal Kamil bersama ribuan peserta jalan santai lainnya.

Gubernur dalam sambutan singkatnya sebelum mengibarkan bendera start menjelaskan, bahwa gerak jalan ini masih dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Jawa Barat yang ke-68 yang jatuh Tanggal 19 Agustus yang lalu. Selain acara gerak jalan ini, juga telah dilaksanakan rangkaian acara lainnya beberapa waktu lalu, jelas gubernur.

Gubernur dan wagub beserta isteri dan Walkot Bandung Ridwan Kami mampuh finish Halaman parkir Timuir Gedung Sate Bandung dan tidak tampak raut-raut kelelahan.

Di tempat finish sudah tersedia beberapa hadiah sebagai bagian dari doorprize yang disediakan oleh panitia. Hadiah yang disediakan, mulai dari barang perabotan dapur, speda, televisi hingga sepeda motor.(don)

Wagub Demiz: Persib Harus Juara!

Kamis, 19 September 2013 | 23.52

(SJO, BANDUNG) - Persib harus juara karena Persib sudah menjadi simbol kepercayaan dan harga diri masyarakat  Jawa Barat. Persib sudah menjadi magnet yang luar biasa sejak juara di tahun 1994. "Mental juara sudah dimiliki  Persib,  maka tidak ada alasan persib tidak jadi juara," tegas Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar pada acara Dialog Publik. " Persib Kudu Jadi Juara"  yang digelar pada  Launching Persib Mania di Rumah Makan Praoe Jl. Sumatera Bandung,  Rabu (18/9).

Keberadaan Persib diakui Deddy telah berdampak positif bagi masyarakat.Pertama  telah menggugah masyarakat untuk gemar berolahraga yang berdampak masyarakat  menjadi sehat.

Kedua, Persib juga telah mendorong industri kreatif  seperti merchandise berkembang. "Ketiga, Persib juga telah  menjadi peristiwa  budaya, bagaimana pada setiap pertandingan bobotoh menyajikan pagelaran dalam memberi suport menjadi hiburan menarik pada setiap  pertandingan," papar Wagub.

Maka dari itu menurut Wagub Deddy, bobotoh bukanlah sebagai penghalang untuk menekan pemain tetapi sebagai penyemangat. "Walaupun masih saja ada oknum yang berbuat buruk pada saat pertandingan," ujar Deddy Mizwar.

Hadir pada kesempatan tersebut Kadis Olahraga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat H. Yuda Munajat, tokoh Jawa Barat Aat Suratin, Robby Darwis, Arif Nugraha, Sutiyono, Redpel Tribun Yanuar Pribadi.(w22)

Wagub Lepas Kontingen Popnas dan Porwanas

Sabtu, 14 September 2013 | 00.00

(BANDUNG, SJO) - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar melepas secara resmi Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Nasional ke Jakarta  dan Kontingen Porwarnas ke Kalimantan pada peringatan Hari Olahraga Nasional Ke-30. Pelepasan ini digelar di Halaman Gedung Sate Bandung, Kamis (12/9).

Dikatakan Wagub, olahraga terintegrasi dengan Pembangunan Jawa Barat dan Pembangunan Nasional secara keseluruhan khususnya dalam rangka pembentukan manusia yang berkualitas. "Olahraga mampu meningkatkan kebugaran jasmani serta membina sekaligus menginternalisasikan nilai nilai luhur yang terkandung dalam olahraga seperti; kejujuran, disiplin, pantang menyerah serta semangat berkompetisi secara sehat," paparnya.

Kontingen Jawa Barat ikut serta pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) ke 12 tahun ini akan dilaksanakan pada 14 s.d 20 September 2013 di Jakarta dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (PORWARNAS) ke-11 tahun 2013 pada 12 s.d 20 sepetember 2013 di Banjarmasin Kalimantan Selatan.
Dalam kaitan ini Pemprov Jabar mendukung penuh keikutsertaan kedua kontingen, baik event POPNAS maupun PORWARNAS tahun ini.

Dikatakan Deddy, Pemprov Jabar menaruh perhatian pada prestasi di bidang olahraga. Untuk itu, pada kesempatan yang sama Pemprov Jabar akan memberikan kadeudeuh bagi atlit dan pelatih Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pasantren Tingkat Nasional(POSPENAS) yang dilaksanakan 24 sd.30 Juni 2013 yang lalu Gorontalo, serta pemberian Kadeudeuh bagi Wasit Kontingen Jawa Barat ajang PON 2012.

"Ini sebagai ungkapan terimakasih dan apresiasi dan perhatian Pemprov Jabar kepada seluruh Atlet,Pelatih dan Official kontingen Jawa Barat. Yng terlibat telah mengukir prestasi dan mengharumkan nama Jawa Barat," ungkapnya.

Deddy mengatakan kadeudeuh ini merupakan bagian upaya bersama untuk lebih meningkatkan prestasi lagi, pada ajang PON 19 tahun 2016. "Sebagai tuan rumah, kita harus bisa mewujudkan sukses penyelenggaraan sekaligus sukses prestasi yaitu JABAR KAHIJI(sebagai Juara Umum)," tekadnya.(r22)

Disorda Jabar Siap Bersinergi Dengan KONI Jabar

Selasa, 03 September 2013 | 13.57

(SJO, BANDUNG) - Untuk pengembangan program olahraga di jabar , Disorda Jabar siap bersinergi  dengan KONI Jabar untuk mengembangkan program Olahraga.  Hal demikian, diungkapkan Kadis Pemuda dan Olahraga Jabar, Yudha Munajat Saputra (2/9) dalam keterangannya kepada wartawan di Gedung Sate.

Yudha, lebih lanjut memaparkan komunikasi akan terus dibangun. Melalui kerjasama tersebut setidaknya dapat disiapkan dari sekarang program/kegiatan untuk menghadapi PON tahun 2016 sehingga target menjadikan Jabar kahiji dapat terpenuhi dalam PON tahun 2016.

Kesiapan sinergitas bersama KONI, juga siap diwujudkan untuk melepaskan dari jabatan pengurus KONI jika dalam aturan harus dilepas.

Yudha, mengakui dirinya saat ini menjabat sebagai salah satu pengurus di KONI Jabar. Atas kondisi tersebut Yudha sudah menyatakan kesiapannya jika ada aturan yang menyatakan pengurus KONI tidak boleh rangkap Jabatan di birokrasi seperti Kadis Pemuda dan Olahraga, maka siap untuk melepaskan kepengurusan di KONI. (R22)

Gubernur Tutup POR Pemprov Jabar Ke-9

Senin, 02 September 2013 | 11.41

(SJO, BANDUNG) - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menutup secara resmi penyelenggaraan Pekan Olah Raga Pemerintah Provinsi Jawa Barat Ke-9, Senin (2/9) di Halaman Gedung Sate Bandung.

POR Pemprov. yang ke-9 itu berlangsung dari tanggal 27 hingga 30 Agustus 2013 diikuti seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dinas, badan dan kantor di lingkungan Pemprov. Jabar.

Berdasarkan hasil pertandingan, keluar sebagai juara umum, yaitu kontingen dari Dinas Pendapatan Provinsdi Jawa Barat. Kontingen Dispenda Prov. Jabar mendapatkan tiga medali emas dan berhak memperoleh uang pembinaan sebesar Rp 10 juta. Gubernur Ahmad Heryawan didampingi Wagub Jabar Deddy Mizwar berkenan menyerahkan piala tropy kejuaraan yang secara simbolis diterimakan kepada para pemenang juara pertama.

Gubernur Ahmad Heryawan dalam sambutan penutupan berharap agar POR Pemprov. Jabar tahun depan dapat terselenggara lagi dengan kualitas yang lebih baik lagi. Oleh karena itu, agara masing-masing OPD dapat mempersiapkan lebih baik lagi. Gubernurpun berharap agar para juara pertama dari tiap cabang dapat mewakili Pemprov. Jabar diajang POR Pemerintah Daerah yang akan berlangsung di Cianjur.

Gubernur meminta agar di even Pekan Olah Raga Pemerintah Daerah di Cianjur nanti, Pemprov. Jabar dapat meraih kembali sebagai juara umum, mengingat ketika POR Pemda di Kuningan tahun lalu, juara umum diraih Kota Bandung.  (don)

Lomba Bakiak Panjang Meriahkan POR Pemprov Jabar

Kamis, 29 Agustus 2013 | 05.57

(SJO, BANDUNG) - Lomba bakiak panjang warnai POR Pemprov. ke-9 Tahun 2013. Sebanyak 30 Tim ikuti lomba tersebut, baik putra maupun putri.

Lomba yang diselenggarakan di Halaman Parkir Timur Gedung Sate pada Rabu (28/8) itu menarik perhatian para PNS Pemprov. Jabar terutama yang telah mengikuti lomba gerak jalan putra/putri.

Satu bakiak panjang ujuran satu meter untuk satu tim terdiri dari tiga orang. Namanya juga PNS yang belum terbiasa untuk lomba ini, banyak tim yang berguguran ketika jarak tempuh masi menyisakan setengahnya. "Iya pak susah karena perlu ada sinerjitas antar anggota", kilah peserta yang jatuh beberapa meter dari garis star.

Menurut panitia penyelenggara lomba bakiak baru pertama kali diselenggarakan dan lomba ini bertujuan lebih pada melestarikan budaya lokal dan bersifat hiburan. Dan lomba bakiak ini memang sudah terbiasa dilombakan ketika acara 17 Agustus-an, kali ini dicoba bagi peserta POR Pemprov. Jabar Ke-9.

POR Pemprov. Jabar yang kemarin, Selasa (27/8) dibuka oleh Gubernur Jabar mempertandingkan beberapa cabang olah raga, diantaranya : Futsal, Bulutangkis dan Tenis Meja, akan berlangsung  hingga tanggal 30 Agustus 2013. (don)

Gubernur Tanding Pingpong dengan Wagub

Selasa, 27 Agustus 2013 | 23.03

(SJO, BANDUNG) – Ada pemandangan berbeda di halaman Gedung Sate Selasa siang (27/8). Orang nomor satu dan nomor 2 di Gedung itu, yaitu Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar tanding tenis meja atau pingpong di halaman Gedung Sate.

Di bawah terik matahari yang menyengat, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan begitu lincah menepis bola sodoran dai Wakilnya, Deddy Mizwar.

Tentu saja, karena yang main pingpong adalah Gubernur melawan Wakilnya, di sekililing meja pingpong tempat mereka bermain, para pegawai Pemrpov temasuk staf protokol bersorak sorai menyemangati keduanya, sambil sesekali diantaranya ada yang memungkut bola.

Pertandingan pingpong antara Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar itu dalam rangka pembukaan POR Pemprov. Jabar ke-9. Pertandingan itu dilaksanakan setelah rangkaian upacara pembukaan. Sayang tontonan langka itu tidak berlangsung lama, karena mereka bermain hanya setengah set saja dengan keunggulan Gubernur Jabar Ahamd Heryawan. (don)

Gubernur Doakan Tim SASWCO Juara

Sabtu, 03 Agustus 2013 | 20.11

(SJO, BANDUNG) - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menerima sekaligus melepas Tim Sepakbola SASWCO Bandung ke Turnamen Premier Cup Manchester United (MU), mulai 5-9 Agustus 2013, di Lapangan Old Trafford, Manchester, Inggris.

Heryawan menyampaikan doa Masyarakat Jawa Barat untuk kemenangan Tim SASWCO. Ini merupakan sejarah yang akan diukir SASWCO meraih gelar Juara.

"Saya optimis Tim SASWCO akan mampu menghadirkan prestasi gemilang. Semua bisa diraih dengan semangat, tekad dan disiplin yang kuat. Tidak ada halangan bagi kita untuk meriah juara. Jika kita bersungguh-sungguh maka prestasi dapat diraih," tegas Heryawan di hadapan Tim SASWCO, di Gedung Pakuan, Jl Otto Iskandardinata No.1 Kota Bandung, Jumat (2/8) siang.

Ketua Kontingen SASWCO Budi Rahman Haruman menyampaikan saat ini para pemain dalam kondisi prima. Hal itu merupakan hasil dari pemusatan latihan selama 2 minggu di Secapa Angkatan Darat Hegarmanah. "Insya Allah adik-adik pemain mampu mempersembahkan prestasi terbaik," ujarnya sambil mengumandangkan yel-yel kemenangan.

Tim SASWCO, Tim Sepakbola asal Kota Bandung Jawa Barat,  mewakili Asia Tenggara dalam laga Premier Cup MU tingkat dunia, setelah sebelumnya meraih tropi juara di laga pemier cup MU di Malaysia bulan Juni 2013 lalu. "Kita harus tunjukan ke dunia, bahwa Jawa Barat memiliki Tim sepakbola yang akan mengguncang sepakbola dunia," tandas Heryawan saat melepas Tim SASWCO. (r22)

Gubernur Optimistis Persib Juara Tahun Depan

Jumat, 02 Agustus 2013 | 21.53

(SJO, BANDUNG) - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan buka puasa bareng pemain, manajemen, dan bobotoh Persib, di Cafe Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Kamis (1/8) petang. Hadir dalam acara itu Manajer Persib Umuh Muchtar, Pelatih Jajang Nurjaman, Ketua DPRD Kota Bandung Erwan Setiawan, Asisten Kesra Setda Provinsi Jabar Ahmad Hadadi dan Kasdam III Siliwangi Brigjen TNI Suyanto. Serta undangan lainnya.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan dirinya optimis Persib mampu meraih gelar juara di kompetisi tahun depan. Tentu semua itu harus melalui proses yang serius dan disiplin. Dengan acara buka bersama ini, diharapkan mampu meningkatkan kebersamaan yang berujung pada kemampuan permainan Persib lebih baik lagi.

"Cita-cita meraih juara harus kita dukung semua. Untuk itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat sangat peduli agar olahraga berkembang dengan baik. Khususnya sepakbola, dengan menuntaskan pembangunan Stadion Bandung Lautan Api. Agar Persib dapat berlatih dan bertanding dengan lebih baik lagi," tegas Heryawan yang disambut antusias para pemain, pelatih, manajemen dan bobotoh yang hadir.

Gubernur mengingatkan agar di sisa 5 tanding lagi, Persib mampu meraih gelar juara "runner up" dalam musim kompetisi tahun ini. Dirinya berharap dengan "runner up", maka peluang untuk meraih gelar juara di musim depan dapat mudah terwujud. Untuk mewujudkan itu maka segala upaya meraih juara harus dilalui dengan kesungguhan dan keseriusan semua pihak. (rls)

Ketua PSSI Jabar Bambang Sukowiyono Meninggal Dunia.

(SJO, BANDUNG) - Kabar mengejutkan datang dari dunia sepakbola nasional. Ketua PSSI Jawa Barat yang juga mantan pemain Persib Bandung, Bambang Sukowiyono, meninggal dunia.

Suko, sapaan akrabnya, meninggal di RS Borromeus, Kota Bandung, Kamis (1/8/2013). Ia meninggal karena sakit dan sempat dirawat di rumah sakit.

"Iya, Pak Suko meninggal," ujar Wawan Dermawan, salah seorang pengurus PSSI Jawa Barat, melalui pesan singkatnya, Kamis (1/8/2013).

Manager Persib, Umuh Muhtar, juga sudah mendengar kabar tersebut. "Iya saya sudah dengar tadi," katanya di Graha Persib Bandung.

Pukul 19.15 WIB, jenazah almarhum sudah dibawa ke rumah duka di Jalan Libra, Kota Bandung.

Suko sendiri merupakan salah seorang legenda yang membawa Persib berjaya di era 1980-an. Suko bergabung ke persib sejak 1979 hingga 1989. Bersama Persib, ia meraih dua gelar runner-up kompetisi Perserikatan 1983 dan 1985. Suko bahkan membawa Persib juara Perserikatan pada 1986.

Saat aktif sebagai pesepakbola, Suko dikenal sebagai winger dengan kemampuan dribling dan kecepatan mumpuni. Ia juga pernah memperkuat timnas Indonesia. (***)

Gubernur: Skuad Saswco Jangan Berpikir Kalah

Senin, 22 Juli 2013 | 22.43

(SJO, BANDUNG) - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyemangati skuad Saswco Bandung sebelum  terbang ke Inggris mengikuti Manchester United Premier Cup (MUPC) 2013 pada 5-9 Agustus mendatang. //Official// dan khususnya para pemain diminta sedikitpun tidak berpikir kalah saat tampil di Stadion Old Trafford, Inggris.

Ahmad Heryawan atau Aher menyampaikan hal itu ketika menerima tim Saswco yang dipimpin Ketua Kontingen Budi Rachman Haruman di Gedung sate, Kota Bandung, Senin (22/7). Turut mendampingi tokoh sepakbola Jawa Barat yang juga Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar.

Aher mengatakan, keberhasilan Saswco mewakili Asia Tenggara merupakan bukti putra Jabar tersebut memiliki bakat dan kemampuan besar di bidang sepakbola.

"Kita mewakili Asia bersama China, Jepang, dan Korea Selatan. Selanjutnya Saswco akan bertarung bersama tim-tim yang sudah tidak asing lagi di kancah sepakbola dunia, seperti Arsenal, Real Madrid, Boca, dan Manchester United," papar Gubernur.

Saswco yang mampu tembus ke Old Trafford, tandas Aher, telah mematahkan pameo bahwa Indonesia tak memiliki kemampuan menjuarai turnamen tingkat Asia, apalagi dunia. Saswco ternyata gemilang di Asia Tenggara dan kini berdiri setara dengan China, Jepang, Korea Selatan, dan tim Eropa maupun Amerika Latin.

"Pikiran menentukan prestasi. Di Inggris nanti, kita meminta kepada seluruh official dan pemain untuk tidak pernah berpikir kalah. Semua klub yang main di Old Trafford nanti berpeluang sama menjadi juara," tandas Aher lagi.

Gubernur Jabar juga menegaskan, olahraga kini telah menjadi gengsi negara. Karenanya, Pemprov Jabar senantiasa mendukung total dunia olahraga agar para atlet dapat berprestasi di arena internasional.

Khusus di sepakbola, Pemprov Jabar berkomitmen kuat memberi dukungan agar pembinaan mulai usia dini mampu melahirkan tunas atlet profesional. "Semoga tim usia 15 tahun menjadi awal lahirnya pesebakbola andal yang mengharumkan nama Jabar dan Indonesia," ujar Aher. (rls)

Saswco Bandung Siap Bertarung di MU Premier Cup

(SJO, BANDUNG) - Klub sepakbola Saswco Bandung bersiap menuju Inggris. Saswco mewakili Asia Tenggara di ajang Manchester United Premier Cup (MUPC) 2013. Keberhasilan Saswco ini bersejarah karena kali pertama tim asal Indonesia masuk arena MUPC, setelah bergulir 20 tahun.

Sebelum meninggalkan Bandung, skuad lengkap Saswco silaturahim dengan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (22/7). "Sebanyak 16 pemain dan tujuh official akan bertolak pada 3 Agustus mendatang," ungkap Ketua Kontingen Saswco Bandung Budi Rachman Haruman.

MUPC digelar pertama kali pada 1993, dengan nama Nike Premier Cup. Awalnya, sebanyak 624 klub seluruh dunia berlaga memperebutkan tiket ke Stadion Old Trafford, markas Manchester United (MU).

Pada musim ke-20, MUPC melibatkan sekitar 9.000 tim dari 40 negara. Setelah melalui seleksi berjenjang, 19 kesebelasan dari 19 negara --ditambah satu tim tuan rumah-- masuk Old Trafford untuk memperebutkan posisi juara.

Tim U-15 Swaswco sendiri salah satu di antara empat skuad Asia. Tiga tim lain berasal dari negara langganan Piala Dunia: Shandong Luneng FC (China), Omiya Ardija (Jepang), dan Ulsan Hyundai (Korea Selatan).

Indonesia mengirimkan putra terbaiknya sebagai wakil Asia Tenggara di MUPC setelah Saswco menggilas tim Thailand di partai final. Selain juara, Saswco meraih gelar Pemain Terbaik (Gian Zola) dan Top Skor (Wildan).

Anak-anak Saswco yang berasal dari berbagai sekolah sepakbola di Jawa Barat bakal bertarung, antara lain, dengan klub U-15 Borusia Dortmund, AC Milan, Real Madrid, Arsenal, Boca Junior, dan tuan rumah MU.(rls)

Gubernur Jawa Barat Dukung Ice Skating Dipertandingkan Pada PON ke-19

Selasa, 16 Juli 2013 | 11.51

(SJO, BANDUNG) - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mendukung perkembangan olahraga ice skating dipertandingkan di PON. "Paling tidak kita sebagai tuan rumah PON ke-19 tahun 2016 mengupayakan agar ice skating dipertandingkan secara eksebisi, sehingga dapat mendorong perkembangan ice skating baik dii tingkat Jawa Barat maupun nasional" janji Heryawan ketika melepas atlet dan pelatih,  peserta  Kompetisi Ice Skating Indonesia yang akan mengikuti ISI World Championship 2013 di  Garden Ice Skating PVJ Mall di Sukajadi Bandung, Minggu Sore (14/7).

Sebanyak 6 orang atlet dan 1 orang  pelatih akan mengikuti ISI World Championship 2013. Bulan Juli di Anaheim California USA, serta  18 orang atlet dan 4 pelatih akan mengikuti Skate Asia bulan Agustus mendatang di Bangkok Thailand.

Heryawan optimis eksebisi ice skating pada PON 19 bisa diselenggarakan karena selain Jabar dan DKI,  ice skating juga telah merambah ke Jateng, Jatim, Yogyakarta, Sumut, Kalimantan dan beberapa provinsi lainnya.

Ahmad Heryawan memberikan apresiasi dan bangga terhadap atlet ice skating  Jawa Barat "walaupun tidak mempunyai musim salju tapi mampu mengukir prestasi di tingkat Asia," ucap Heryawan.

Mengambil teladan pada Cina dan Amerika yang memiliki penduduk terbanyak di dunia sebanding dengan prestasi atletnya, "Jawa Barat dengan penduduk terbanyak di Indonesia akan kita dorong menjadi gudang atlet nasional," tegas Heryawan.

Ketua KONI Azis Syarif yang diwakili Lili Rolina  berpesan agar atlet dapat menjaga  nama baik, Jawa Barat,  indonesia dan menjaga kesehatan.

Pada kesempatan tersebut Ketua Harian pengurus Cabang Perserosi Kota Bandung Erry Sudrajat, melaporkan pengurus ice skating Kota Bandung  tidak pernah absen mengikuti kompetisi nasional dan  selalu menyabet medali emas,perak dan perunggu.(Dn/Slr)

Gubernur Resmikan Kolam Renang Prestasi

Selasa, 09 Juli 2013 | 19.56

(SJO, BANDUNG) - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan meresmikan penggunaan Kolam Prestasi milik KONI Jabar di kawasan GOR Pajajaran Bandung, Sabtu (6/7).Kolam Prestasi tersebut dibangun guna memacu prestasi para atlet dalam menghadapi PON XIX/2016 di Jabar.

Gubernur mengungkapkan Sarana dan prasarana latihan para atlet memang jadi kewajiban pemerintah daerah untuk menyediakannya. "Kalau di PON 18 tahun 2012 di  Riau lalu kita bisa meraih 22 emas dari cabang renang sekaligus memecahkan rekor perolehan medali emas PON, berarti dengan keberadaan kolam renang ini diharapkan jumlah emasnya bisa meningkat drastis. Kalau perlu, sapu bersih," tandasnya.

Heryawan mengungkapkan, keberadaan kolam ini jelas harus lebih memacu prestasi atlet disamping untuk memperkuat kedudukan Jawa Barat sebagai gudang atlet berprestasi, sumbangsih Jawa Barat terhadap cabang renang nasional atau di kejuaraan internasional  diharapkan dapat ditingkatkan.

"Mudah-mudahan sebelum 2016 Pemprov bisa membangun kolam renang sebagai tempat latihan sekaligus venue   untuk PON 2016 mendatang," tegasnya.

"Insya Allah jika renang bisa meningkatkan prestasi, yang diikuti dengan prestasi cabang olahraga lainnya, kita akan menjadi juara umum di PON 2016. Tak boleh lagi ada cabor yang tak peroleh emas. Tak bisa lagi cabor main-main dengan target ini. Ayo rebut semua medali, atau sebanyak-banyaknya. 2016 adalah harga diri kita, tak ada target lain selain juara umum," tegas Heryawan  yang disambut tepuk riuh hadirin.

Sementara Wakil Ketua Umum III KONI Jabar, Ahmad Syaefudin, dalam laporannya  mengungkapkan, keberadaan kolam ini akan semakin mengukuhkan KONI Jabar sebagai lumbung utama atlet renang nasional.

"Ini berangkat dari hasil PON di Riau lalu, ketika atlet-atlet renang kita mampu mendulang 22 emas dari 32 emas yang tersedia," katanya.

Ia menjelaskan, pembangunan Kolam Prestasi ini memakan waktu 10 bulan kurang 6 hari, dengan menelan biaya Rp 8.000.150.000. Jumlah biaya ini diperkirakan hanya 60% dari harga standar pembangunan bertaraf internasional.

Ukuran kolam renang ini adalah dengan panjang 50,03 meter dan lebar 19 meter. Kedalamannya antara 1,6 m sampai 3 meter. Spesifikasi air adalah 7,6 tpm, dg kadar clorin 1,6 ppm.

Sebelum menutup sambutannya,  Gubernur Heryawan, meminta KONI untuk melakukan evaluasi serta langkah-langkah kongkrit dalam menjaga atlet-atlet berprestasi Jabar  dari upaya"pembajakan" pihak lain.(Mmt)

Pemprov Siapkan Lahan Pengganti Arcamanik

Selasa, 02 Juli 2013 | 14.52

(SJO, BANDUNG) - Pemprov. Jabar menaruh perhatian serius upaya peningkatan sarana dan prasarana olahraga. Untuk kepentingan tersebut pada Bulan Juli 2013 ini, satu lokasi disiapkan untuk relokasi lahan pacuan kuda, ungkap Kabid Sarana dan Prasarana Olahraga, Iyus Rozali, Selasa (2/7/13).

Menurut Iyus, untuk menyiapkan relokasi lahan pacuan kuda, kini sudah disiapkan lima opsi lokasi. Tiga lokasi di Kabupaten Bandung masing-masing dua lokasi di Nagreg dan  satu lokasi di Jalak Harupat. Satu lokasi di Kabupaten Sumedang, dan 1 lokasi di Kabupaten Bandung Barat yaitu di daerah Rajamandala.

Untuk memutuskan lokasi mana yang akan dijadikan relokasi lahan pacuan kuda, akan ditentukan pekan ini. Sedangkan penentuan venues yang berlokasi di Arcamanik, akan diputuskan setelah ada Perda Perubahan yang mengatur soal sarana tersebut.

Iyus menambahkan, dalam waktu dekat Dinas Kimrum akan menyusun DED untuk membuat venues. DED tersebut akan menjadi acuan untuk membuat rehab, mulai rehab ringan, sedang dan berat sehingga venues yang dibuat cocok dipergunakan untuk PON 2016. (rls)

Gelora BLA Diresmikan 8 Mei

Jumat, 26 April 2013 | 22.25

(SJO, BANDUNG) - Gelora Bandung Lautan Api (BLA) di Gedebage direncanakan diresmikan pada 8 Mei 2013. Saat ini pembangunannya tinggal penyelesaian jalan menuju stadion. Demikian disampaikan Walikota Bandung Dada Rosada saat meninjau ke lokasi proyek pembangunan jalan ke Gelora BLA,  Jumat (26/4/2013) siang.

Menurut Dada, jalan yang harus diselesaikan tinggal sekitar sau kilometer, namun dipastikan akan tuntas sebelum acara peresmian. Gelora ini diharapkan menjara sarana olahraga kebanggaan warga Jawa Barat.

Dada juga berharap, nantinya Gelora BLA dapat menjadi kompleks olahraga terpadu bagi cabang olahraga lainnya. Untuk mewujudkan hal tersebut, menurutnya masih dibutuhkan 50 hektare.Tanah seluas tersebut selain sebagai kompleks olahraga juga akan dipergunakan lahan parkir pengunjung.

Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung Iming Ahmad menjelaskan, jalan menuju Gelora BLA dibangun sejak tahun 2010, dan  terbagi dua bagian, yakni jalan sejajar tol sepanjang 2,8 KM dan jalan sejajar Cisalatri sepanjang 1 KM. (boy)

Gelora Bandung Lautan Api Diresmikan Ahir April

Rabu, 10 April 2013 | 12.50

(SJO, BANDUNG) - Gelora Bandung Lautan Api (BLA) dijadwalkan akan menjalani soft launching pada akhir April 2014 sekaligus pencanangan nama stadion termegah di Jawa Barat itu.

"Rencananya soft launching dulu pada 29 April 2013. Sayangnya di tempat itu belum bisa digelar pertandingan internasional karena rumputnya masih dalam kondisi pemeliharaan," kata Wali Kota Bandung H Dada Rosada saat meninjau Gelora BLA di Gedebage Bandung, Selasa (9/4).

Dada Rosada yang akan mengakhiri masa jabatan Wali Kota Bandung periode keduanya akhir 2013 itu menyempatkan meninjau kondisi terakhir stadion berkapasitas 38 ribu penonton itu.

Pembangunan Gelora BLA telah mencapai 90 persen. Pembangunan tahap pertamanya rampung akhir Maret 2013 kemudian dilanjutkan pada pembangunan tahap kedua yang merupakan tahap akhir.

Gelora Bandung Lautan Api yang namanya resmi ditetapkan akhir Maret 2013 oleh DPRD Kota Bandung itu dibangun pada lahan 24,5 hektar yang berlokasi di kawasan Gedebage, Kota Bandung.

Stadion yang dibangun dengan biaya senilai Rp545 miliar itu rencananya akan menjadi kandang bagi Persib Bandung dan menjadi ajang pembukaan PON XIX/2016, dimana Jabar akan menjadi tuan rumah.
"Stadion ini segera rampung, jelas ini sebuah sejarah bagi Kota Bandung dan Jawa Barat membangun stadion yang refresentatif. Ke depan kawasan ini akan menjadi kompleks olahraga," kata Dada.

Total pembangunan stadion itu menggunakan dana patungan yakni dari Pemprov Jabar senilai Rp285 miliar dan Pemkot Bandung Rp260 miliar.

Terkait rencana menggelar pertandingan melawan klub internasional, menurut Dada, belum bisa dilakukan dalam waktu dekat ini karena rumput stadion masih membutuhkan perawatan selama enam bulan ke depan.

"Kehadiran stadion ini diharapkan memacu semangat bertanding atlet untuk berprestasi, khususnya Persib agar bisa menjadi juara," kata Dada.

Sementara itu nama Gelora Bandung Lautan Api sendiri diambil dari hasil kajian pakar sejarah dan juga melibatkan masyarakat yang memberikan pilihan nama melalui polling pesan singkat. (ant)

Persib Taklukan PBR dengan Skor 3-1

Jumat, 15 Maret 2013 | 04.59


 (SEPUTAR JABAR ONLINE, BANDUNG) - Persib Bandung berhasil menaklukan Pelita Bandung Raya (PBR) dalam derby Bandung, di laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Siliwangi, Bandung, Rabu (13/3/13) sore.

Persib menang 3-1 berkat gol Herman Dzumafo Epandi menit ke 4, Sergio van Dijk menit 27, dan Abanda Herman menit 70. Gol satu-satunya PBR dibuat Mijo Dadic menit 62.

Duel tim sekota antara PBR melawan Persib Bandung berjalan seru. Laga baru berjalan dua menit, PBR langsung mendapat kans mencetak gol. Namun, tendangan Rizky Pellu dari luar kotak penalti masih tak mengarah ke gawang. Dua menit kemudian justru serangan Persib yang menuai hasil berkat sundulan Dzumafo.

PBR mencoba bangkit hingga sempat mendapat dua peluang untuk memasukan bola ke gawang lawan. Namun selama babak pertama, Persib lebih dominan mengendalikan permainan. Pada menit 27 Van Dijk sukses menggandakan keunggulan setelah mendapat umpan dari Dzumafo. Keunggulan 2-0 untuk Persib tetap bertahan hingga babak pertama berakhir.

Babak kedua, PBR berhasil memperkecil kekalahan lewat kepiawaian Mijo Dadic, hingga skor berubah 1-2. Namun pada

PBR kian semangat menggempur pertahanan Persib. Mereka kerap mengandalkan umpan-umpan jauh untuk menciptakan peluang pada menit 70,  Abanda Herman berhasil menyarangkan bola ke gawang yang dijaga Edi Kurnia. Sampai ahir pertandingan, skor tidak berubah 3-1 untuk kemenangan Persib. (don)
Diberdayakan oleh Blogger.